System Kultivator

System Kultivator
Ayah dan Ibu Mili.


__ADS_3

"Ini sepertinya bukan sekedar pedang berkarat." Ucapnya dan mencoba untuk melihat statistik senjata tersebut. Namun status yang muncul sangat membingungkan dirinya.


[Artefak: ???]


[Tipe: ???]


[Kelas: ???]


[Kemampuan: ???]


'Apa maksudnya ini sistem?'


[Itu menandakan, bahwa Artefak yang Host pegang sekarang belum diaktifkan.]


'Lalu bagaimana cara mengaktifkan pedang ini?'


[Host memerlukan Elemen Gelap untuk mengaktifkannya.]


'Katakan, berapa harganya.'


[Batu elemen.]


[Tipe: Elemen Gelap.]


[Harga: 10.000.000 Poin Shop.]


'Kenapa harganya sangat mahal. Ini bahkan lebih malah daripada pedang yang Aku beli sebelumnya.'


Mili bingung melihat Jiang Wei seperti sedang bicara dengan dirinya sendiri, bahkan Dia terlihat marah. 'Apa yang terjadi padanya?'


[Itu karena, Elemen gelap merupakan salah satu dari 3 elemen yang susah untuk didapatkan.]


'Apakah begitu, bisakah tunjukkan rincian beserta persentase semua elemen yang ada?'


[Elemen \= Kemungkinan mendapatkan.]


[Api: 55%]


[Tanah: 50%]


[Angin: 50%]


[Air: 44%]


[Petir: 20%]


[Gelap: 3%]


[Cahaya: 3%]


[Bintang: 0,01%]


[Ruang dan waktu: 0,01%]


[???]


'3%? Apakah rincian ini benar?'


[100% Benar Host.]


'Apakah Aku bisa membayarnya juga nanti?'


[Host perlu membayar 2 kali lipat dari harga aslinya. Apakah Host ingin menambahkan sesuatu?]


Jiang Wei kemudian terpikir untuk menambah elemen cahaya untuk dibeli.


'Aku akan membeli Batu Elemen cahaya dan gelap. Untuk pembayarannya, aku akan membayarnya nanti 2 kali lipat.'


[Membeli batu elemen cahaya dan elemen gelap. Sistem menambahkan sebuah artefak secara paksa.]


[Jika menolak Host akan mati.]


'Ugh, apa lagi yang Kau tambahkan?'

__ADS_1


[Artefak: element controller.]


[Tipe: Cincin.]


[Kelas: ???]


[Kemampuan: Dapat membuat pengguna untuk mengendalikan seluruh elemen yang saling berlawanan.]


[Harga: 10.000.000.000 Poin]



'Uhhuk .... Uhhuk.'


Mili yang melihat Jiang Wei batuk kemudian mendekatinya. "Apa yang terjadi?" Tanyanya.


"Tidak ada. Ngomong-ngomong, Apakah Kau mengetahui tempat yang tertutup dan kaya akan aura spiritual?"


"Tertutup dan kaya akan aura spiritual? Sepertinya Aku mengetahui tempat itu, Tapi ..."


"Kenapa?"


"Aku harus meminta izin kepada Keluargaku terlebih dahulu."


"Kalau begitu, bisakah kau membantuku? Aku akan memberikan apapun yang Kau mau kecuali tubuhku atau hatiku."


Mendengar apa yang diinginkan Mili dikecualikan Jiang Wei, Hal itu membuat wajah Mili cemberut.


"Hmmp, Baiklah. Aku akan membantumu, tapi Aku memiliki syarat."


"Apa itu?"


"Aku ingin sebuah artefak kelas Diamond." Ucapnya. Tidak ada seorang yang bisa memiliki artefak kelas Diamond apa lagi kelas legends.


Dia berpikir Jiang Wei akan menolak permintaannya itu. jadi mungkin saja Dia akan menawarkan tubuhnya sebagai imbalannya. Namun, Ucapan Jiang Wei membuatnya terdiam.


"Aku menerima syaratnya, tetapi kau harus membawaku kesana terlebih dahulu."


"Apa, Apa kau setuju? Kau bisa saja mencoba menipuku."


"Buktikan."


'Haah.' Jiang Wei menghela nafas kemudian mengeluarkan pedang naga dari Sistemnya.


Melihat pedang kelas Diamond, hal itu sontak membuat Mili terdiam. 'Seorang Anak yang belum menginjak 20 tahun memegang sebuah artefak kelas Diamond?! apa ini bisa dipercaya?'


"Apakah Kau setuju? Jika tidak maka aku akan mencarinya sendiri." Kemudian mencoba pergi dari sana sambil membawa pedang berkarat tersebut.


"Tunggu, Aku setuju. Aku akan membawamu kesana. Tapi, Kau harus menetapi janjimu." Ucapnya dan berjalan pergi.


"Aku bukan orang yang mengingkari janjinya." Kemudian mengikutinya dari belakang.


Beberapa saat kemudian Mili dan Jiang Wei sampai disebuah rumah yang sangat besar dengan dijaga oleh beberapa Elf.


Elf yang melihat Jiang Wei Kemudian mengarahkan tombaknyanya ke Jiang Wei.


