System Magical World

System Magical World
Chapter 40: Prajurit Perang


__ADS_3

Akdemi Sihir adalah tempat bagi para penyihir untuk menyebarkan serta mempelajari rahasia dibalik sihir yang mereka gunakan,


Akan tetapi Sky Ryuujin adalah lelaki yang tidak melakukan norma tersebut dan malah berjalan santai dihalaman akademi dengan pengawal yang baru dia panggil tersebut.


Banyak para siswa dari kalangan bangsawan sangat membencinya karena telah mendapat peningkatan kelas yang begitu tinggi dengan membunuh guru Smith yang selalu mendukung mereka saat akan mengganggu rakyat biasa,


"Majulah kalau berani !" Batin Sky yang sekarang tidak perlu lelah bertarung dengan semut semut yang berada disekitarnya dan terus bergerak maju kearah kelasnya yang terletak jauh dibelakang akademi.


Kelas C !


Keempat anak yang kemarin telah Sky selamatkan sekarang berada dikelas dengan suasana yang suram dan tidak banyak sekali mereka memulai perkataan apapun,


Anak lelaki berbadan besar yang menahan serangan angin Smith bernama Rack, dia adalah anak dari seorang blacksmith yang selalu berkeinginan untuk menjadi prajurit dengan kekuatan tempur yang akan diakui oleh kerajaan.


Namun nasib berkata lain sekarang dia harus menjadi penyihir karena mananya yang cukup besar dan juga surat rekomendasi dari kepala sekolah lah yang memaksa ayahnya untuk dia masuk akademi,


Dan hampir dua tahun berlalu dirinya sekarang telah berada diakademi tanpa perkembangan apapun dan harus dimasuk kan kedalam kelas C karena memang sedari awal anak ini tidak pernah serius tentang sihir bahkan mempelajarinya pun hampir tidak sama sekali dia lakukan.


Anak kedua sebut saja Cara, wanita yang berhati lembut dan pemalu akan tetapi kekuatan sihirnya tidak dapat diremehkan apalagi dia adalah cinta pertama bagi Rack dan untuk alasan kenapa dia berada dikelas C itu karena memang dia tidak punya pendukung seperti uang atau koneksi terhadap bangsawan manapun dan murni seorang penduduk biasa.


Kedua Siswa dan siswi tersebut selalu bersama saat diakademi dan suatu ketika saat dalam perjalanan untuk pulang Rack yang terburu buru menabrak murid kesayangan guru Smith dan sebab itulah kemarin dirinya dan Cara terlibat perselisihan dengan guru yang sangat bajingan tersebut,


Akan tetapi yang dipikirkan mereka adalah Sky anak baru yang sangat pemberani dan dengan terang terangan menbunuh pejabat bangsawan yang tingkatnya lebih tinggi darinya.


Dan parahnya lagi dirinya tidak dihukum oleh pangeran kedua Vermilion dan malah mendapat gelarnya sebagai bangsawan ketingkat yang lebih tinggi,


"Aku rela jika harus menjadi budaknya !" Pikir Rack yang selalu mengaggumi Sky dan tidak tau jika sebenarnya dibalik sosok kerena dan dingin itu dia hanyalah anak bodoh yang dipermainkan oleh dewa.


Srek !


Pintu terbuka dan terlihat Sky dengan santai masuk lalu duduk di bangku yang sedikit jauh dari mereka tapi yang diherankan oleh Sky adalah kedua orang lagi yang belum terlihat sampai sekarang,


"Apa mereka bolos lagi ?" Pikir Sky dengan kesal dan menggunakan telepati dimana dia dan bawahan nya saling terhubung satu sama lain.


"Ada apa tuan ?" Tanya Rane


"Eh tidak jadi !" Kata Sky kembali membuat Rane kebingungan karena sebenarnya Sky ingin menyuruh untuk Rane menyelidiknya akan tetapi jika dipikir lagi tidak mungkin berhasil jika orang tersebut adalah petarung pedang yang menjadi informan untuk menyelidiki indentitas serta masalah dari kedua siswa yang tersisa.


Kelas pun masih hening dimana Sky yang menunggu untuk dipanggil dan baru akan mengajak mereka berdua berbincang dan malah sebaliknya dimana kedua murid yang dia menunggu itu merasa jika Sky tidak tertarik pada mereka,


Kriek !


Pintu kembali terbuka dan Caine dengan sebuah lembar kertas ditanganya segera memberikan benda tersebut KeSky dan yang lainnya.


"Apa ini ?" Tany Caine melihat isi kertas itu dan terkaget.


"Hm.. simulasi perang ?"


(( Jika anda ingin keluar dari belenggu didalam dunia cermin ini lebih baik ikuti saja ))


"Maksudnya ?"

