
(Ekspetasi)
Jika keliling kota dengan cewek itu disebut kencan apalagi kalo ceweknya cantik itu impian seluruh pria, bergandengan tangan dengan senyuman, makan ditoko dengan minuman satu gelas dan dua sedotan, menonton film romantis dan lain lain
(Realita)
Keliling kota dengan cewek cantik tapi cewek itu menjaga jarak 5 meter, saat ditoko cewek itu malah makan sampai 5 piring dan saat menonton malah menonton duel para petualang.
Itulah yang dialami kagura sekarang saat keliling kota dengan levi .
Setelah selesai berkeliling kota, levi mampir ke guild petualang untuk melaporkan misinya yang kemarin berhasil.
(Note: kemarin levi pulang larut malam karena menyelasaikan permintaan guild).
Levi sampai didepan pintu guild dan membuka pintunya, levi masuk diikuti kagura di belakangnya. Kagura menaikan alisnya karena diguild itu isinya orang dengan badan kekar dan telanjang dada yang sedang mabuk, secara reflek kagura memegang baju belakang levi.
"Ada apa, kau takut?" tanya levi yang dipegang bajunya oleh kagura.
"Tidak juga" jawab kagura.
"Aku hanya tidak ingin bertemu dengan seorang gay" gumam kagura.
"Kamu bilang apa?" tanya levi yang seakan mendengar kagura berbicara.
"Tidak, bukan apa apa" jawab kagura.
Mereka berjalan dan sampai ditempat resepsionis,
"Rem, aku ingin melapor tentang permintaan yang kemarin" ucap levi kepada resepsionis(bernama Rem).
"Baiklah levi, silahkan kebelakang untuk melapor" ucap Rem(resepsionis).
"Baiklah" ucap levi.
"Kamu tunggu sini jangan kemana mana" ucap levi kepada kagura.
"Baiklah" jawab kagura.
Resepsionis yang melihat itu tertawa tipis seperti senyum dengan suara.
Levi pun kebelakang.
"Apa kamu pacarnya levi?" tanya rem kepada kagura.
"Apa aku terlihat seperti pacarnya?" kagura balik tanya .
"Terlihat bukan" jawab resepsionis.
"Kalao begitu bukan" ucap kagura.
"Oh seperti itu" ucap rem sambil mengangguk angguk.
__ADS_1
"Siapa namamu?" Tanya rem kepada kagura.
"Panggil aku kagura" jawab kagura.
"Baiklah kagura, dan juga panggil aku kak rem" ucap rem, dan rem menaikan alisnya.
"Kagura, maksudmu kagura orang yang telah membunuh monster peringkat S itu, kamu?" tanya rem kepada kagura dengan suara yang keras, sampai guild master yang ada dibelakang mendengarnya.
"Apa kamu orang yang dibicarakan staz?" tanya pria yang usianya kira kira 50an tahun.
"Kamu kenal paman stas pak tua" jawab kagura, semua orang yang disana terkejut dengan cara bicara kagura.
"Haaaaah" (suara orang terkejut)
"Pak tua? Jangan panggil aku pak tua, panggil aku joseph, aku guild master disini" ucap pak tua itu yang ternyata guild master disana.
"Anda guild master? Maaf tadi saya tidak sopan bicara" ucap kagura dengan nada yang sopan.
"Tidak apa apa, kudengar kamu mengalahkan monster tingkat S dengan sekali pukulan" ucap joseph
"Tidak tidak, kurasa itu hanya rumor yang dibesar besarkan" ucap kagura.
"Jika dia tahu aku mengalahkan minster itu dengan sekali pukulan dia pasti akan meminta hal hal yang merepotkan" ucap kagura dalam hati.
"Itu rumor atau bukan bagaimana kalo kita membuktikannya" ucap joseph.
"Membuktikannya? Caranya?" tanya kagura.
"Berduel" ucap joseps sambil mengepalkan tangannya dan mengulurkannya ke kagura tanda mengajak berduel.
"Pertandingan antara guild master melawan orang yang mengalahkan monster tingkat S dengan sekali pukulan dimulai"
"Yaaaaaaaaa" teriakan dari penonton pertandingan.
"Kenapa jadi seperti ini?" tanya kagura dalam hatinya.
"Bersiaplah nak kagura" ucap joseph mengacungkan pedang kekagura.
"Paman boleh tidak aku langsung menyerah?" tanya kagura.
"Boleh, tapi jika kamu berhasil menang dari ku kamu akan diberi hadiah banyak u… " ucapan joseph terpotong
"Aku siap bertarung" ucao kagura dengan semangat karena akan diberi hadiah dan memotong ucapan joseph.
"Stop!!!!!!" teriak seseorang penonton.
"Manusia babi, kenapa tiba tiba kamu berduel"
"Levi, kamu sudah selesai dengan urusanmu?"
"Bukan itu yang penting sekarang kenapa kamu mau berduel dengan guild master, kamu ingin cacat selamanya apa?"
__ADS_1
"Ada apa ini, kamu khawatir?
"Tidak juga, jika kamu sampai terluka aku akan dimarahi oleh papaku"
"Kalo tentang papamu tidak usah khawatir, dia sudah setuju kok"
"Kenapa kamu bisa yakin, babi?"
"Lihat disana" (kagura menunjuk kearah salah satu penonton).
"Ayo, aku bertaruh 1.000.000 koin kecil untuk kagura" ucap staz.
"Aku bertaruh 100 koin kecil untuk guild master" ucap penonton 1
"Aku juga bertaruh untuk guild master, 2.000 koin kecil" ucap penonton 2.
Levi yang melihat itu terkejut dan mematung dalam hatinya dia berkata "dia menyutujuinya ya".
"Pokoknya menyerah sajalah, kamu tidak akan mempu mengalahkan guild master" ucap levi yang selesai mematung.
"Jika aku menyerah, ayahmu akan rugi 1.000.000 koin lho" ucap kagura.
"Pokoknya menyerah saja" ucap levi yang ngotot memaksa kagura.
"Kenapa kamu sangat memaksa, jangan jangan… " ucap kagura.
"Jangan jangan apa?" tanya levi.
"Kamu khawatirin aku ya?" ucap kagura dengan nada bercanda.
"Terserahlah" ucap levi kesal dan langsung keluar dari arena.
"Baiklah sekarang pertandingan antara kagura dan guild master, dimulai" ucap wasit.
Mereka berdua pun langsung melaju dengan kecepatan super cepat, dan langsung berhadapan,
(Note: jarak antara joseph(guild master) dan kagura sekitar 5 meter setelah melaju dengan cepat)
Joseph mengayunkan pedangnya dan kagura siap memukul saat mereka hampir saling menyerang…
"Deng", "Deng", "Deng". (Suara lonceng).
Kagura menghentikan pukulannya dan joseph menghentikan serangannya.
"Guild master" ucap salah seorang resepsionis.
"Ada apa?" tanya joseph.
"Ada sekitar 10 dragon yang menyerang digerbang utama" ucap resepsionis tersebut.
"Dragon???"
__ADS_1
...(Semangat Baca serta dimohon saran dan kritiknya yang membangun)...
...👉(Happy Reading)👈...