
[Sekte Kunlun]
"wush.... " terdengar suara angin di sebuah rumah dan tiba-tiba dan celah yang terbuka di kehampaan di atas tanah dan muncul 2 orang dari celah tersebut.
"nah kita sudah sampai dan ini kediaman ku" ucap jun jiufeng sambil mencubit pipi Xue binglan.
"uh... suami kamu jangan mencubit ku terus" kata Xue binglan dan menarik diri dari pelukan jun jiufeng.
"baiklah lagian kamu manis sekali ehe" balas Jun jiufeng sambil terkekeh da lanjut berjalan ke depan rumah tapi segera berhenti dikarenakan celah spasial di sana terbelah dan terlihat sosok tua muncul di sana yaitu Yun taiduo.
" ahhahaha Yun'er kamu sudah kembali bocah, kakek sangat merindukan mu sini peluk kakek"
ucap Yun taiduo sambil berjalan ke arah jun jiufeng dan Xue binglan.
"purf ahhaha" Xue binglan tertawa setelah mendengar suara Yun taiduo.
jun jiufeng yang mendengar suara kakeknya dan suara tawa Xue binglan, mau tidak mau dia menjadi sedikit malu.
"ah.. kakek aku bukan anak kecil lagi lihat saja lagian disini aku pulang karena ingin menikah" ucap jun jiufeng sambil memperlihatkan mata bangga.
setelah suara jun jiufeng keluar, Yun taiduo dan Xue binglan tiba-tiba terdiam dan segera melihat jun jiufeng.
"yang benar saja bocah bau kemarin kamu baru saja tidur di pelukan kakekmu ini dan sekarang tiba-tiba mau menikah" balas Yun taiduo sambil melihat jun jiufeng dengan mata penuh kejutan.
"aku benar kakek aku tidak berbohong aku pulang karena ingin mengadakan pernikahan tapi yang jadi saksi cuma kakek, kami mesih belum bisa mengadakan pernikahan besar karena memiliki alasan masing-masing dan lihat lah ini jalon istriku gimana kakek dia cantik bukan eheh" Kata jun jiufeng dengan serius sambil melihat ke arah Xue binglan dan trus terkekeh.
"hem baiklah bocah kakek akan menjadi saksi mu dan untuk calon istrimu cantik juga bocah bau" balasYun taiduo sambil melihat jun jiufeng dan ada sedikit *******.
"ehem cucu menantu aku tidak tau siapa namamu" ucapYun taiduo sambil melihat ke arah Xue binglan.
"senior nama saya Xue binglan" balas Xue binglan sambil Menelangkup kan tangan nya ke arah Yun taiduo.
"panggil kakek aja" kataYun taiduo.
"baik kakek" balas Xue binglan.
"yaudah ayo kita masuk ke rumah" tiba-tiba suara jun jiufeng memecahkan pembicaraan mereka berdua.
"ayo-ayo" Yun taiduo memimpin jalan di depan dan masuk rumah.
di dalam rumah jun jiufeng dan Xue binglan segera mempersiapkan diri mereka karena akan mengadakan pernikahan, 2 jam telah berlalu dan semua persiapan sudah siap dan Jun jiufeng da Xue binglan sudah siap.
segera terlihat dua orang yang menggunakan pakai warna merah yang keluar dari kamar tersebut, penampilan mereka berdua bisa membuat iri seluruh dunia, dimana yang pria memiliki penampilan yang sangat tampan dan sang wanita sangat cantik ya... mereka itu adalah jun jiufeng dan Xue binglan.
Jun jiufeng yang keluar dari ruang dengan pakaian warna merah yaitu pakaian pengantin, dia terlihat sangat mempesona yaitu terlihat dari wajahnya dan juga matanya yang sangat indah yang berwarna merah+hitam kristal dan rambut seperti tinta.
