
"baik lah" ucap citra sambil masuk ke dalam mobil milik rizki
di dalam mobil tak ada obrolan antara citra dan juga rizki, mereka lebih me milih fokus pada ke giatan masing masing
"apa pekerjaan mu?" tanya citra
"pekerjaan ku hanya asisten seorang bos besar" jawab rizki bohong
"oh" jawab citra
dan rizki hanya ter senyum saat melihat citra yang nampak kecewa dengan jawaban nya
tak beberapa lama mobil rizki ber henti di depan perusahaan tempat citra bekerja, lalu tanpa basa basi citra langsung keluar dari dalam mobil rizki, kemudian rizki langsung me laju kan mobil nya me ninggal kan tempat citra bekerja
nampak citra ber jalan dengan wajah kesal, dia marah karena merasa di tipu 2 kali, yang pertama saat dia tau jika rizki tuli dan yang ke dua saat dia tau jika rizki hanya seorang asisten
"sial sial, kenapa semua orang selalu menipu ku" ucap citra frustasi
lalu citra ber jalan menuju meja kerja nya, dan di samping meja kerja nya sudah ada nisa
__ADS_1
"hey" sapa nisa
tapi citra nampak malas men jawab sapaan dari nisa
"muka mu kenapa? kaya orang BT gitu" tanya nisa
"hari ini aku BT banget" jawab citra
"iya kenapa?" tanya nisa
"kamu tau kan kalau tipe pria ku itu harus kaya, mapan sama tampan, tapi suami ku kebali kan dari itu semua" ucap citra
dan citra tak men jawab ucapan nisa, karena yang nisa kata kan ada benar nya, dulu citra ter lalu pemilih soal jodoh dan sekarang dia men dapat kan jodoh yang luar biasa jauh dari kriteria nya itu.
"sekarang kamu lebih baik jalani aja pernikahan ini, mau sampai kapan kamu cari cowok yang sempurna kaya di komik komik, sampai kamu jadi nenek nenek?" oceh nisa
"kamu tuh ya, bukan nya dukung temen malah ngata ngata in" ucap citra
"tapi itu bener kan, kan aku udah bilang jangan ke banyakan baca komik sama novel. udah ah, aku mau kerja dulu" ucap nisa sambil ber jalan ke meja kerja nya
__ADS_1
dan citra juga mulai me ngerja kan tugas nya sebagai komikus, ter lihat dia sangat telaten dalam me ngerja kan pekerjaan itu.
hari sudah men jelang sore, dan kini citra tengah mem beres kan barang barang nya
"citra aku duluan ya" ucap nisa
dan citra hanya ter senyum sebagai jawaban dan kini citra tengah ber jalan ke luar dari tempat nya bekerja, dan rupa nya di depan tempat kerja nya sudah ada mobil yang sangat citra kenali
dengan langkah santai citra langsung ber jalan ke arah mobil ter sebut, dan langsung mem buka pintu mobil ter sebut
rizki yang melihat citra sudah memasuki mobil nya langsung me nyala kan mesin mobil nya
"mau langsung pulang?" tanya rizki
"iya langsung pulang lah, emang nya mau ke mana lagi" ucap citra malas
"iya, mungkin kau mau belanja atau makan di luar" ucap rizki
"tidak" jawab citra
__ADS_1
merasa puas dengan jawaban citra rizki langsung mengemudikan mobil nya.