
Setelah Jiang Wei terbang cukup lama, Dia kemudian berencana untuk beristirahat disuatu tempat.
"Sudah hampir 30 menit Aku terbang, apakah tempat yang kau katakan itu sangat jauh?"
[Butuh 500 Km lagi untuk mencapai tempat itu Host.]
Beberapa saat sebelum pergi.
"Apa kau tau tempat yang aman dan nyaman untukku menyewa ruang monster?"
[Di Utara, terdapat tempat yang sangat sesuai dengan kriteria yang Host katakan.]
"Kalau begitu dimana arah Utara tersebut?"
[Host bisa melihatnya di arahnya di map hack.]
"Ahh, Aku lupa." Kemudian melihat arahnya. "Baiklah ayo kita pergi."
Sekarang.
"Carikan Aku sebuah penginapan untukku beristirahat."
[Host bisa membeli sebuah Artefak di toko sistem.]
"Hah? Memangnya ada artefak penginapan di tokomu?" Kemudian mengecek toko sistem.
[Artefak: Pondok terbang.]
[Tipe: Rumah.]
[Kelas: Perungu tingkat menengah.]
[Kemampuan: Sebuah pondok yang melayang dan hanya dapat menampung 2 Orang. Dilengkapi dengan fasilitas sederhana. Pondok juga dapat melesat 100 Km setiap 5 menit.]
[Harga: 5.000 Poin.]
[Peringatan: Jika kelebihan Orang, maka pondok tidak akan bisa terbang.]
"Hmm, yah walaupun sediki mahal juga, tapi mau bagaimana lagi."
__ADS_1
[Mengurangi 5.000 Poin.]
Jiang Wei kemudian mengambil artefak tersebut dari tas sistem. Ketika melihatnya langsung, Dia terkejut artefak yang dibeli memiliki ukuran yang sangat kecil.
"Apakah ini artefak itu? Mengapa ukurannya sangat kecil."
[Ukurannya kecil karena Host perlu melemparnya untuk membuatnya membesar.]
Jiang Wei kemudian melempar artefak tersebut, dan 'Bom.' Muncul asap tepat dimana artefak itu dilempar. Dari dalam asap, perlahan terlihat sebuah pondok yang tidak terlalu besar.
Ketika asap yang menutupi pondok hilang, dapat dilihat jelas bahwa pondok tersebut lumayan besar dan cocok untuk ditempati.
Jiang Wei kemudian mendekati pondok tersebut dan memasukinya, sementara pedang awan disimpannya untuk menghemat energi spiritualnya.
Ketika membuka pintu pondok, Jiang Wei tidak terlalu terkejut karena fasilitas yang disediakan seperti pada zaman dahulu.
'Walaupun terlihat kuno, tetapi lumayan untuk ditinggali. Oky, waktunya melanjutkan perjalanan.' Sambil menunjukkan jarinya ke arah Utara.
Pondok tersebut kemudian berguncang hebat, namun tidak melesat dan masih melayang. "Hmm, Apa yang terjadi?" Sambil berjalan menuju pintu.
"Mengapa tidak bergerak? Hoi, cepat bergerak." Seperti merespon perkataannya, Pondok tersebut melesat dengan sangat cepat. Bahkan Jiang Wei harus berpegangan pada pintu masuk karena kuatnya angin yang menerpa dirinya.
Jiang Wei yang merasa hembusan anginnya berkurang membuatnya lega akan hal itu. Dengan cepat, Jiang Wei menutup pintu pondok dan duduk diam didalamnya. Sementara, ketika pintu pondok tertutup, pondok tersebut melesat dengan kecepatan tinggi.
Beberapa kultivator yang melihat pondok tersebut merasa heran. 'Mengapa ada pondok yang melayang di udara, apa lagi pondok tersebut melesat sangat cepat.'
Setelah cukup lama berada didalam pondok, Jiang Wei akhirnya sampai di tempat tujuannya yaitu sebuah hutan dengan pohon yang memiliki ukuran yang diluar akal sehat.