Xue binglan juga sangat cantik dengan gaung pengantin dan kerudung di kepalanya tapi masih terlihat matanya yang berwarna biru+hitam yang sangat indah.
__ADS_1
(disini yang admin maksud seperti merah+hitam itu kek yang di tengah-tengah bola mata manusia itu bukan seperti yang tengahnya merah dan lainnya hitam bukan gitu yah).
mereka berdua langsung lanjut duduk di sebuah kursi di sana dan di belakang kursi tersebut ada Yun taiduo
"baiklah mari kita mulai acaranya" ucap Yun taiduo sambil melihat ke arah jun jiufeng dan Xue binglan.
"baik kakek" balas serempak jun jiufeng dan Xue binglan.
dan acara pun dimulai dengan berbagai macam mantra di baca dan berbagai macam nasehat yang si beritahu olehYun taiduo kepada sang pengantin dan tibalah dimana mereka mengucapkan sumpah setia.
"aku Jun jiufeng bersumpah akan setia kepada istriku dan hanya akan mencintai dia di dalam kehidupan ku ini jikalau aku melanggar sumpah ku aku akan membiarkan langit menyambar ku dengan petir sumpah surgawi" ucap jun jiufeng dengan mata serius sambil menatap Xue binglan.
setelah suara jun jiufeng itu keluar langit mulai menjadi hitam tadi tak lama langit mulai tenang kembali.
"ini" Xue binglan yang mendengar suara jun jiufeng membuat matanya mengeluarkan air mata bahagia sudah lama dia tidak bahagia.
"heh kenapa kamu menangis" ucap jun jiufeng yang melihat Xue binglan menangis dan segera dia mengusap air mata Xue binglan.
"tidak apa-apa aku bahagia" balasannya dengan senyuman yang indah.
"ehem-ehem ini lanjut apa tidak" segera suaraYun taiduo memecahkan suasana itu.
mereka berdua yang mendengar suara Yun taiduo segera memerah da kembali ke posisi semua.
"cucu menantu giliran kamu untuk mengatakan sumpah setia" ucap Yun taiduo sambil melihat Xue binglan.
"aku Xue binglan bersumpah akan setia kepada suamiku da akan mencintai dia di dalam kehidupan ku ini bahkan jika aku mati dan akan tetap mencintai dia di kehidupan ku selanjutnya
jikalau aku melanggar sumpah ku aku akan siap menerima murka dunia" ucap Xue binglan sambil menatap jun jiufeng dengan kata yang mempesona dan indah.
jun jiufeng yang mendengar nya merasakan kehangatan yang belum pernah dia rasakan selama ini dan tersenyum ke arah Xue binglan sembari berkata "trimakasih istriku"
"tidak seharusnya aku yang berterimakasih suami" balasnya sambil menggelengkan kepala.
"baiklah dikarenakan kalian sudah mengucapkan sumpah setia kalian bisa di katanya suami istri yang sah sekarang" ucap Yun taiduo.
"terimakasih kakek" balas mereka berdua serempak.
"Baiklah ini sudah menjadi tugas para orang tua jadi jangan berterimakasih, ok kalian saling berbagi hadiah atau berbincang dulu kakek akan mengambil hadiah untuk kalian dulu" ucapnya dan segera pergi dari ruangan tersebut.
setelah Yun taiduo pergi, Xue binglan tiba-tiba membuka kerudung nya dan langsung melompat ke pelukan jun jiufeng.
jun jiufeng reflek dan memeluk Xue binglan dan berkata " kamu membuat ku terkejut "
"ehehe suami aku meminta hadiah" ucap Xue binglan sambil melihat wajah jun jiufeng.
"hadiah apa katakan saja aku akan memeberikanmu istriku" balas jun jiufeng dengan bangga dikarenakan dia mempunyai system yang memiliki semuannya.
