
"Pasti bos tertarik dengan wanita tersebut benar kan bos? klo tidak salah namanya Lily Demeter kan?" tanya sekretaris roy.
"Ya benar namanya lily dan aku sedikit tertarik dengannya," ucapku sambil mengambil informasi data lily dari dalam laci mejaku.
"Apa jangan jangan bos cinta pandangan pertama ya sama dia?" tutur sekretaris roy.
"Aku juga tidak tahu apakah aku mencintainya atau tidak yang membuatku tertarik dengannya adalah karena dia dibesarkan di panti asuhan dan dari data yang ada mengapa dia dibesarkan di panti asuhan adalah karena orang tuanya sendiri yang mengantarkan ke panti asuhan dan juga aku menduga bahwa dia berasal dari hubungan gelap sehingga aku tertarik dengannya karena dengan banyak hal buruk yang menimpanya dia tetap berusaha menjadi lebih baik," kataku sembari melihat data data lily.
"Dari data yang telah kulihat maka dapat aku simpulkan bahwa dia orang yang baik dan dia mau berusaha keras untuk mengubah hidupnya, jadi bos bagaimana kamu akan memanfaatkannya?" ujar sekretaris roy.
"Aku berpikir untuk menjadikannya ceo selanjutnya untuk perusahaan ini," ucap ku sambil mengembalikan data data lily kembali ke dalam mejaku.
"Apa!? apa aku tidak salah dengar bos? tapi mengapa dia yang bos ingin tunjuk sebagai ceo berikutnya?" tanya sekretaris roy dengan rasa penuh penasaran.
"Tentu saja kamu tidak salah dengar roy, aku menunjuknya sebagai ceo selanjutnya karena berbagai alasan seperti yang kamu bilang dia adalah orang yang selalu berusaha keras apapun kondisinya dia tidak akan menyerah, dia orang baik dan aku suka perilakunya,"
jawabku sembari kembali meneguk segelas kopi.
"Jadi kapan bos menginginkan dia naik menjadi ceo dan apa yang bos lakukan setelah dia menjadi ceo?" ujarnya sambil memperbaiki posisi duduknya.
"Aku ingin menjadikannya ceo perusahaan ini secepat mungkin tetapi sepertinya itu tidak mungkin karena dia masih memerlukan beberapa tambahan arahan terlebih dahulu dan untuk menambah pengalamnya dalam dunia bisnis aku memutuskan aku mengangkatnya menjadi sekretaris kedua ku setelah dia menyelesaikan kuliahnya," ujarku.
"Itu terdengar ide yang bagus bos, oh ya bos malam ini bos mau makan dimana?" tanya sekretaris roy sembari melihat daftar lokasi restoran terdekat.
"Kali ini kamu saja yang pilih, kalau kamu maunya ke tempat yang mana?" tuturku.
"Kalau saya maunya pergi ke supcaleo bar and restaurant," ucapnya sambil menunjukkan gambar dan lokasi restoran tersebut.
"Baiklah itu adalah pilihan yang bagus ayo kita segera berangkat," ujarku sambil melangkah menuju keluar dari ruangan kantorku.
__ADS_1
"Bos tunggu aku, jangan terburu buru dulu bos kita naik mobil siapa?" tanyanya sambil berjalan keluar ruangan untuk mengikutiku.
"Tentu saja kita akan naik mobilku roy memangnya kalau bukan mobilku lalu mobil siapa lagi kan?" jawabku.
"Bos kan tidak bawa mobil yang biasa bos pakai jadi memangnya bos mau mengendarai mobil itu ke supcaleo bar and restaurant?" tutur sekretaris roy untuk memastikan jawabanku sebelumnya.
"Oh benar juga ya baiklah kita naik mobilmu saja," ucapku sambil tertawa kecil karena harga mobil sekretarisku jauh lebih mahal dari pada harga mobil yang ku kendarai tadi siang.
Disaat perjalanan aku menerima pesan dari temanku yang juga merupakan seorang yang berpengaruh di dunia yang mengatakan bahwa ia ingin aku datang bertemu dengannya untuk membahas tentang perputaran ekonomi dunia dan juga ia ingin aku datang dikarenakan agar aku tidak melupakan pertemanan kami yang sudah terjalin sejak masa kecil hingga sekarang.
