
...Flash Back Adam POV...
"mau jadi apa kamu nak, bikin ulah terus kamu..."
"Adam ,
pokok nya besok kamu akan ayah masukin kedalam pondok pesantren punya
Ustad muslim, mau tidak mau, kamu harus pindah ke pondok pesantren,
sekarang kamu siap kan barang-barang kamu, kita bakal berangkat besok pagi...
ibuk,bantu Adam buat siap kan barang-barang nya..."
"baik yah..." jawab ibu Adam
.................................................................................
Adam dan ayah nya sudah berada di pondok pesantren saat ini, mereka pun bertemu dengan ustad muslim,selaku pemilik pondok pesantren ini.
setelah beberapa saat,ayah Adam pun pulang kerumah nya, Ustad muslim pun menunjukkan asrama Adam,
yang terdiri dari beberapa ranjang yang berderetan ,
didalam asrama sudah ada beberapa santri yang berada di dalam nya, karena ini adalah waktu nya tidur siang,
mereka pun berkenalan satu sama lain,
yang mengenakan kacamata bernama Rafi,
yang berwajah bule bernama Nanda,
yang rambut gondrong bernama Rehan.
setelah tidur siang, mereka pun belajar seperti biasa, yang akan mengajar sore ini adalah ustazah Inayah,
dan ini adalah kali pertama nya Adam bertemu dengan ustazah Inayah,
wanita cantik, lembut dan manis itu.
__ADS_1
"Adam, cita-cita kamu...
mau jadi apa dek..." tanya ustazah Inayah
"Adam mau jadi artis ustazah,biar bisa masuk tv , terus terkenal gitu... hehehe
Adam mau jadi penyanyi seperti Ariel Noah, ustazah..." ucap Adam polos
"astaghfirullah,..." jawab ustazah Inayah sambil geleng-geleng kepala nya
"kenapa ustazah,ada yang salah dengan cita cita nya Adam...?"
"Adam,apa kamu tau...
dalam kitabnya Adab Al-Qadha’ di jelas kan bahwa sesungguhnya hukum nyanyian adalah makruh karena menyerupai sesuatu yang sia-sia.
Barang siapa yang menghabiskan waktunya dengan mendengarkan nyanyian seperti itu, maka ia adalah seseorang yang bodoh dan kesaksiannya tidak dapat diterima.
Qadhi Abu Thayyib berkata,
“Mendengarkan nyanyian dari wanita yang bukan muhrim adalah haram menurut murid murid Imam Syafi’i.”
tulis Quraish Shihab dalam buku yang ditulisnya berjudul Perempuan (2018).
" jadi apa kah Adam masih mencita-cita kan menjadi seorang penyanyi ?"
"apaan sih ni wanita sok tau aja... hufff" batin Adam
hingga saat itu ustazah Inayah selalu memberi pencerahan kepada Adam, karena ia yakin Adam adalah anak yang baik jika kita baik kepada nya,
ustazah Inayah pun mengizinkan Adam memanggil nya dengan sebutan kakak,
supaya lebih akrab,
karena Adam memanggil ustazah Inayah dengan sebutan kakak,
ia pun menginginkan Ustad muslim sebagai Abi nya,
seperti ustazah Inayah yang memanggil ustad muslim dengan sebutan Abi.
__ADS_1
karena terlalu dekat dengan ustazah Inayah,
ustad muslim pun akhirnya mengizinkan Adam memanggil nya dengan sebuta Abi.
...INAYAH POV...
"Abi, Abi udah makan...?
ini Inayah masakin nasi goreng telur buat Abi...
di makan yah Abi...!"
"iya nak, terima kasih ya..."
"iya Abi..." ustad muslim pun memakan nasi goreng masakan anak angkat nya itu dengan begitu lahap nya.
"subhanallah nak, masakan kamu enak sekali...
terima kasih ya nak, sudah masakin nasi goreng kesukaan Abi..."
"iya Abi,
ini belum seberapa dibandingkan kebaikan Abi kepada Inayah selama ini,
Abi sudah anggap Inayah sebagai anak Abi sendiri,
Abi juga sudah besar kan Inayah hingga sebesar ini,
kalau nggak ada Abi, Inayah nggak tau akan jadi apa nanti nya..."
"iya nak,kamu sudah Abi anggap sebagai anak Abi sendiri,
kalau saja Maryam anak Abi, masih hidup...
mungkin dia sudah sebesar kamu nak...
dan secantik kamu..."
"iya Abi, kita doa kan saja supaya almarhum bisa di tempat kan disisi nya..."
__ADS_1
amiin...