Surga Yang Di Rindu Kan

Surga Yang Di Rindu Kan
Adam Khalid


__ADS_3

"Adam..."


"iya kak, ada apa....?"


"kamu lagi apa dek...?"


"Adam lagi lanjutin hafalan yang kemarin kak,"


"oh,gitu...


maaf yah kakak ganggu,"


"nggak apa-apa kok kak,santai aja...


hehe"


"ya udah,kamu lanjutin lagi hafalan nya yah...


kakak mau kedapur dulu yah,"


"iya kak"


"terima kasih ya kak Inayah,Adam sayang sama kakak, Adam janji bakal selalu jagain kakak, seperti kakak jagain Adam saat ini,


meski kita tidak ada hubungan darah,tapi kak Inayah sangat menyayangi Adam seperti adik kakak sendiri...


adam jadi merasa punya keluarga lagi di sisi Adam,


Adam kangen sama ibu, kangen sama ayah, kangen sama Laila juga..."(batin Adam)


...Flash Back Adam POV...


nama ku, Adam Khalid.


aku anak tunggal orang tua ku,


ayah ku bekerja sebagai marbot masjid / penjaga masjid, sedang kan ibu ku hanya bantu-bantu membuat kue/Kue Catering


sekitar kampung halaman ku saja.


aku memiliki sahabat yang bernama laila,


Laila adalah sahabat ku satu-satunya,


"Adam, bantu ibu nak...." ucap ibu ku sambil membungkus kue dagangan nya.

__ADS_1


"bantu apa Bu...." jawab ku ketus sambil memainkan game di ponsel ku.


"Bantu ibu antar kue-kue nak...


ini buk kades yang pesan untuk acara besok di kantor desa,


tolong yah nak...!"


"ahh,malas Bu...


Adam lagi main Bu, jangan ganggu...


ah,"


"tapi nak...


ibu kan...."


"assalamualaikum...." ucap seorang wanita berhijab pasmina itu.


"walaikumsalam,


eh,nak laila...


Adam, ada Laila nih...!"


kenapa kamu kesini, kan sudah aku bilang...


aku lagi malas main sama kamu tau..."


"siapa juga yang main sama kamu,aku kesini mau bantu bibi, kata nya bibi mau antar


Kue Catering ke buk kades,


karena kamu nggak mau antar biar Laila aja yang antar,


yah bibi...!"


"kamu nggak apa-apa,antar kue bibi...?"


"nggak apa-apa kok bibi, Laila senang kok bisa bantu bibi, mana bi...


kue nya biar Laila yang antar..."


"ya udah, terima kasih ya nak..."

__ADS_1


"iya bibi, sama-sama..." Laila pun keluar membawa kue milik ibu nya Adam.


"nak, kamu bantu Laila donk, kasihan kan cewek jalan, malam-malam begini..?"


"hmm,ya udah deh...


hai Laila, tunggui aku..." Adam pun berlari mengejar Laila.


Adam dan Laila pun berjalan beriringan bersama menuju rumah kades, setelah sampai di rumah kades mereka pun memberikan Kue Catering yang di pesan buk kades dan buk kades pun memberi uang sebanyak 2 lembar isi ratusan.


"hai Adam...


lagi kamana loe....!" tanya tiga orang laki-laki sebaya Adam.


"apa urusan loe, nanyain gue...!"


"ini anak,di tanya malah...


ngomong gitu, nggak sopan tau..."


"siapa juga yang mau sopan santun sama loe..."


"waah,Adam udah mulai melawan nih sama kita, hajar aja dia Anton..."


"iya Anton,hajar aja...


biar jera dia tuh..." ucap lelaki yang satu nya lagi


karena minyak sudah di siram di atas api, api pun menyala dengan lahap nya, dengan sigap lelaki bernama Anton itu pun menghajar Adam, Adam pun membalas nya...


hingga terjadi baku hantam di antara mereka,


"sudah,sudah, Adam sudah donk berkelahi nya...


TOLONG, TOLONG TOLONG...


ADA YANG BERKELAHI...


TOLONG, TOLONG " teriak Laila


tanpa sadar ayah Adam yang berada di masjid pun mendengar teriakan Laila,hingga beliau berlari kearah perkelahian itu.


"ADAM, CUKUP NAK...CUKUP"


"a-ayah..."

__ADS_1


"sudah cukup berkelahi nya, ayo ikut ayah pulang, ! "


"baik ayah...." ucap Adam dengan kepala menunduk sambil memegang bibir nya yang berdarah karena di hajar Anton tadi.


__ADS_2