Suamiku Si Pria Tuli

Suamiku Si Pria Tuli
bab 7


__ADS_3

bagi nya citra itu wanita yang memiliki gengsi tinggi terutama saat citra me ngatakan jika rasa makanan nya itu 'lumayan' tapi ke balikan nya jauh dari itu,


ter bukti dengan citra yang terus makan sampai bebe rapa kali


"ah, kenyang nya" ucap citra


"bagai mana rasa nya masih lumayan?" tanya rizki


"ya, tentu masih lumayan" jawab citra


"lumayan yaj, tapi kau sanggup meng habis kan 3 piring, hebat." ucap rizki


lalu mata citra mem bulat sempurna saat men dengar ucapan rizki


"aku habis 3 piring, itu karena aku lapar jadi wajar" bela citra


tapi rizki tak men jawab ucapan nya, melihat hal itu citra langsung beranjak dari tempat duduk nya dan ber jalan ke kamar. sementara rizki dia memilih mem bersih kan alat alat makan yang tadi mereka guna kan

__ADS_1


mapam hari nya, nampak citra tengah ber siap untuk tidur dan begitu juga dengan rizki. citra tengah me nyisir rambut nya sambil meng hadap cermin besar


lalu ter lihat rizki men dekat ke arah citra


"mau apa kau men dekati ku?" tanya citra


tapi rizki tak men jawab ucapan citra, dia malah mem beri kan sebuah kartu ATM


"kau bisa mengguna kan ini untuk men cukupi ke butuhan mu" ucap rizki sambil ber jalan pergi menuju ranjang


nampak citra terus me mandang kartu ATM yang di berikan oleh rizki


tapi tak ada jawaban dari rizki


"mungkin dia sudah melepas alat pendengar nya" ucap citra


lalu citra lemudian ber jalan menuju ranjang dan ikut mem baring kan tubuh nya, saat citra tengah mem baring kan tubuh nya tak beberapa lama rizki mem balik kan posisi tidur nya sehingga meng hadap citra

__ADS_1


lalu citra juga mem balik kan tubuh nya meng hadap ke rizki, di tatap nya wajah rizki yang tampan


"~jika dia tidak tuli, mungkin aku akan menjadi wanita paling bahagia~" gumam citra


sambil terus me mandangi wajah rizki, jika dari wajah dan fisik rizki merupa kan tipe pria idaman untuk para kaum hawa, secara dia me miliki wajah yang yang tampan nya dia atas rata rata dan juga tubuh yang atletis, yang sangat di sayang kan hanyalah ke kurangan nya saja.


tak ingin ber lama lama me mandangi wajah rizki, citra me milih mem balik kan tubuh nya mem belakangi rizki


dan saat citra mem belakangi rizki nampak rizki mem buka mata nya dan langsung ter senyum


....


keesokan pagi nya, nampak citra bangun pagi karena hari ini dia harus bekerja, citra bekerja sebagai komikus di perusahaan elex media komputindo dan citra sangat me nyukai pekerjaan nya itu


dan begitu juga dengan rizki, dia juga tengah ber siap untuk bekerja di perusahaan nya, dia adalah pendiri perusahaan adijaya entertainment, perusahaan yang di dirikan oleh hasil jerih payah nya sendiri, tapi rizki tak pernah mem beri tau jika diri nya pemilik perusahaan adijaya entertainment pada orang lain bahkan keluarga nya sendiri.


kini mereka ber dua hendak pergi bekerja di tempat kerja mereka masing masing

__ADS_1


"mau ku antar?" tanya rizki


lalu citra me mikir kan ajakan rizki


__ADS_2