
Masih di tempat yang sama, Yue Bing mengeluh karena mendapatkan misi berbahaya yang terus menerus diberikan oleh sistem padanya. Selagi dia mengeluh, pemberitahuan sistem muncul lagi.
[Misi "Debut Pertama Hunter Villain" telah selesai.]
[Level Host meningkat menjadi 36.]
[Membuka kotak Gold yang didapatkan.]
[Mendapatkan satu jimat petir tingkat tinggi, satu jimat teleportasi jarak jauh, dan sebuah syal.]
[+50 poin Villain.]
[Potongan peta x1]
[Menampilkan informasi jendela status Host.]
_____________________________________
Nama : Yue Bing / Ren Ashfall
Ras : Half Demon
Level : 36
Bakat : Kegelapan | Es
Title : Reincarnation of Calabras
Skill : Darkness Domain (Lv. 2) | Demon Lord Eye (Lv. 2) | Ice Javelin (Lv. 2) | Mind Slash (Lv. 1) | Accel (Lv. 1)
Poin Villain : 531
Toko Villain : [+]
Fungsi Sistem : System Swap
Statistik : HP (38) | Mana (29) | STR (30) | INT (28) | AGI (34) | DEX (37) | LUK (27)
_____________________________________
"Misinya selesai? Apa karena mereka semua mati di dalam? Dan juga peta apa ini?" Gumam Yue Bing bingung saat mendapat sebuah hadiah berupa peta yang melayang dan jatuh di tangannya.
Saat Yue Bing membukanya, terlihat sebuah gambaran yang beberapa tidak diketahui oleh Yue Bing. Untuk itulah dia bertanya pada sistem, peta apa itu sebenarnya.
"Sistem, peta apa ini?"
[Peta yang di pegang host adalah peta menuju tempat boss dari portal "Ice Queen" yang saat ini muncul di depan host.]
__ADS_1
Terkejut, Yue Bing merasa jika dirinya tertipu oleh sistem. "Apa kau yang merencanakan ini? Karena waktu dan tempatnya sungguh sangat pas saat ini." Dengan nada jengkel dia mengeluh.
[Itu hanya perasaan host.]
Masih dengan jawaban yang sama, sistem tidak ingin memberitahu Yue Bing tentang sesuatu yang disembunyikannya. Itu membuat Yue Bing bertanya-tanya apa sebenarnya yang dia rencanakan.
"Bagaimana dengan syal itu?"
[Menampilkan deskripsi item.]
_____________________________________
Syal Merah Apollo (Zakan)
Deskripsi : Syal yang selalu digunakan salah satu dewa dari mitologi Yunani yang pernah membakar salah satu negara hanya karena syal itu terjatuh.
Kekuatan : Resistensi Api Mutlak
Ekstra : Aura Api (Lv. 1)
_____________________________________
"Kekuatan dari syal kecil ini bahkan melebihi kekuatan dua pedangku." Gumam Yue Bing sembari memakai syal itu di lehernya.
Meregangkan tubuhnya, Yue Bing menghela napas dan perlahan berjalan masuk ke dalam portal. Setelah dia masuk, beberapa saat kemudian, warna dari portal berubah menjadi biru dan memudar seperti hilang di tiup angin.
Saat tiba di dalam portal, Yue Bing samar-samar merasakan jika suhu sudah berubah, yang tadinya hangat sekarang menjadi dingin. Mengangkat tangannya, Yue Bing menutupi pengelihatannya karena badai salju cukup kuat.
"Tentu saja jika ratu es pasti akan tinggal di cuaca yang dingin seperti ini." Dia bergumam dengan berjalan perlahan ke depan.
Pengelihatan di depannya sangat samar, dia tidak bisa melihat apa-apa selain benda putih yang beterbangan. Hanya mengandalkan insting, Yue Bing waspada pada sekitarnya.
Para Ligot biasanya menyerang secara tidak terduga karena medan pertarungan disekitarnya sangat menguntungkan mereka. Berjalan selama setengah jam, Yue Bing masih aman-aman saja.
Setelah berjalan lama, dia dihadapkan di sebuah kastil yang megah di depannya. Kastil yang semuanya terbuat dari es yang berkilau. Takjub dengan kastil itu, dia sampai tidak sadar jika dia sudah masuk ke dalam penghalang.
"Penghalang Isolasi?" Gumamnya saat dia tersadar dengan suhu yang tiba-tiba berubah menjadi hangat.
Melihat ke sekeliling, badai salju berhenti tepat disebuah di sebuah batu kecil yang menancap di tanah mengelilingi kastil. Yue Bing menebak jika itu adalah media yang digunakan untuk membuat Penghalang Isolasi.