__ADS_1
"aku menginginkan ini... " kata Xue binglan tapi suaranya berhenti dan langsung mencium jun jiufeng.
ada adegan adu mulut di sini walaupun sangat singkat yaitu 10 setik, tapi Jun jiufeng yang melihat ekspresi Xue binglan yang sangat menggoda dia ingin langsung menerjang tapi dia langsung menahan nafsunya.
"baiklah aku sudah mengambil hadiahnya hehe" ucap Xue binglan sambil terkekeh di pelukan jun jiufeng.
jun jiufeng yang melihat ini mau tidak mau menggelengkan kepalanya, dan segera jun jiufeng mengambil sesuatu dari ruang system yaitu sebuah cincin yang sangat indah dimana ada dua hewan mitos yang paling melegenda yang melingkari cincin tersebut yaitu Naga Taixu dan Burung Phoenix.
"ini aku akan memasangkan sebuah cincin di jarimu dimana ini menandakan status kita yang sudah menjadi suami istri" ucap jun jiufeng dan trus mengambil tangan kiri Xue binglan.
"baiklah suamiku" ucap Xue dan sembari melihat tangannya yang sebening kristal di pegang jun jiufeng.
jun jiufeng segera memasukkan cincin tersebut dan terlihat sangat indah dan begitupula sebaliknya Xue binglan memasang cincin yang sama ke tangan jun jiufeng dan terlihat sangat indah.
tiba-tiba kemesraan mereka terhenti dikarenakan
terdengar sauara langkah kaki dari luar yaitu sudah pasti Yun taiduo.
"nah Yun'er kakek sudah menemukan Barang pemberian ayahmu satu-satunya yang dia tinggalkan bersamamu dulu pas kamu masih bayi" ucap kelak tersebut ketika dia baru Masuk ruangan tersebut dan melihat pengantin yang sedang berbincang dan menjaga jarak.
[Flashback]
sebenarnya tadi setelah mendengar suara langkah Kaki Yun taiduo jun jiufeng dan Xue binglan terlihat sangat gugup dan segera menjaga jarak seperti semula.
[Lanjut]
"oh apa itu kakek" balas jun jiufeng sambil sedikit penasaran dengan apa yang di tinggalkan ayahnya yang dikatakan sangat hebat tersebut.
" ini " segera Yun taiduo memberikan jun jiufeng sebuah kalung yang terlihat sangat kuno tapi mengandung Aura misterius yang sangat kental.
"baiklah kakek kembali dulu dan jangan lupa untuk membuat kan kakek cucu baru ahahah" ucap Yun taiduo sambil tertawa dan segera meninggal kediaman jun jiufeng.
(ini tempat mereka melakukan pernikahan itu di kediaman jun jiufeng waktu kecil ya bukan di istana tuan muda sekte Kunlun).
jun jiufeng tanpa sadar mengatakan "baik" dikarenakan dia msih pokus pada kalung yang di pegangnya ini.
Xue binglan yang mendengar suara jun jiufeng segera memerah dan mencubit jun jiufeng, jun jiufeng yang di cubit segera sadar dan menyimpan kalung tersebut di ruang menyimpan system.
dan waktu pun terus berlalu hingga tiba di malam hari.... (hehehheh ayo apa yang kalian tunggu).
> pembaca yang bertanya author kata system absolut tapi knp system tidak terlalu menonjol?
author> gini ya si MC nya untuk di dunia xingji ini udah bisa di bilang sebagai dewa dan tidak terlalu mengandalkan system jadi author tidak terlalu menonjolkan system absolut.
tapi tenang aja seiring berjalannya waktu nanti di alam-alam atas system akan menjadi hal yang cukup penting dalam pertumbuhan karakter utama walaupun dia memang sangat jenius tapi system akan membantu dia untuk menjadi semakin jenius dan tak terkalahkan.
dan misalnya kalo author gak nge skip waktu pertumbuhan MC di dimensi iblis mungkin yang paling menonjol adalah system.
__ADS_1