Surga Yang Di Rindu Kan

Surga Yang Di Rindu Kan
keluyuran


__ADS_3

"Inayah...


Abi Sangat berharap supaya kamu yang memimpin pondok pesantren ini kelak nak..."


"insyaallah Abi..."


"Alhamdulillah,


terima kasih atas anugerah mu ini ya Allah..."


"Inayah masih belum yakin Abi,


karena ilmu yang Inayah miliki masih belum seberapa tinggi Abi..."


"insyaallah,kamu pasti bisa menjalani nya nak...


sudah saat nya kamu yang memimpin pondok pesantren ini nak,


apa kamu tau, pondok pesantren itu bukan hanya tempat memberi dan menerima ilmu saja nak, tapi pondok pesantren itu juga sebagai pengobatan rohaniah sesuai Al Qur'an Al Karim.


kita harus menyadari,kita tidak punya kekuasaan apa-apa tanpa ada nya allah."


"Lahaula Wala Quwata Illa Billahil Aliyil Adzim"


"tapi Abi, bagaimana dengan takdir Abi...?"


"takdir adalah ketentuan Allah,yang wajib di jalani seluruh Manusia,


tapi...


takdir bisa di rubah dengan kekuatan doa nak..."


"Kun fayakun,


bila allah menghendaki maka terjadilah..."


"subhanallah...


hanya kekuatan doa yah Abi..."


"hmm iya nak..."


"sejak kecil Inayah selalu bermimpi ingin pergi ke Mekah Abi,


Inayah ingin sekali menjalankan rukun Islam yang ke lima itu Abi,


yaitu naik haji...


Inayah ingin berdoa di sana Abi,


ingin mendoakan orang-orang yang baik dan berjasa kepada Inayah Abi...


Inayah ingin mendoakan almarhum ibu Inayah Abi,


itu mimpi Inayah sejak kecil Abi..."


"insyaallah semoga Allah SWT.

__ADS_1


mengabulkan doa-doa kamu nak...


dan Abi akan selalu berdoa untuk keselamatan kamu nak, keselamatan Abi keselamatan satri,santriwati dan keselamatan seluruh umat Islam di seluruh alam,"


"amiin,"


.................................................................................


...Adam dan teman- teman POV...


di dalam sebuah warung di depan pondok pesantren,


Adam,Rehan,Rafi dan Nanda.


sedang duduk sambil menonton televisi tentang audisi menjadi penyanyi.


"bagus yah teman-teman,


jadi artis bisa terkenal,punya banyak uang, bisa masuk tv lagi" ucap Adam


"iya bagus,cuma lagu dangdut Mulu...


bosan,tau..."


"pak,tukar donk Siarang nya...


dangdut Mulu...bosan tau..." teriak rehan


"hai bocah, kalau kalian nggak suka yah, pergi saja...


mana udah numpang,banyak komplem lagi,


"biarin lah Rehan,Nanda dangdut terus...


dari pada di pondok pesantren, bosan"


"hmm iya deh Adam..."


"mana ada bagus-bagus nya sih,


lebih bagus baca buku, baca Al Quran...


lebih berfaedah tau..."ucap Rafi menyela


" dasar KUTU BUKU " ucap Adam,Rehan dan Nanda serempak.


"kacamata, kacamata..." hina Nanda .


"sana pergi kalau nggak suka, nggak usah banyak omong,


hus hus hus... sana..."


"kan kalian yang ajak tadi,


kata nya kalau Rafi nggak ikut,Rafi bakal tidur sendirian di luar,


yah Rafi nggak mau lah, tidur sendirian...

__ADS_1


mana di luar lagi, nanti di ganggu mbak Kunti..."


"biarin,biar langsung di cekek leher kamu, haha"


"BAGUS,BAGUS...


BUKAN NYA TIDUR MALAH DUDUK DISINI KALIAN..." teriak Ustad muda yang mengajar di pondok pesantren milik Ustad muslim,


dia pun menjewer telinga Adam,Rafi,Nanda dan Rehan satu persatu.


"mau jadi apa kalian Haa...


di suruh tidur malah keluyuran..."


"AMPUN USTAD,


AMPUN...


AMPUN USTAD..."


.................................................................................


kalian berempat akan Ustad hukum,


kalian berdiri di pemakaman umum sana..."


"haah,di pemakaman...


buat apa di pemakaman ustad..." tanya Adam


"buat ceramah...!"


"CERAMAH...?" ucap mereka bersama


"ceramah sama siapa Ustad...?"


"ceramah sama yang berada di sina..."


"di pemakaman...!


emang nggak ada hukuman yang lain Ustad..?"


"nggak ada,


ayo jalan, Ustad bakal menunggu di sini..."


"abi...


tolongin adam..."


"iya Ustad muslim, bantuin kita..."


"Adam,kamu harus terima hukuman kamu,


Abi setuju sama Ustad Robi,


ini bisa jadi pelajaran buat kalian ber empat,

__ADS_1


bismillah terlebih dahulu nak..."


__ADS_2