
"Tapi pertama-tama aku adalah iblis yang menggunakan sihir atribut api dan sihir andalanku adalah " ucap Vanesha.
"Kenapa kamu mengatakan itu, bukannya kamu akan dirugikan jika mengatakan skil milikmu ke lawan?" tanya kagura.
"Tidak masalah, karena ini pertarungan yang adil" jawab Vanesha.
"Kalo begitu, jangan menggunakan sihir dengan level rendah itu tidak akan mempan denganku karena aku memiliki skil Anti Magic" ucap kagura.
"Mengatakan hal itu, apa tidak masalah?" tanya Vanesha.
"Tidak masalah, karena ini pertarungan yang adilkan" jawab kagura.
Situasi menjadi serius saat mereka berdua tidak berbicara, angin yang kencang menyelimuti suasan itu, dan pada berjatuhan, saat salah satu daun terjatuh, mereka berdua seakan menghilang dan tiba tiba saling adu pukul di tempat yang berbeda, jika menggunakan mata orang biasa, hanya akan terlihat kilatan antara warna merah pekat dan biru cerah, merah aura vanesha dan biru aura kagura, setelah beberapa kali adu jotos vanesha mulai ambil jarak dan mwngeluarkan salah satu sihirnya, tapi sesuai yang dikatakan kagura tadi, sihir vanesha yang mengenai kagura langsung menghilang/lenyap, karena memiliki kesempatan kagura mulai mendekati vanesha dan menyerang menggunakan pukulan biasa, vanesha mencoba jaga jarak tapi kagura mencoba mendekatkan jarak.
Mereka berdua memiliki gaya bertarung yang berbeda satu adalah petarung jarak jauh(biasanya menggunakan sihir atau senjata yang bisa menyerang dari jarak jauh) dan yang satu petarung jarak dekat(biasanya adalah ahli seni beladiri (hand to hand) dan ahli berpedang).
Karena itu lah pertarungan akan dimenangkan oleh siapapun yang memiliki kontrol dalam pertarungan ini.
Terlihat kagura lebih unggul dan vanesha mulai kowalahan karena kagura selalu mendekatinya dan setiap ia jaga jarak kagura dengan cepat mendekatinya kembali.
(Note: Kagura menggunakan skil "OverAccel", bagi yang lupa silahkan cek di bagian sembilan).
Saat kagura merasa diatas angin, vanesha menjulurkan tangannya kearah kagura dan diujung tangannya muncul bulatan hitam dan meledak sampai membuat kagura terpental.
"Apa itu tadi? Kenapa aku bisa terpental padahal aku mempunyai skil AntiMagic?" tanya kagura.
"Itu bukan sihir, tapu kekuatan spiritual dari Embryoku" jawab vanesha.
"Embryo? Jadi Embryo bisa digunakan seperti itu ya" ucap kagura.
"System apa kamu juga bisa seperti itu?"
...(Tidak, System tidak bisa menyerang musuh secara fisik)...
"Jadi maksudmu kamu bisa menyerang musuh secara mental"
...(Iya)...
Vanesha menghampiri kagura dengan bola hitam yang sangat banyak yang berada disekitarnya,
"Menyerah saja, kagura" ucap vanesha.
"Heh, aku yang akan menang" ucap kagura.
"Kalo begitu aku harus menyiksamu dulu ya" ucap vanesha dan bola hitam yang ada disekitarnya mendekati kagura dengan cepat.
"Tolong ya System" ucap kagura sambil menutup matanya.
"Duarrr". "Duarrr". "Duarrr"
Suara bola hitam itu meledak-ledak, sampai mengakibatkan area sekitarnya sangat hancur.
"Apa ini akhirnya?" tanya vanesha pada dirinya sendiri.
"Kamu benar ini akhirnya" ucap kagura yang tiba tiba ada di belakang vanesha, dan memegang kepalanya.
Secara reflek vanesha menjauh dari kagura,
"Kenapa kamu tidak terluka sedikitpun?" tanya vanesha bingung karena menurutnya serangannye mengenai kagura tapi kagura malah terlihat tidak terluka sedikitpun.
"Itu salah satu skil Embryoku" jawab kagura.
"Nama skilnya Hacker" ucap kagura.
"Hacker?" tanya vanesha karena menurutnya itu kata kata yang asing.
"Susah untuk menjelaskannya padamu, intinya skil ini mampu melihat atau mengubah pikiran orang, skil ini seperti skil hinoptis sih" ucap kagura.
__ADS_1
"Hipnotis yaa" ucap vanesha dengan mengeluarkan bola hitam yang lebih besar dari sebelumnya, di tangan kanannya, tapi seketika bola hitam itu menghilang.
"Kenapa?" tanya vanesha karena tiba tiba bola hitamnya menghilang, kagura hanya tersenyum tipis melihat vanesha tidak bisa menggunakan kekuatan Embryonya.
"Kamu yang melakukannya?" tanya vanesha.
"Kenapa aku? Aku dari tadi tidak bergerak kan? Kenapa bisa aku dicurigai" tanya balik kagura.
"Kamu… " ucap vanesha.
"Hahh, baiklah aku kalah" ucap vanesha.
"Hah? Kenapa mudah sekali menyerah?" tanya kagura.
"Mau bagaimana lagi bukan, jika kamu bisa mengubah dan melihat pikiranku aku tetap akan kalah" jawab vanesha.
"Kalau begitu, ini… " ucap kagura sambil mengasih vanesha selembar kertas berisi perjanjian majikan dan pelayan.
Vanesha tidak membaca isinya dan langsung menandatanganinya, setelah itu ditangan kanan kagura muncul lingkaran sihir dan dileher vanesha juga muncul lingkaran sihir.
