
[Sekte Kunlun]
malam hari di kediaman jun jiufeng terlihat ada dua orang yang berada di dalam kamar 1 wanita dan 1 pria.
"suamiku bagaimana pakaian ku ini apakah bagus" Xue binglan bertanya ke jun jiufeng yang duduk di atas tempat tidur.
"hem sangat cantik bahkan gunung kembarnya di depannya sangat mempesona" balas jun jiufeng dengan tanpa sadar dan ada setetes noda darah di hidungnya.
[Author]
("ehem... kalian tau ukuran gunung kembar cailin di donghua BTTH yah... seperti itulah ukuran Xue binglan, tapi Xue binglan tidak menggunakan pakaian karena itulah tidak terlalu menonjol hehehhe" tawa admin.)
[Lanjut]
" ah suamiku hidungmu berdarah sini aku bersihin" Xue binglan segera membersihkan Darah yang ada di sudut hidung jun jiufeng.
"baiklah sudah bersih mari tidur" ucap Xue binglan sambil naik ke kamar tidur dan memeluk jun jiufeng.
"hem... baiklah" balas jun jiufeng dan segera memeluk balik Xue binglan dan tertidur.
di malam hari yang sangat gelap ada hembusan angin....
di dalam kamar bisa terlihat bahwa Xue binglan dan jun jiufeng sudah tidur tapi tiba-tiba jun jiufeng bangun dan menyelimuti Xue binglan, Jun jiufeng tidak lanjut tidur tapi malah keluar rumah dan duduk di halaman rumahnya sambil melihat bulan yang sangat indah.
"system deteksi kalung ini" terdengar suara jun jiufeng di benaknya.
[Ding! mulai mendeteksi]
> Artefak\= Kalung Pahuai kuno
> Level\= abadi
> Pembuat\= ..........?
"system knp nama pembuatnya tidak ada" tanya jun jiufeng.
__ADS_1
[Ding! tuan eksistensi sang pembuatan terlalu luar biasa, jadi ini adalah karakter spesial dan kalo tuan ingin tau tuan bisa mencarinya sendiri]
"hem... baiklah system" lanjut jun jiufeng
di luar ruangan yang dingin, jun jiufeng terlalu mengotak atik kalung itu dan setelah itu dia melihat sebuah tulisan kecil dengan huruf bahasa China kuno, tulisan itu berkata Jun
"Jun" jun jiufeng bingung dan segera bertanya kepada system "system seperti nama yang tertulis di kalung ini sama seperti yang ada di status ku itu yaitu Jun jiufeng".
[Ding! iya tuan ini memang sama dengan marga tuan]
" system bukannya aku keturunan keluarga Yun knp Marga ku bisa Jun " balas jun jiufeng
[Ding! system menaruh nama tuan yang pertama kali di kasih sama orang tua tuan jadi bisa jadi itu marga Ibu nya tuan]
"oh... bisa gitu... berarti kalo gitu namaku jun jiufeng " gumamnya.
tapi jun jiufeng segera merasakan ada sesuatu yang salah dengan kalung ini, dia merasakan ada ruang yang tersimpan di dalam kalung ini dan segera memasukkan presepsi energinya tapi tiba-tiba dia tersedot ke dalamnya.
"aduh.... dimana ini" ucap jun jiufeng yang terjatuh dari langit dan melihat sekeliling nya dipenuhi dengan tempat seperti medan perang yang sangat besar tetapi dia melihat bahwa tidak ada manusia satupun di sana, cuma ada patung manusia yang kelihatannya lagi berperang tapi mereka tidak bergerak.
jun jiufeng ingin terbang tapi tiba-tiba dia kaget dikarenakan dia tidak bisa terbang bahkan auranya menghilang.
"system kenapa Aura menghilang bahkan aku tidak merasakan basis kultivasi ku" tanya jun jiufeng dengan sedikit enggan.
[Ding! tuan di ruang ini terdapat penghalang kultivasi jadi tuan masih di..... tut tut tut]
[Ding! Terdeteksi kehadiran Megatron]
[Ding! bahaya... ]
[Ding! bahaya]
[Ding! tuan system dalam bahaya jadi system akan di matikan dulu untuk... tut tut]
"system system kamu kenapa" jun jiufeng panik dan segera meneriaki system, dia tau bahwa system itu sangat kuat, jadi eksistensi yang bisa membuat system harus bersembunyi pastilah seorang Megatron.
__ADS_1
jun jiufeng selalu merasakan selalu di awasi dan dia trus melihat ke sekeliling tapi tetap tidak ada suara bahkan angin pun tidak bersuara.
di langit atas jun jiufeng terlihat dua mata yang sangat besar, siapapun bisa merasakan bahwa jika mereka bertatapan dengan mata tersebut mereka pasti akan mati.
setelah kemunculan mata tersebut di sini jun jiufeng pingsan dan segera di kirim ke tempat nya semula yaitu di luar kediamannya.
keesokan harinya Jun jiufeng bangun dan terlihat bahwa seorang wanita cantik sedang memeluknya.
"apakah semalam itu hanya mimpi" gumam jun jiufeng tapi dia dengan jelas merasakan apa yang terjadi.
"nah kamu semalam kenapa pingsan di luar jadi aku Menggendong mu masuk semalam" ucap Xue binglan yang membuat jun jiufeng sadar dari lamunannya.
" istriku apakah kamu menemukan kalung di sana? " tanya Jun jiufeng dan mengabaikan ucapan Xue binglan.
"iya itu aku harus di atas sana" balas Xue binglan.
Jun jiufeng segera mengambil kalung itu dan menyimpan nya di dalam cincin penyimpanannya dikarenakan system tidak aktif jadi dia tidak bisa menyimpan di dalam system.
"aku bilang knp kamu pingsan semalam di luar sayang" Tanya Xue binglan dengan melotot ke arah jun jiufeng
"heheh ini dikarenakan kalo tadi sayang " balas Jun jiufeng dengan sedikit terkekeh.
" baiklah mari kita ke benua tengah " ucap Xue binglan dengan serius memandang jun jiufeng.
"baiklah ayo istriku jangan marah" balas jun jiufeng sambil tersenyum ke arah Xue binglan.
"aku akan meninggalkan pesan untuk kakek ok baru kita berangkat" kata jun jiufeng sambil membuat pesan singkat dengan indra spiritual nya, dan apabila kakek jun jiufeng datang dia langsung bisa mengetahui apa pesan tersebut.
stelah itu mereka berdua siap untuk berangkat
dimana seperti biasa jun jiufeng menggunakan pakai dalam hitam dan luar putih seperti sang abadi, dan Xue binglan menggunakan gaun biru Kristal dengan kerudung di tambah cadar.
"nah ini lebih bagus untuk mu istriku, dikarenakan wanita cantik bisa membuat banyak masalah" ucap jun jiufeng.
segera jun jiufeng memeluk pinggang Xue binglan dan langsung membelah celah spasial dan langsung masuk.... .
__ADS_1
[ chapter selanjutnya udh pada siap belum untuk mulai melihat cerita pertualangan mereka]