Meninggalkan area itu, Yue Bing berjalan ke kastil melewati sebuah jembatan yang juga terbuat dari es. Jembatan itu tembus pandang hingga ke bawah, jadi siapa saja yang lewat di atasnya pasti bisa melihat apa yang ada di bawah.
Yue Bing melihat ke bawah, hanya ada air yang tenang dan itu terlihat sangat dingin. Secara tidak sengaja, botol air yang dibawanya terjatuh ke bawah saat dia hampir terpeleset.
Air dalam botol itu hanya tersisa sedikit. Melihat botol itu terjatuh perlahan ke bawah dan tercebur ke air itu, Yue Bing tidak melihat botol itu kembali naik.
Seketika di tempat botol itu terjatuh, muncul sedikit gelembung dan makin lama makin banyak. Tak lama naik seekor ular putih yang besar dan itu membuat Yue Bing terkejut.
__ADS_1
"Ular itu, kan..." Mengamati ular itu, Yue Bing merasa dia mengenalinya. Tapi dia lupa dimana dia pernah melihatnya, yang pasti itu di masa lalunya.
Setelah ular itu melihat ke atas, dia kembali lagi masuk ke dalam air. Yue Bing juga sempat bertatapan mata dengan ular itu, tapi dia mengabaikannya dan melanjutkan langkahnya.
Jembatan yang dilaluinya itu cukup panjang. Yue Bing berjalan hampir 20 menit lebih dan baru sampai di depan sebuah pintu es raksasa yang terukir simbol mawar yang mewah.
"Simbol kerajaan..." Gumam Yue Bing melihat sebuah mahkota di atas mawar itu.
(Harusnya tidak ada sebuah kerajaan didalam portal, tapi ini...)
"Sistem, apa ini benar sebuah kerajaan?"
[Menampilkan informasi yang dimaksud.]
_____________________________________
[ Istana Kerajaan Laurenfrost ]
Deskripsi : Kerajaan yang dibangun pada Era Nozelian di sekitar gunung yang dipimpin oleh Sang Ratu Es, Elizabeth. Karena suatu insiden, itu menyebabkan Ratu Elizabeth membekukan seluruh area istananya dan itu berimbas pada sekitarnya.
_____________________________________
"Membekukan seluruh area?!" Teriak Yue Bing terkejut melihat informasi dari istana yang saat ini di depannya.
Menatap ke arah pintu istana, Yue Bing menelan ludah. Berjalan perlahan mendekati pintu itu, dia membukanya hanya dengan sentuhan tangan saja. Yue Bing lalu menarik pedangnya dengan panik.
Melangkah masuk, Yue Bing disajikan dengan pemandangan yang tidak pernah dia lihat dimana pun. Semua benda yang dilihatnya berkilau, bahkan gantungan lilin di atasnya juga terlihat indah.
*Klak...klak....klak...* Sebuah langkah kaki terdengar bergema di seluruh ruangan dan itu menarik perhatian Yue Bing untuk melihat ke arah sumber dari suara langkah kaki itu.
Di sana ada seorang gadis yang berdiri memegang sebuah tongkat es dengan tiga kristal yang melayang di atasnya. Gaun biru yang terbuat dari kain putih yang dihiasi dengan desain linier putih. Rambut perak cantiknya bergoyang tertiup angin.
Yang paling mencolok dari semuanya adalah matanya yang berkilauan seperti batu permata yang cemerlang di wajahnya yang putih susu dan lembut.
Mata kanan biru dan mata kiri berwarna kuning, Herochromia. Menatap mata Herochromia misterius dari gadis cantik itu, Yue Bing menatapnya terpesona. Dia terdiam dan tidak dapat berkata-kata melihat kecantikan yang tidak seperti nyata itu. Melihat paras cantiknya itu, dia melamun untuk sesaat.
"Siapa kau? Ada urusan apa datang kesini?" Tanya gadis itu dengan ekspresi kaku diwajahnya dan nada dingin yang bisa dirasakan disepanjang perkataannya.
Suara dari gadis itu memecah fokus Yue Bing pada dirinya. Dengan gelisah Yue Bing menurunkan pedangnya yang tadinya di arahkan ke gadis itu. Entah kenapa tubuhnya memaksanya untuk tidak mengarahkan pedangnya padanya.
"Ada yang aneh dengan gadis ini." Gumam Yue Bing menatap mata misterius gadis itu yang menatapnya dengan penuh kesedihan.
...
*Bersambung.....
*Note : Cerita ini hanya fiktif belaka. Jika ada kesamaan nama tokoh, tempat kejadian, ataupun cerita, itu adalah kebetulan semata dan tidak ada unsur kesengajaan.
__ADS_1