Sudut Pandang Sekretaris CEO BULOL

Sudut Pandang Sekretaris CEO BULOL
CEO dan Sekretarisnya


__ADS_3

Pagi yang cerah di depan sebuah gedung perusahaan besar,sebuah mobil mewah berhenti tepat di depan pintu masuk gerbang perusahaan,beberapa saat kemudian sopir mobil turun dan membuka pintu belakang mobil,terlihat seorang pria turun dari mobil,seorang pria yang sangat tinggi dan tampan mengenakan jas berwarna navi, tampak dengan kerennya sedang mengacing satu kancing jasnya,dan di pintu seberang mobil turun seorang gadis berkacamata memakai kemeja biru muda dan rok biru panjang selutut penampilan gadis itu terlihat rapi dan tegas namun tetap terkesan anggun,gadis itu juga membawa tas kecil di bahu kirinya dan tab sebesar buku di tangan kanannya dan melangkah cepat kearah belakang lelaki tadi.Mereka berjalan masuk kedalam perusahaan itu,lelaki tinggi berjalan di depan dan wanita itu berada tepat di belakangnya. Saat masuk kedalam semua mata tertuju pada mereka berdua,bagaimana tidak, penampilan mereka yang berjalan dengan penuh percaya diri dan penuh karisma membuat semua orang terpesona,mereka berjalan menuju lift,sampainya di depan pintu lift sang wanita dengan cepat menekan tombol lift ke lantai yang mereka tuju dan kemudian kembali ke belakang lelaki itu.Tak jauh dari mereka terlihat beberapa karyawan sedang antri untuk masuk ke lift, mereka tampak segan ingin mendekat ke kedua orang itu,hingga sampai beberapa saat seorang pria parubaya berkemeja rapi,dia maju dan berani menyapa pria tinggi itu.


"Selamat pagi Pak CEO,"kata pria parubaya sambil sedikit menundukan kepalannya dan dengan sopan juga menyapa wanita di belakang pria tinggi itu "Sekretaris Mae" menyapa wanita itu dengan tersenyum ramah.


"Selamat pagi Pak rudi" jawab pria tinggi itu dengan wajah datar tapi tetap sopan.


"Selamat pagi pak rudi" jawab wanita itu dengan senyum yang ramah.


Melihat pria parubaya yang menyapa,para karyawan di belakang juga memberanikan diri menyapa mereka.


"S-Selamat pagi pak Ceo" kata mereka nyaris berbarengan.


"Hmm.. Selamat pagi"pria itu menoleh pada para karyawan dan menjawab masih dengan wajah datarnya.

__ADS_1


Walaupun di jawab seadaanya para karyawan itu tetap kesenangan karna sapaannya di jawab CEOnya.


"Wahh... CEO kita jika di lihat dari dekat memang benar-benar keren,liat dia, stelan yang dia gunakan hari ini,gaya rambut,dan bahkan parfumnya sangat Hmmmm... Wangii!!! hah.. Bagaimana bisa ada orang yang sesempurna itu"Bisik karyawan wanita tepat di belakang pak rudi pada teman sebelahnya.


"Benar.. Sekretaris Mae juga hari ini keliatan cantik,bagaimana bisa dengan penampilan rapi itu dia tetap terlihat anggun"tanggapan teman sebelahnya.


Percakapan itu di dengar oleh Mae gadis berkacamata yang sedari awal berdiri di belakang pria tinggi itu.


"Benar-benar, terus puji penampilan CEO karna yang mendandaninya adalah aku si sekretaris ini"jawab Mae dalam hati


"Apa maksudmu penampilan sekretaris Mae anggun?liat dia,dia terlihat membosankan"Bisik seorang karyawan yang ada di belakang karyawan yang sedang mengobrol tadi.


"Liat dia dia memakai rok yang panjangnya selutut bukankah itu kuno,gadis muda mana yang masih memakai rok seperti itu bahkan terkadang dia menggunakan celana bahan saat berkerja, sekretaris mana yang menggunakan celana saat bekerja,dan juga kacamatanya bukankah dia terlihat Cupu,make up nya juga terlalu tipis" bisik karyawan itu lagi.

__ADS_1


"Pffttt" suara menahan tawa terdengar dari CEO yang ada di depan Mae.


Mae yang awalnya tadi menahan senyum senang karna di puji, langsung berubah ekspersi dan sedikit terkejut dengan apa yang di bilang karyawan tersebut, dia juga tau kalau CEO nya juga mendengar percakapan karyawan itu,Mae juga tau ekspresi seperti apa yang sedang di buat oleh pria tinggi yang membelakanginya.Dengan cepat Mae menoleh kebelakang dan mencari siapa orang yang sedang mengomentari penampilannya,lalu matanya tertujuh pada tiga karyawan wanita yang sedang mengobrol,salah satu di antara mereka terlihat sangat mencolok dengan Make up yang tebal dan juga setelan warna pink yang mencolok. Mae langsung tau karyawan itulah yang mengomentari penampilannya.


Mae menatap mereka dengan tatapan yang seperti mangatakan "Aku bisa mendengar kalian".


Salah satu karyawan menyadari tatapan mata Mae,dan kaget saat Mae sedang melihat mereka,dia langsung memberi tau kedua teman lainnya


"Sepertinya Sekretaris Mae mendengar kita"bisiknya panik pada dua temannya. Mendengar hal itu karyawan yang lain juga melihat kearah Mae dan terkejut saat Mae masih menatap mereka,mereka langsung tertunduk dan pergi bersembunyi di belakang karyawan lainnya.


Tak beberapa lama pintu lift terbuka.


...****************...

__ADS_1


Bersambung..


__ADS_2