
bagi nya citra itu wanita yang memiliki gengsi tinggi terutama saat citra me ngatakan jika rasa makanan nya itu 'lumayan' tapi ke balikan nya jauh dari itu,
ter bukti dengan citra yang terus makan sampai bebe rapa kali
"ah, kenyang nya" ucap citra
"bagai mana rasa nya masih lumayan?" tanya rizki
"ya, tentu masih lumayan" jawab citra
"lumayan yaj, tapi kau sanggup meng habis kan 3 piring, hebat." ucap rizki
lalu mata citra mem bulat sempurna saat men dengar ucapan rizki
"aku habis 3 piring, itu karena aku lapar jadi wajar" bela citra
tapi rizki tak men jawab ucapan nya, melihat hal itu citra langsung beranjak dari tempat duduk nya dan ber jalan ke kamar. sementara rizki dia memilih mem bersih kan alat alat makan yang tadi mereka guna kan
__ADS_1
mapam hari nya, nampak citra tengah ber siap untuk tidur dan begitu juga dengan rizki. citra tengah me nyisir rambut nya sambil meng hadap cermin besar
lalu ter lihat rizki men dekat ke arah citra
"mau apa kau men dekati ku?" tanya citra
tapi rizki tak men jawab ucapan citra, dia malah mem beri kan sebuah kartu ATM
"kau bisa mengguna kan ini untuk men cukupi ke butuhan mu" ucap rizki sambil ber jalan pergi menuju ranjang
nampak citra terus me mandang kartu ATM yang di berikan oleh rizki
tapi tak ada jawaban dari rizki
"mungkin dia sudah melepas alat pendengar nya" ucap citra
lalu citra lemudian ber jalan menuju ranjang dan ikut mem baring kan tubuh nya, saat citra tengah mem baring kan tubuh nya tak beberapa lama rizki mem balik kan posisi tidur nya sehingga meng hadap citra
__ADS_1
lalu citra juga mem balik kan tubuh nya meng hadap ke rizki, di tatap nya wajah rizki yang tampan
"~jika dia tidak tuli, mungkin aku akan menjadi wanita paling bahagia~" gumam citra
sambil terus me mandangi wajah rizki, jika dari wajah dan fisik rizki merupa kan tipe pria idaman untuk para kaum hawa, secara dia me miliki wajah yang yang tampan nya dia atas rata rata dan juga tubuh yang atletis, yang sangat di sayang kan hanyalah ke kurangan nya saja.
tak ingin ber lama lama me mandangi wajah rizki, citra me milih mem balik kan tubuh nya mem belakangi rizki
dan saat citra mem belakangi rizki nampak rizki mem buka mata nya dan langsung ter senyum
....
keesokan pagi nya, nampak citra bangun pagi karena hari ini dia harus bekerja, citra bekerja sebagai komikus di perusahaan elex media komputindo dan citra sangat me nyukai pekerjaan nya itu
dan begitu juga dengan rizki, dia juga tengah ber siap untuk bekerja di perusahaan nya, dia adalah pendiri perusahaan adijaya entertainment, perusahaan yang di dirikan oleh hasil jerih payah nya sendiri, tapi rizki tak pernah mem beri tau jika diri nya pemilik perusahaan adijaya entertainment pada orang lain bahkan keluarga nya sendiri.
kini mereka ber dua hendak pergi bekerja di tempat kerja mereka masing masing
__ADS_1
"mau ku antar?" tanya rizki
lalu citra me mikir kan ajakan rizki