
dan citra hanya ter senyum menanggapi ucapan nisa
"gimana?" tanya nisa
"gimana apa nya?" tanya citra tak mengerti
"iya, gimana malam pertama kamu seru gak? kalian sampe berapa ronde?" tanya nisa penasaran
"apaan sih, udah ah. jangan bahas hal kaya gitu" ucap citra
"ih, dasar pelit" oceh nisa sambil me minum minuman nya
sementara citra nampak gugup saat nisa mem bahas soal per nikahan nya, bagai mana jika nisa tau kalau suami nya itu tuli. mau taruh di mana muka citra nanti
dreet..dreett...drettt...
handpone citra ber getar, lalu ciyra langsung melihat siapa yang me nelpon dan ter nyata adalah ibu ter sayang nya.
"halo, ada apa bu?"
"kamu di mana citra?"
"aku lagi di caffe sama temen"
"kamu selarang ke eumah ibu yah"
__ADS_1
"memang nya ada ap bu?"
"pokok nya ke rumah ibu aja"
"ya udah, aku ke sana"
lalu citra langsung me nutup telepon dari ibu nya
"maaf ya nis, aku pulang dulu" ucap citra
"kenapa? suami kamu kangen?" tanya nisa
"bukan, ibu aku nyuruh aku ke rumah nya" jelas citra
"ya udah hati hati di jalan ya" ucap nisa
kemudian citra langsung mem ber henti kan taksi yang lewat, dan taksi itu pun peegi ke alamat yang citra beri tau.
di sepanjang jalan, nampak citra me mikir kan ibu nya.karna tak biasa ibu nya menyuruh untuk me nemui nya, apa kah ada hal penting? tapi hal penting apa.
tak bebe rapa lama taksi yang di tumpangi oleh citra sudah sampai di depan rumah ibu nya. lalu citra langsung turun dan tak lupa dia juga mem bayar ongkos taksi ter sebut
"ibu.." ucap citra sambil ber jalan masuk
tak ada wajaban dari ibu nya, tapi yer dengar suara tawa dari belakang rumah, lalu ciyra ber jalan ke belakang rumah dan di sana ter lihat ibu nya tengah ter tawa dengan seorang wanita cantik.dari wajah nya seperti se umuran dengan ibu nya tapi wanita itu lebih cantik.
__ADS_1
"ibu.." panggil citra
"ah citra, kamu udah dateng" ucap ibu nya
"sini sini, keqnalin ini mer tua kamu" ucap ibu nya lagi
lalu mata citra mem bulat men dengar ucapan dari ibu nya, wanita ini adalah mertua nya bagai mana bisa karena saat dia menikah dengan rizki citra tak melihat wanita ini.
"jadi kamu citra, istri dari putra saya" ucap nya
"iya tante" jawab citra
"kok panggil nya tante sih, panggil ibu aja ucap nya sambil ter senyum
"iya bu" ucap citra canggung
"kalau begitu, maria aku tinggal dulu kamu sama citra yah" ucap ibu citra sambilber jalan me ninggal kan ke dua nya.
"citra?" tanya mer tua nya
"iya bu" jawab citra
"apa kah kamu me nyesal menikahi rizki?" tanya nya
tapi citra tak men jawab ucapan mer tua nya itu.
__ADS_1
"saya tau, kamu pasti kaget saat me ngetahui ke kurangan rizki. tapi per caya lah dia anak yang sangat baik dan penurut. saya harap kamu bisa jaga dia dan jadi istri yang baik untuk rizki" ucap nya sambil me natap citra dengan tatapan memohon.