
[Error]
Melihat jun jiufeng melesat ke arahnya, jendral Iblis itupun sangat marah dan langsung mengarahkan tombaknya ke Jun jiufeng.
"Huh semut" Gumam Jun jiufeng yang trus melesat ke jendral Iblis.
Tepat ketika benturan pedang zhuxian jian dan tombak jendral Iblis bisa di lihat tombak itu terbelah bahkan di ikuti oleh sang Jendral juga ikut terbelah menjadi dua.
Semua orang dari ras Iblis yang melihat ini menjadi sangat ketakutan, jendral mereka yang sudah berada di puncak alam dewa leluhur di bunuh dengan mudah.
"Dia adalah monster! Dia monster ayo larii.. . " Teriak seorang Iblis sembari menunjuk ke arah jun jiufeng dan trus berlari.
"Lari ada monster"
"Cepat beritahu raja dan Pangeran" Teriak salah satu Iblis.
"Lari ada monster"
"Jangan harap bisa hidup kalian semua akan mati" Kata jun jiufeng.
Segera semua Iblis yang mendengar itu menjadi ngeri dan mereka lebih cepat memobilisasi kecepatan mereka ke tahap maksimal.
Jun jiufeng melesat dan langsung menebas ke arah jutaan Iblis tersebut dengan kecepatan yang tidak terlihat oleh mata.
"Arkhh tolong lepaskan saya"
"Ampun tuan ampun"
"Arkhhh"
"Tidak"
Tersebut teriakan yang menyakitkan keluar dari mulut para Iblis tersebut.
Jun jiufeng dengan ganas membunuh mereka semua seperti menginjak semut.
__**____**__
Di sebuah istana di alam Iblis ini terdapat beberapa tokoh yang duduk di sana dan seorang pemuda yang duduk di kursi merah darah.
"Lapor" Terdengar teriakan yang sangat besar dari gerbang.
"Sialan apakah kamu buta, tidak melihat ada pangeran dan raja rong yang di sini berlutut" Teriak seseorang yang duduk di meja sana.
"Hamba tidak berani jendral ini keadaan gawat seseorang Masuk lewat portal dan sudah membunuh jutaan pasukan kita bahkan jendral rong bo mati" Ucap prajurit tersebut.
"Apa coba kamu katakan sekali lagi aku akan mencincang mu" Balas jendral tersebut dengan mata merah mendengar saudaranya mati.
"Hamba tidak berani tuan ini memang benar dan pasukan kita di pukul mundur oleh orang ini" Balas prajurit Iblis tersebut dengan ketakutan.
__ADS_1
"Kamu" Jendral marah dan ingin membunuh prajurit tersebut akan tetap segera suara menghentikannya.
"Rong bo memang sudah mati kamu mundur dulu sepertinya musuh ini cukup kuat sebab itu dia berani memasuki pangkalan Iblis kita" Kata seorang pemuda yang duduk di kursi merah tersebut.
"Benar kata pangeran " Saut lelaki tua di dekatnya.
"Jadi apa yang kita lakukan pangeran" Tanya sang Jendral.
"Kita akan mengepungnya dengan membawa semua pasukan, walaupun dia sangat kuat mustahil untuk melawan raja rong dan semua orang di sini bahkan jika dia adalah dewa surgawi puncak itu sangat mustahil" Ucap pangeran tersebut.
"Baiklah aku akan menyiapkan semuanya pangeran jendral ini mohon undur diri" Ucap sang Jendral sembari melangkah keluar dari ruangan Istana itu.
"Semut yang sedikit besar berani membunuh adikku makan kamu akan mati di tangan ku" Ucapnya.
Sedangkan di dalam ruangan tersebut sang pangeran masih bertanya-tanya kepada prajurit tersebut dan segera menyimpulkan bahwa orang ini adalah seseorang dari sekte Kunlun itu mungkin saja dikarenakan hanya sekte Kunlun yang begitu berani.
"Apak benar ini sekte Kunlun paman rong" Tanya sang pangeran.
"Itu mungkin saja pangeran dikarenakan hanya sekte Kunlun yang memiliki ambisi untuk memusnahkan akar-akar Iblis kita di masa lalu" Balas raja rong.
"Baiklah mari kita tunjukkan kepadaku mereka bahwa mereka salah besar dan untuk selanjutnya kirim surat kepada alam Iblis besar dan beri tahu ayahku" Ucap pangeran dan memberikan perintah kepada seseorang di sana.
"Baik pangeran hamba akan langsung menuju alam Iblis besar" Balas orang tersebut.
__&___
"Sepertinya para Iblis di daerah ini sudah musnah makan ayo kita lanjut dan membunuh yang lainnya lagi" Kata Jun jiufeng dan segera melesat mencari Iblis yang kemungkinan lolos tadi dikarenakan dia sedang melawan jutaan Iblis jadi mungkin saja ada yang lolos.