(Note: jika ada yang masih bingung bagaimana letak lingkaran sihirnya, lingkaran sihirnya sama seperti di anime "Shinmai Maou no Testament").
Setelah muncul lingkaran sihir itu dan lingkaran itu menghilang, kagura menjentikan jari kanannya dan tiba tiba vanesha jadi kucing kecil yang imut berwarna merah,
"Yosh, jika ingin kekota pakailah wujud itu supaya orang orang pada tidak takut" ucap kagura.
"Jangan bercanda kagura, cepat kembalikan aku kewujud yang sebenarnya" ucap vanesha kesal.
"Sekarang disini aku tuannya, jadi kamu harus menurutinya" ucap kagura.
Vanesha hanya teediam, kagura pun kembali kekota tapi dengan jalan santai dan dipundaknya ada seekor kucing berwarna merah tua, beberapa saat berjalan kagura melihat seorang elf loli yang tergeletak pingsan, kagura membawa elf loli itu ketempat yang teduh dan kagura juga duduk disampingnya.
Tidak lama kemudian elf loli itu bangun,
"Dimana ini?" tanya elf loli.
"Siapa ya? Dan dimana ini?" tanya elf loli.
"Aku kagura dan ini dihutan ilusi" jawab kagura.
"Kagura? Oh namaku elvis benhard" ucap elf loli(elvis).
Setelah perkenalan elvis terus memandangi kagura dengan tatapan yang tajam kagura merasakan dirinya dipandangi dan melihat kearah elvis, saat melihat elvis, matanya berubah menjadi emas.
"System apa yang sedang dia lakukan?"
...[Menganalisis]...
...[Ditemukan]...
...[Dia sedang mengecek kepribadian tuan, apakah tuan orang baik/jahat]...
"Ohh"
Setelah beberapa Menit mata elvis kembali kesemula,
"Kagura apakah kamu mau menjadi tuanku?" tanya elvis.
Kagura yang sedang mencoba rasa supnya langsung menyemburkannya, saking terkejutnya dengan yang dikatakan elvis,
"Apa yang tiba tiba kamu bicarakan?" tanya kagura.
"Apa aku kurang jelas? Baiklah aku ulangi, tolong jadilah tuanku" ucap elvis.
"Kamu tidak usah mengulanginya aku dengar kok, yang ingin kutanyakan adalah… kenapa?" ucap kagura sekaligus bertanya.
"Iya, kukira kamu orang baik" jawab elvis.
__ADS_1
"Jadi, kamu tidak keberatan jadi budak siapa saja asal dia orang baik ya?" ucap kagura dalam hati.
"Apa-apaan loli ini? Sysetm cari tahu" ucap dalam hati kagura.
...[Mencari]...
...[Ditemukan]...
...[Dia adalah ras elf murni atau elf yang memiliki darah peri yang berumur 21 tahun, dia memiliki Embryo longinus, bernama "Eye's Emperor"]....
"Tunggu berarti dia loli legal, bukan?" tanya kagura dalam hatinya sambil memandang kearah elvis,
"Ada apa tuan kagura?" tanya elvis yang merasa dipandang oleh kagura.
"Kenapa manggilnya pake tuan? Aku belum jadi tuannya lho" ucap dalam hati kagura.
"Tidak, tidak ada apa apa" ucap kagura kepada elvis.
"Pokoknya aku menolak" ucap kagura dengan tangan membuat tanda silang.
Kemudian mereka makan karena daging yang kagura bakar sudah matang, saat kagura dan elvis makan, Vanesha masih menjadi wujud kucingnya,
"Vanesha apa kamu mau makan" ucap kagura menggunakan telepati.
"Tidak, iblis bisa menahan rasa lapar selama sebulan lamanya, jadi tenang saja" jawab Vanesha dengan telepati juga.
"Oh ya sudah" ucap kagura.
Setelah makan mereka langsung tidur, elvis tidak membujuk kagura kembali karena menurutnya percuma saja.
Saat Elvis dan Vanesha sudah tertidur, kagura berbicara dengan system.
"Baiklah system waktunya mencari tahu, apa itu Embryo longinus?"
...[Mencari]...
...[Ditemukan]...
...[Sama seperti Embryo lainnya Embryo longinus juga pemberian tuhan kepada makhluk asli alam fana, bedanya Embryo longinus memiliki kekuatan yang menyamai para dewa atau bahkan bisa mengalahkannya, ada 13 Embryo longinus]....
"Ohh, baiklah system kita ganti pertanyaan, bagaimana caraku menemui Queen"
...[Mencari]...
...[Ditemukan]...
...[Pergi kedunia Hortensia, didunia itu para dewa biasa datang untuk memberikan kekuatannya kepada para titisannya/Valkrie]....
"Dunia Hortensia, kah"
"Tunggu kamu bilang valkrie, valkrie itu bukannya para pejuang dari mitologi nordik"
...[Bukan]...
...[Valkrie adalah pejuang yang berasal dari alam fana yang dipilih oleh dewa untuk melayaninya dalam peetarungan atau yang lainnya]...
"Itu sedikit berbeda dari cerita diduniaku"
"Jadi para valkrye seperti titisa dari dewa ya"
"Biarlah, tidak usah memikirkan sesuatu yang rumit waktunya tidur"
(Note: Vanesha berubah jadi kucing karena kontrak tuan dan pelayan dengan kagura dan yang bisa membuatnya kembali kewujud aslinya hanya kagura, saat kagura menulis kontrak ia juga menulis bahwa tuannya bisa mengubah pelayannya menjadi kucing, Vanesha tidak tahu karena langsung menandatanganinya dan tidak membacanya).
...(Semangat Baca serta dimohon saran dan kritiknya yang membangun)...
...👉(Happy Reading)👈...
__ADS_1