"Turunkan! Dia adalah orangku." Tegasnya. Penjaga tersebut menuruti apa yang dikatakan Mili.


"Ayo masuk."


Jiang Wei mengikuti Mili dari belakang sambil bergumam 'Siapa statusmu yang sebenarnya?'


Setelah memasuki Bangunan. Jiang Wei tidak menyangka, didalam bangunan terdapat banyak sekali benda-benda yang berkilau.


"Apakah ini rumahmu?" Tanya Jiang Wei.


"Ya, ini rumahku. Bagaimana menurutmu?"


"Sangat besar dan berkilau."


"Hehe."


Dari lantai atas, Seorang Pria paruh baya berlarian menuruni tangga dan langsung memeluk Mili.

__ADS_1


Penampilan Elf tersebut bisa menipu, tetapi umurnya tidak bisa menipu. Mana mungkin ada Seorang paruh baya memiliki tahap kultivasi yang tinggi.


"Ohh, Anak kesayanganku. Kau akhirnya pulang dan menemui Ayah." Sambil terus memeluk Mili.


Mili yang merasa dilihat oleh Jiang Wei merasa malu. "Ayah bisakah Kau melepaskan ku? Temanku sedang melihatnya.


"Teman?" Kemudian melepaskan pelukannya dan menghampiri Jiang Wei.


"Hoo, Jadi kau adalah pasangan Anakku. Hahaha, Aku tidak menyangka, Anakku sangat pintar memilih Pasangan."


"Sayang, ayo turun dan lihat, Putri kita sudah membawa calon pasangannya."


Dari atas, sesuatu melesat dengan cepat menuju Jiang Wei.


'Brug' Sesuatu yang sangat cepat tersebut mendarat ditubuh Jiang Wei dan menindihnya.


Jiang Wei hendak bangun, namun wajahnya dipegang oleh sebuah tangan.


"Apakah ini pasanganmu?" Ucap seorang perempuan yang sedang menindih Jiang Wei.


"Hmm, lumayan juga. Jadi, kapan kalian akan menikah?"


"Ayah, Ibu sudah cukup!" Ucap Mili teriak sekeras-kerasnya. Hal itu membuat keadaan menjadi senyap.


"Aku akan mengatakannya. Dia adalah temanku, dan Aku bernegosiasi dengannya."


"Teman?"


"Negosiasi?"


"Dia ingin memakai ruangan spiritual kita." Ucap Mili. Mendengar itu membuat Ayah dan Ibunya marah.


"Apa kau tau apa yang Kau lakukan? Itu adalah ruangan rahasia kita, dan Kau ingin membiarkannya untuk menggunakannya?!" Ucap Ayah dan Ibunya Mili.


Mili merasakan sakit di telinganya mendengar Omelan Ayah dan Ibunya itu. Mereka kemudian mengalihkan pandangannya kearah Jiang Wei.


"Katakan, apa yang akan kau lakukan disana?!" Ucap mereka berdua.


"Aku ingin melakukan sesuatu, jadi Aku memerlukan tempat yang sepi dan kaya akan aura spiritual."


"Katakan dengan jelas."


"Aku memerlukan tempat tersebut untuk membangkitkan pedang ini." Sambil menunjukkan pedang berkarat yang diambil di bangunan sebelumnya.


"Ini hanya pedang berkarat, apa yang perlu Kau bangkitkan?" Tanya Ayahnya.


"Aku tidak bisa menjelaskan lebih jauh, tetapi aku sangat membutuhkan tempat tersebut."


"Apa yang akan kau berikan kepada kami membiarkanmu menggunakannya?"


"Aku akan menukarnya dengan artefak kelas Diamond."


"Hanya kelas Diamond saja ..."


"Kelas Diamond! Apa kau serius? Apa kau memiliki bukti bahwa kau bisa menepatinya!"


'Dia hanya tahap Xuan perak, tidak mungkin memiliki artefak kelas Diamond yang hanya bisa dimiliki kaisar dan orang-orang kuat.'


Jiang Wei kemudian mengeluarkan pedang naga dan memperlihatkannya pada Ayah dan Ibu Mili.


Ayah dan Ibunya Mili merasa tidak percaya dapat melihat Artefak pedang Kelas Diamond. Ayah dan Ibunya kemudian menjauh dari Jiang Wei dan berbisik-bisik.


Beberapa saat setelahnya, mereka kembali dan mengatakan "Kamu bisa menggunakan ruangan spiritual kami sepuasnya. Tapi kau harus memberikan kami juga."


'Kenapa sekarang malah satu keluarga?' Batin Jiang Wei.


Karena tidak punya pilihan, Jiang Wei menyetujui permintaan mereka. "Baiklah, aku menyetujuinya."


'Alasan Aku menyetujuinya karena tahap kultivasi kalian yang sangat tinggi.' Batinnya yang melihat status Ayah dan Ibu Mili.


Ayah Mili berada di tahap Saint King bintang 9, sementara ibunya berada ditahap Saint bintang 5.


"Hahaha, bagus sekali. Mili, cepat antar dia ketempat ruangan spiritual kita."

__ADS_1


"Baik, baik. Kau cepat ikuti Aku." Kemudian mengajak Jiang Wei menuju tempat itu.


__ADS_2