Segera tak lama setelah terbang jun jiufeng melihat seorang Iblis yang sedang lari, tanpa pikir panjang jun jiufeng langsung membunuh Iblis tersebut.
Segera terlihat pasukan Iblis yang sangat besar dari depan.
"Sungguh banyak sekali biarkan aku mencoba sebuah teknik yang cukup kuat" Ucap jun jiufeng dan terbang ke depan.
"Pangeran itu orang nya" Kata seorang prajurit sambil menunjuk ke arah kedatangan jun jiufeng.
"Oh dia terlihat sangat mudah tetapi ada yang aneh sepertinya dia akan langsung menyerang ke sini" Balas pangeran tersebut dengan mata sipit setelah melihat jun jiufeng.
"Segera hentikan dia" Ucap pangeran tersebut.
"Biarkan aku yang maju pangeran" Kata sang Jendral dan langsung melesat ke arah datanya jun jiufeng.
Jun jiufeng yang melihat ada seseorang Iblis yang datang ke arahnya segera terkekeh.
"Hehe semut ingin mati"
Segera jun jiufeng mengayunkan pedang zhuxian jian ke arah depan.
Jendral yang tidak jauh dari jun jiufeng melihat bahwa jun jiufeng mengayunkan sebuah pedang dan langsung mengeluarkan energi yang langsung menerjang ke arahnya.
__ADS_1
"Huh Serangan biasa benar-benar sampah kamu akan aku bunuh hari ini, balas kematian adikku" Teriak jendral tersebut dan menerjang ke arah energi pedang tersebut.
Tetapi sebelum dia bersentuhan dengan energi pedang tersebut dia langsung meledak menjadi kabut darah.
"Bom"
"Ini apa yang terjadi kemana sang Jendral" Tanya seorang Iblis.
"Jangan bilang sang Jendral mati dengan ayunan pedang biasa" Kta seorang Iblis dengan menutup mulutnya tidak percaya.
"Raja rong ini apakah kamu tahu" Tanya sang pangeran tekejut.
"Pangeran anda harus pergi dari sini sepertinya orang ini sangat kuat aku tidak berpikir bahwa aku akan menang" Balas raja rong.
"Tidak Raja rong" Pangeran tidak Terima dia meninggalkan raja rong yang sudah membantunya mencapai posisi yang cukup tinggi di istana sekarang mati.
"Pangeran anda harus cepat" Teriak taja rong.
Semua Iblis yg mendengar teriakan raja rong segera ketakutan.
Tapi di saat berikutnya terdengar sebuah suara.
"Tenang saja kalian semua akan mati jadi jangan lari-lari" Kata jun jiufeng yang berdiri tegak di atas pasukan Iblis tersebut.
"Saya tidak tau siapa yang mulia ini tetapi jika anda berani membunuh pangeran Iblis makan anda akan mati di tangan kaisar Iblis" Kata raja rong dengan suara dingin dan mata dingin menatap jun jiufeng.
"Oh biarkan dia datang ke sini jangan raja Iblis bahkan para dewa pun aku tidak takut" Balas Jun jiufeng dengan acuh tak acuh segera membunuh raja rong dengan pedang zhuxian jian yang memenggal kepalanya.
Semua Iblis tercengang bahkan pangeran Iblis yang tidak jauh dari raja rong segera ketakutan melihat orang yang ada di langit tersebut.
"Kamu! Apa yang akan kamu lakukan, aku adalah anak kaisar Iblis jika kamu membunuhku kaisar Iblis akan membunuh kamu serta keluargamu semuanya" Kata pangeran tersebut yang tadinya tenang berubah menjadi ketakutan.
"Dan jika kamu berlutut Memujaku sebagai tuan mungkin aku akan memaafkanmu dan memberikan kamu apa yang kamu inginkan" Tambah pengerang Iblis tersebut dengan Kaki gemetar.
"Lihat kaisar ini akan membunuhmu" Kata jun jiufeng dan langsung menghilang dari tempatnya dan detik berikutnya dia sudah berada di depan pangeran dan memotong kedua kalinya.
"Arkhh tidak jangan bunuh aku kumohon" Teriak pangeran Iblis dengan mata berlinang air mata.
"Kumohon tuan jangan bunuh aku" Teriaknya lagi.
Jun jiufeng mengabaikan hal tersebut dan memotong tangan pangeran Iblis tersebut satu-persatu.
"Arkhhh" Teriak pangeran Iblis.
Para Iblis yang melihat pangeran mereka yang di mutilasi dan darah memenuhi mulutnya mau tidak mau ngeri dan melarikan diri ke segala arah.
"Sudah cukup" Gumam jun jiufeng dan langsung memotong kepala pangeran Iblis tersebut dan langsung baik ke atas langit lagi.
Jun jiufeng yang melihat semua Iblis yang melarikan diri segera tersenyum.
__ADS_1