Pohon yang ada dihutan tersebut bahkan mencapai panjang 100 Meter. 'Apakah ini hutan? Mengapa pohon-pohonnya sangat tinggi.' Gumamnya.
Walaupun Jiang Wei enggan untuk masuk, tetapi Dia harus melakukannya untuk menjadi kuat dengan cepat. sebelum pergi, Jiang Wei tidak lupa untuk mengeluarkan pedang awan dan memasukan pondok tersebut.
Tanpa pikir panjang, Jiang Wei langsung memasuki hutan tanpa melihat sebuah papan yang berisikan 'terdapat perbedaan waktu antara didalam hutan dengan diluar hutan.'
Setelah beberapa saat, Jiang Wei akhirnya menemukan tempat yang di beritahukan oleh sistem.
"Apakah ini tempatnya, Sistem?"
[Ya Host.]
__ADS_1
Tempat itu adalah sebuah gua kecil yang sangat gelap tanpa ada cahaya matahari yang masuk ke gua. Lokasi gua tersebut juga sangat tersembunyi, jika tidak dibantu oleh sistem mungkin Dia tidak akan pernah sampai.
Jiang Wei kemudian memasuki gua tersebut tanpa penerangan apapun, sehingga Jiang Wei harus berjalan perlahan dan berhati-hati agar tidak mengalami hal yang tidak diinginkan.
Baru saja memasuki langkah ke 15, Jiang Wei terperosok ke sebuah lubang dan meluncur kebawah.
Tidak terhitung waktu yang dihabiskannya setelah terperosok. 'Berapa lama aku akan meluncur?' Tepat setelah perkataannya, Jiang Wei akhirnya keluar dari lubang tersebut dan tiba di sebuah tempat.
Tempat itu sangat indah dan di tumbuhi berbagai macam tanaman obat. 'Apakah ini surganya tanaman?'
Dari balik tanaman, muncul 3 Orang dengan telinga panjang, runcing, dan menggunakan pakaian hijau seperti daun. 1 Perempuan dan 2 Pria.
'Jangan bilang itu adalah ... Elf.' Gumamnya.
Beberapa Elf yang melihat Jiang Wei mulai berbicara dengan bahasanya sendiri. Tapi, karena Jiang Wei sudah belajar bahasa Dunia, Dia mengetahui apa yang dibicarakan.
"Siapa Dia?"
"Aku tidak tahu, tapi siapapun yang memasuki wilayah kita adalah orang jahat. tempat untuk memasuki wilayah ini juga tersembunyi, bagaimana bisa dia menemukannya."
"Apa tidak apa-apa bicara seperti ini di depannya?"
"Tidak masalah, Dia tidak mengerti apa yang kita katakan."
Namun, para Elf terkejut ketika mendengar apa yang dikatakan oleh Jiang Wei. "Kalian pasti sedang membicarakan diriku kan?"
Para Elf itu mulai siaga dan bertanya. "Darimana Kau mengetahui bahasa kami?!"
"Aku sudah mempelajari bahasa didunia ini, jadi mana mungkin Aku tidak mengetahui bahasa kalian itu."
"Jangan percaya padanya, Dia mungkin saja iblis yang menyamar menjadi manusia dan mencoba untuk menangkap kita." Ucapnya hingga membuat seluruh Elf mulai curiga dengan Jiang Wei.
Merasa difitnah Jiang Wei mencoba membela dirinya. "Aku bukan iblis, Aku ini..." Tiba-tiba Jiang Wei merasa sakit di lehernya.
Jiang Wei meraba lehernya dan menemukan sebuah jarum yang berisi cairan aneh.
[Host menerima obat penenang, Host akan tidur dalam beberapa detik.]
"Brengsek, Aku baru ... saja tiba ...." Obat penenang tersebut kemudian bereaksi dan membuat Jiang Wei tidur dengan nyenyak.
__ADS_1