
"Aku tidak menyangka dapat hadiah tambahan. Hmm, bagaimana jika coba tiketnya."
'Roda keberuntungan!'
Dihadapannya muncul sebuah lingkaran yang berisi berbagai macam hadiah seperti poin, exp, peti epic, hadiah utama dan tentunya zonk.
Saat ini Jiang Wei memiliki 1 tiket spin, Dia berharap untuk mendapat hadiah utama, walaupun itu mustahil. Jiang Wei kemudian menekan tombol 'Spin.'
Roda keberuntungan berputar cukup cepat dan perlahan mulai berhenti. Jiang Wei berharap mendapatkan hadiah utama kemudian menutup matanya.
Jiang Wei berpikir akan mendapat poin ataupun exp karena putaran tersebut sangat dekat dengan hal tersebut, tetapi Jiang Wei tidak menyadari bahwa terdapat banyak zonk disana.
[Ting… Ting…Ting.]
Setelah mendengar tidak ada suara lagi Jiang Wei membuka mata. "Haah, sayang sekali Aku tidak dapat apapun."
[Maaf, Host kurang beruntung. Silakan beli tiket spin untuk mencoba kembali.]
[Tiket Spin roda keberuntungan.]
[Harga: 10.000 poin.]
"Aku akan mencobanya lain kali lagi. Ngomong-ngomong Aku masih memiliki peti rank perak, Aku penasaran dengan isinya." Jiang Wei kemudian membuka tas sistem.
Di tas, Dia memiliki peti rank perak, namun disana juga terdapat sebuah buku.
"Uhm, Buku apa ini? Bukannya Aku hanya mendapatkan peti rank perak."
[Buku tersebut adalah hadiah dari penyatuan Sistem dengan jiwa Host.]
"Ohh, Jadi begitu."
Jiang Wei kemudian mengambil buku tersebut, dan mencoba untuk membacanya. Sayangnya, Jiang Wei tidak mengerti dengan tulisan dari dunia ini.
"Aku tidak mengerti tulisan dan kata-kata ini!"
[Host dapat membeli kemampuan membaca dari Sistem.]
"Hoho, Bagus. Berapa yang harus Aku keluarkan untuk membelinya?"
[Bahasa Dunia.]
[Harga: 1.000 Poin.]
[Ya / Tidak]
Jiang Wei kaget melihat harga yang ditawarkan oleh Sistem. Poin shop nya akan hangus dalam sekali klik jika membelinya.
__ADS_1
"Bisakah kau mengurangi harganya, itu hanya cara membaca saja."
[Tidak bisa Host.]
"Haah, Beli kemampuan itu!"
'Awas jika kemampuan ini tidak sebanding dengan pengeluaran ku.' Gumamnya.
[Membeli Bahasa Dunia.]
[Selamat, Host Mendapat 1 peti rank emas, karena menggunakan Poin untuk pertama kali.]
"Hahaha, Aku balik modal. Baiklah mari kita lihat apa yang tertulis disini."
Jiang Wei kemudian mencoba untuk membacanya kembali. Ketika buku itu dibuka kembali, Semua tulisan yang ada pada buku melayang dihadapannya.
"Tulisannya melayang." Kemudian menyentuh tulisan tersebut. Ketika menyentuhnya seluruh tulisan tersebut melesat memasuki kepalanya.
'Ugh.'
[Mempelajari seni beladiri kelas ???.]
[Seni beladiri 9 konstelasi]
[1%…18%…39%…54%…68%…84%……99%…100%]
Setelah itu, Jiang Wei terdiam dan tidak bergerak. Jika seseorang melihatnya, mereka mungkin mengira Jiang Wei sedang menjadi menatap sesuatu.
Tapi, sebenarnya saat ini, Jiwa Jiang Wei meninggalkan tubuhnya dan pergi menuju suatu tempat yang jauh.
Jiwa Jiang Wei saat ini sedang melayang di suatu tempat yang seluruhnya gelap dengan cahaya bintang yang menerangi tempat tersebut.
Namun satu persatu beberapa bintang mulai kehilangan cahayanya kemudian menghilang.
Ketika Dia melihat sekitar, Dia melihat seseorang sedang bertarung dengan sengitnya.
Salah satu Orang tersebut merupakan Perempuan yang cantik, dengan pakaian putih dan memiliki sayap putih.
Sementara yang satunya lagi merupakan seorang Pria dengan pakaian merah hitam dan memiliki sayap hitam.
"Hahaha! Dewi semesta, sebaiknya Kau menyerah dan biarkan Aku mencicipi tubuhmu yang indah itu." Ucap Pria tersebut sambil menjulurkan lidahnya.
Jiang Wei yang berada di kejauhan merasakan perasaan aneh ketika mendengar suara tersebut.
"Tidak akan pernah! tunggu sampai Kakak ku tiba, saat itulah Kau akan mati!"
"Hahaha! Kakakmu tidak akan pernah datang, walaupun Dia datang, maka Aku akan melecehkanmu didepan matanya."
__ADS_1
"Humph, Kau Mungkin kuat, Namun Kakakku jauh lebih kuat Darimu." Geramnya kemudian menoleh kearah Jiang Wei.
Perempuan itu bicara tanpa mengeluarkan suara. 'Ini belum saatnya, Aku akan menunggu sampai Kakak menjadi kuat.'
Jiang Wei yang mengetahui apa yang dikatakan perempuan itu akhirnya menyadari siapa Perempuan itu sebenarnya.
Perempuan itu adalah adiknya, Miyuri. Dia merasa sedih, karena belum dapat membantunya untuk sekarang.
Usai itu, tubuh Jiang Wei bercahaya kemudian menghilang dari sana dan kembali memasuki tubuhnya.
Jiang Wei yang tersadar kembali berpikir 'Apakah kejadian yang tadi itu nyata? Jika iya Aku harus cepat kuat.'
"Ini."
[Seni beladiri 9 konstelasi.]
[Kelas: ???]
[Kemampuan: Mempercepat kultivasi. Mempercepat penyembuhan luka. Dapat menyerap semua jenis Aura yang ada di dunia.]
'Sangat hebat. Tunggu Aku sebentar lagi, Aku pasti akan menyelamatkanmu.' Batinnya, Jiang Wei kemudian teringat dengan peti yang di dapatnya.
"Buka semua peti yang Aku miliki!"
[Membuka peti perak.]
[Host Mendapatkan.]
[5.000 Poin.]
[1 Seni beladiri Kelas perak 'Tinju api.']
[Membuka peti emas.]
[Host Mendapatkan.]
[15.000 Poin.]
[Artefak tipe pakaian rank emas tingkat tinggi.]
[Mendapat Artefak tipe Palu Kelas perungu tingkat menengah 'Palu penempa.']
'Lumayan Bagus, walaupun Aku tidak memerlukan sebuah palu.'
"Baiklah, Sudah waktunya aku pergi. Kuharap Kau tidak memberikan misi secara mendadak seperti ini." Kemudian keluar dari pintu. Ketika keluar, pintu tersebut menjadi transparan dan langsung menghilang.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
__ADS_1