__ADS_1


(( Nanti ketika kau keluar mungkin semua pertanyaanmu terjawab ))


"Huh baiklah !" Sky menghembuskan nafasnya dan mulai kembali berpikir jika simulasi ini menjadi perang yang sebenarnya bukankah dia akan diuntungkan mengingat dia telah ada koneksi dengan perdagangan antar daerah,


Sky yang mulai semangat kembali melihat perturan dan kondisi yang diperlukan untuk melakukannya.


< Kondisi :


>Memiliki Sebuah Wilayah


>Dilarang Melibatkan Orang Diluar Lembah Kematian


< Hadiah :


> Dapat menjadi petualang Rank S bagi anak bangsawan


> 1.000 Platinum


>Seluruh Wilayah akan didapatkan dari musuh yang dikalahkan.


Dengan terkejut Sky melihat hadiah terahkir dan pertama karena lebih menarik dan jika untuk yang kedua dia sama sekali tidak terkejut,


Kedua anak disamping terlihat mulai panas dan akan meledak melihat tawaran yang begitu menegangkan tapi apa daya mereka karena tidak seorang tuan untuk dilayani.


"Sensei ! kapan ini dilaksanakan ?" Sky dengan berdiri segera bertanya kepada Caine,


"Mungkin dua minggu lagi !"


"Baiklah.. Karena kemarin ada anak bodoh yang menbunuh bangsawan dan mengambil gelarnya membuat diriku terlalu sibuk ! jadi belajar lah sendiri dan jangan ribut !" Ejek Caine melirik Sky yang terlihat tenang.


Kriek !


Caine telah meninggalkan kelas begitu juga Sky yang sebenarnya telah ditunggu oleh kedua anak tadi yang sekarang wajahnya yang menjadi suram kembali tersenyum saat melihat bangku Sky dengan coretan cukup besar,


'Tunggu Dirumah Kalian'


Dirumah Sky !


Sky yang kembali kerumahnya serta sedang berdiri dibelakang halaman ditemani oleh Rane.


"Sistem apakah kau bisa berikan aku pasukan dalam jumlah banyak ?"


(( Bisa asalkan ada tempat ))


"Bagus aku akan teleport kegrennfall nanti kau summons disana !"


(( Baiklah ))


Woash !


GreenFall !

__ADS_1


Liam yang sedang mengurus tentang masalah yang berada disana akibat banyaknya para pemasok dari luar daerah yang selalu dihadang oleh bandit dan membuatnya selalu rugi,


"Jika tuan tau dia pasti marah !" Pikir Liam yang kaget saat mengetahui Sky dari tadi ada dibelakangnya.


"Ada apa Liam ?"


"T-Tidak tuan ! hanya ada masalah kecil !" Kata Liam mulai menuntun Sky untuk masuk kedalam mansion tuan kota.


Ditempat Lain !


Seorang Pria dengan pakaian yang lumayan indah dengan sedikit corak pheonix disetiap jubahnya sedang berbicara serius dengan seorang pria paruh baya dengan wajah yang tertutup alis yang besar,


"Apakah sudah selesai ?" Tanya lelaki bangsawan tersebut dengan mengeluarkan mata merah yang sedikit menakutkan.


"Sudah ! dan kami melakukannya bertahap !" Jawab Pria paruh baya tersebut dengan keringat dingin yang sedikit keluar dari kepalanya,


Mereka berdua pun terkikih senang karena berhasil merencanakan sesuatu yang mungkin berakibat buruk bagi Sky nantinya karena satu satunya musuh yang berat bagi mereka adalah bocah ingusan yang entah dari mana punya segala kekuatan yang tak dapat diukur.


Kembali Ke Sky !


Sky dengam muka tersenyum dan menakuti Liam karena tidak mungkin seseorang hanya tersenyum untuk menyapa anak buahnya bukan,


"Ada apa t-tuan ?"


"Lihatlah diluar !" Jelas Sky menunjuk keluar dan alangkah kagetnya Liam saat melihat banyak pasukan dengan zirah berat yang sudah berada dihalaman dengan berbaris rapi.


dan lagi sebuah benda besi yang tidak dia kenali olehnya pun membuat semua warga serta pedagang yang berada disekitarnyapun terheran,


"A-Apa itu ?" Tanya Liam


"Prajurit Tempur !"


...----------------...


......................


...****************...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Bersambung...


Maaf kemarin hampir tidak update karena memang author lagi nyiapin ide ide buat nerusin cerita ini karena garis besar utamanya udah hancur dan gak bisa dibuat lagi !


Benar Benar Kesalahan Author !


Benda besi yang tidak dikenali



Like And Commentnya !

__ADS_1


__ADS_2