"Sekretaris roy, apakah minggu ini ada pertemuan atau hal hal penting yang perlu dilakukan?" tanyaku sembari melihat handphoneku.
"Untuk dua minggu ini tidak ada pertemuan maupun hal hal penting yang perlu dilakukan bos, memangnya bos ada perlu sehingga menanyakan hal tersebut tapi jika bos ada keperluan tinggal bilang saja ke saya nanti saya jadwalkan semuanya bos," ujarnya.
"Oh baguslah kalau begitu, besok saya akan pergi untuk berjumpa dengan teman lama saya sehingga kira kira dua minggu ini saya tidak disini dan urusan hal hal lainnya saya serahkan padamu ya," tuturku.
"Siap bos, urusan yang ada disini saya saja yang urus dan nanti jika ada yang benar benar penting akan saya hubungi bos," jawabnya dengan penuh semangat.
Keesokan harinya aku berangkat menaiki private jet milikku menuju zurich city dan perjalanan itu menghabiskan waktu kira kira 17 jam. Zurich city merupakan salah satu kota yang merupakan pusat ekonomi dunia.
Sesampainya di zurich airport aku disambut oleh teman lamaku yang telah menunggu kedatanganku.
"Welcome to zurich city," sambut seorang dari luar private jetku.
"Lama tidak bertemu sahabatku michael," tuturku sambil berjalan menuju ke arahnya.
"Bagaimana perjalananmu bro?" tanya michael.
"Perjalanannya cukup baik tetapi sangat melelahkan," tuturku.
__ADS_1
"Sepertinya kamu memang kelelahan sekali ya? kalau begitu mari kita segera bergegas ke rumahku agar kamu bisa mengistirahatkan tubuhmu dan mengembalikan tenagamu," ucapnya sambil membukakan pintu mobilnya.
"Baiklah mari kita sekarang langsung ke rumahmu, aku ingin segera beristirahat," ujarku sembari menuju mobilnya.
Kami pun pergi dari zurich airport dan langsung menuju ke kediaman michael.
Setelah sampai di rumahnya aku pun makan sejenak serta mandi kemudian aku langsung tidur untuk mengembalikan kembali tenagaku yang telah hilang di perjalanan panjang.
Matahari mulai menyinari segala penjuru ruangan dan pertanda hari telah pagi. Aku mulai membuka kedua mataku dan berusaha untuk bangun dari tidur pulasku. Setelah sepenuhnya sadar aku pun keluar dari kamar tidurku dan menuju taman untuk menghirup udara segar di pagi hari sembari melihat lihat aneka ragam bunga yang ada di taman tersebut.
"Hey james, bagaimana keadaanmu sekarang?" tanya michael sambil berjalan ke arah taman.
"Aku sudah lebih baik sekarang dan juga aku rasa tenagaku sudah hampir kembali sepenuhnya," jawabku.
"Baguslah kalau begitu, jadi apa yang kamu lakukan disini james?" ujarnya.
"Aku senang menghirup udara segar di pagi hari sembari melihat bunga yang ada di tamanmu ini," ucapku sembari memperhatikan bunga bunga yang ada serta berjalan santai.
"Oh ternyata kebiasaanmu belum berubah yah sejak kecil kamu memang suka berjalan santai di pagi hari," ujarnya sambil tersenyum.
"Jadi apa alasanmu mengapa kamu menyuruhku datang kesini?" tanyaku.
"Tentu saja karena aku sangat merindukanmu makanya aku menyuruhmu untuk datang kesini," jawab michael.
"Iya deh aku tahu kamu merindukanku tapi kan pasti bukan itu saja alasanmu untuk menyuruhku datang kesini," tegasku sambil menatap ke arah michael.
"Kamu masih tinggal di east kalimant city kan?" tanya michael.
"Tentu saja aku tinggal disana, tapi memangnya ada apa?" tuturku penasaran.
__ADS_1
"Seperti yang kita tahu bahwa east kalimant city memiliki pertumbuhan ekonomi yang terus meningkat dan nanti akan ada pertemuan yang bertujuan untuk menginvestasikan secara besar besaran agar east kalimant city menjadi salah satu kota paling berpengaruh didunia," ujar michael sambil tersenyum.
"Baiklah itu adalah ide yang bagus dan aku sudah tahu apa yang kira kira akan terjadi nantinya," kataku sembari ikut tersenyum.