Syair Putri Kupu-kupu

Syair Putri Kupu-kupu
Bab 2: Licik


__ADS_3

Changyi duduk termenung di atas ranjangnya. Ia tidak mengerti mengapa ia bisa masuk kesini. Terutama tepat pada bagian novel yang sangat tidak menguntungkan.


Apa ini karma karena membunuh terlalu banyak anaknya dalan cerita?


"Nona muda, kelihatannya anda tidak berada dalam kondisi yang baik," ujar wanita yang menemaninya.


Wanita yang berpenampilan sangat ramah ini adalah ular licik yang dikirim sang antagonis adalah Qing Jiaohua. Sial.


Tepatnya hari ini adalah hari sebelum pernikahan Bai Xue dengan antagonis Junhui, penguasa kota hantu yang akan mewujudkan mimpi terburuk kekaisaran Lei dengan mengambil batu giok sakti dari tanah suci.


Tentu saja itu di masa depan. Pada titik ini dalam cerita, ia masih dianggap sebagai cendikiawan muda yang menikahi putri siluman sebagai tanda perdamaian dua dunia.


Changyi memegang kepalanya yang pusing. Kalau bisa, ia ingin sekali membatalkan pernikahan ini dan kabur ke ujung dunia. Bahkan hal itu pun tidak menjamin keamanan dirinya sebagai Bai Xue karena ia akan dianggap sebagai kriminal kelas tinggi.


Apapun yang ia lakukan, ia hanya bisa melihat kematian di ujung jalan!


Changyi menarik nafas dalam-dalam. Mempertimbangkan langkah selanjutnya, selera ekstrimnya membuatnya terjebak dalam situasi yang sangat berbahaya.


"Qing Jiaohua, dimana ayahku sekarang?" Tanya Changyi, menenangkan dirinya.


"Yang mulia kaisar sedang pergi keluar istana kekaisaran," jawab Jiaohua dengan ragu. "Apa nona memerlukan sesuatu?"

__ADS_1


"Iya. Aku ingin membatalkan pernikahannya"


Satu kalimat itu cukup membuat Qing Jiaohua tersentak dan berubah sinis. "Mengapa?" Dengan segera, ia melototi Changyi dan mulai mengekspresikan rasa tidak senangnya.


Sebelum ia bisa mengatakan apapun, Changyi langsung menyelanya dengan dingin: "Mengapa? Apa kau tidak lihat bagaimana kondisiku sekarang?"


Qing Jiaohua terdiam. Apa kalimat itu baru saja keluar dari sang putri? Ia tidak salah dengar bukan?


Putri kupu-kupu ini yang dirumorkan sangat polos dan ramah-


—— Barusan mengancam ku?!


Changyi tersenyum tipis. Ia bisa menebak apa yang dipikirkan Qing Jiaohua sekarang. Lantas, ia mengusirnya keluar agar masalahnya tidak panjang lebarkan. Ular itu pun dengan terpaksa keluar, memakan perasaan kesalnya dalam-dalam.


...****************...


"Tuan, tampaknya kita salah memilih sasaran," ujar Qing Jiaohua, berlutut di hadapan seorang pemuda yang bersembunyi di balik tirai. Ia melaporkan semua kejadian yang terjadi hari ini dan menyarankan tuannya untuk merubah pikirannya.


"Dia berbeda dari rumornya ya?" Respon sang pemuda dengan suara yang rendah. "Maksudmu, putri ke-6 kekaisaran Lei yang dikatakan lugu dan naif itu.. mengancam mu?"


Qing Jiaohua bergidik ngeri, mendengar cemoohan itu. Tidak berani menjawabnya, ia menundukkan kepalanya dan meminta maaf kepadanya.

__ADS_1


Tuannya, Wang Junhui, meskipun hanyalah seorang manusia, dia memiliki aura yang sangat berbahaya. Seseorang yang tidak bisa di baca nan misterius. Sekilas ia mungkin terkesan sebagai seseorang yang ramah dan baik. Namun, dibalik topeng itu, Wang Junhui adalah sebuah mimpi buruk.


"Jadi, seberapa banyak kebohongan yang kau katakan tadi, Jiaohua?"


"T, Tidak ada. Putri itu s, serius ingin membatalkan pernikahannya"


"Benarkah?" Junhui menopang dagunya, mempertanyakan ucapan bawahannya. Tidak sepersen pun ia mempercayainya. Semuanya terdengar mustahil. Bagaimana bisa seseorang berubah dalam sehari?


Junhui sendiri pernah sekali bertemu dengan tunangannya. Ia tahu bagaimana Bai Xue akan bersikap. Alasan mengapa dia memilih putri kupu-kupu itu adalah karena kenaifan dan kepolosan yang dimilikinya. Bebeda dengan putri-putri lain, Bai Xue adalah pilihan yang tepat untuk menjadi perisai bagi rencananya.


"Tuan, aku berani bersumpah kepada langit dan bumi. Dia bukan Bai Xue yang anda kenal"


Junhui menyipitkan matanya, sedikit terkejut mendengar Jianhua bersumpah. Jikalau ala yang dikatakannya memang benar, apa yang membuat putri lugu dan murni itu berubah?


Bai Xue adalah putri yang terlalu tulus. Belum pernah disentuh oleh kebusukan yang ada di dunia. Dia bisa terbang bebas kemanapun. Tidak ada yang melarangnya untuk melakukan sesuatu. Dia pun tidak berada dalam kondisi genting.


Anehnya, ia mendapat kabar bahwa tunangannya berusaha bunuh diri satu hari sebelum hari pernikahan dan ingin membatalkan pernikahannya saat ia bangun?


PLOK, PLOK, PLOK..


"Tuan..?" Jiaohua mengangkat kepalanya, mendengar suara tepukan tangan dan tawa geli dari tuannya tiba-tiba.

__ADS_1


"Sungguh menarik. Jiaohua, mari kita bertemu dengan sang kaisar sekarang," ujar Junhui sembari berjalan keluar dari tirai, menampakkan seringai mematikan yang ia tujukan pada sang ular.


"Tapi jika kau sempat berbohong padaku, aku akan dengan senang hati membunuhmu"


__ADS_2