
Pada malam hari, seorang wanita mengenakan jubah putih dengan baju dalam ketat hitam, melompati atap bangunan, menghindar dari kejaran musuh yang ingin menangkapnya.
"****** berhentilah!" teriak para pengejar sangat terlihat kelelahan.
"Sial mereka sangat dekat!" kata wanita itu dengan dingin mengambil jalan pintas agar cepat lolos dari kejaran, namun terlihat wajah para pengejar itu malah seperti telah menunggu.
Boom! Jrash!
Dalam beberapa kedipan ledakan yang menghancurkan beberapa pohon membuat wanita itu terpontang-panting jatuh kebawah tanah, dia terkejut dengan ledakan Mana tersebut.
"Kugh... siapa pria itu?!" tanya wanita tersebut masih duduk diatas tanah.
"Dasar semut kecil!" lirih pria paruh baya tersebut memberikan serangan yang tidak terduga dari arah belakang.
Sosok wanita misterius itu pingsan, membiarkan sang pengejar menangkapnya, pria paruh baya yang misterius tersebut tersenyum, melihat jika tikus yang menguak informasi keluarganya telah tertangkap.
"Tuan..." lirih bawahnya.
setelah mendengarkan bisikan dari bawahannya, dia hanya bisa tersenyum tapi disisi lain juga merasa rugi, keluarganya telah mengalami masalah besar ketika dia berada diluar kota, penghasilan utama dari keluarga Roffle telah diambil alih seseorang.
"Sialan! dua bersaudara bodoh itu memang tidak dapat diharapkan! aku akan kembali sekarang! siapkan semua persiapan untuk rapat keluarga, dan aku akan mengambil alih keluarga!" kata paruh baya yang tidak lain adalah Penatua dari keluarga Roffle.
Dia juga satu-satunya dikeluarga Roffle yang mencapai Magic Emperor, tidak mengerti siapa yang mengganggu situasi keluarganya, namun Sky juga tidak akan lengah begitu saja.
Kembali ke Sky!
Setelah mengecek berkas-berkas yang diberikan oleh Howwel, Sky merasakan kejanggalan yang sangat berat, dia tidak tahu jika dua bersaudara yang memimpin Perusahaan ini sebelumnya ternyata mengirimkan sejumlah barang yang mereka produksi kesebuah alamat gedung yang tidak dipakai.
"Aku akan kesana nanti! tapi sekarang mari kita urus pekerja yang protes!" gumam Sky melihat banyak sekali surat pengunduran diri dari para pekerja.
Tidak mau membuang waktu lagi, Sky melanjutkan aktivitas malamnya dengan menuju keruangan para pekerja, dia ingin melihat siapa yang sebenarnya mau mengajukan pengunduran karena alasan gaji yang cukup rendah.
Diruangan Pekerja!
"Ya... apa kalian ikut denganku?!"
"Iya! kita sudah lelah dengan perlakuan keluarga Roffle yang semena-mena! kita ini manusia, bukan budak mereka!"
"Benar! kita harus mengundurkan diri, entah kita akan mati atau tidak!" jawab beberapa pekerja didalam sana.
__ADS_1
Sepertinya perlakuan dari keluarga Roffle ketika memimpin Perusahaan sangat buruk, hingga para pekerjanya melakukan demo besar-besaran.
Namun setelah perusahaannya diambil alih oleh Sky, maka demo ini malah akan membuat dia rugi, banyak sekali barang sihir yang disita oleh mereka. Untuk mendapatkan item itu semua kembali, Sky harus meyakinkan mereka.
Bruk...
"Kalian semua keluar!" kata Sky.
Semua orang terkejut, ketika pemuda datang mendobrak pintu, dia menyuruh semua pekerja berkumpul dilobi hanya untuk mendengarkannya.
Dilobi Perusahaan!
"Dia siapa?!"
"Tidak tahu! jika dia berdiri diatas sana seharusnya mungkin salah satu dari keluarga Roffle! mau apa dia?!"
"Entahlah dengarkan saja!" bisik-bisik para pekerja yang kebingungan.
"DIAM!" teriak Sky.
dia menggunakan sedikit energi sihir didalam teriaknya, hal ini membuat para pekerja merasakan telinganya seperti akan meledak, kasus ini sepenuhnya berada ditangan Sky.
"Aku mengerti kalian semua bingung siapa saya sebenarnya! biar kukatakan ... sekarang keluarga Roffle sudah tidak punya wewenang atas perusahaan ini dan saya selaku pemilik barunya, merasa rugi dengan tindakan kalian! apakah ini menunjukkan jika kualitas kalian begitu rendah?!"
"Ya benar! bocah ini berbicara omong kosong! biar kita lihat bagaimana dia menjalankan perusahaan ini tanpa kita semua! ... dasar orang kaya sialan!"
teriak para pekerja, Sky sebenarnya melakukan ini karena dia ingin memancing beberapa orang yang benar-benar ingin bekerja, dan orang-orang yang memang sengaja ingin menjatuhkan perusahaan tersebut.
"Kenapa? aku tidak salah kan?!" Sky kembali menekankan pertanyaan.
"I-itu... kami memang salah, tapi karena gaji yang kami terima sangat kecil, kami harus menyita item-item berharga dari perusahaan ini! tapi kami tidak menjualnya! hanya menyimpan semua barang-barangnya..." jelas salah satu pekerja menjadi perwakilan.
Hal ini membuat Sky semakin yakin, 70% dari pekerja disana memang sedang melakukan Demo untuk kenaikan gaji mereka yang dibilang tidak masuk akal, untuk setiap bulan mereka harusnya digaji sebesar 1.500.000 Kredit, namun keluarga Roffle memotongnya menjadi 700.000 Kredit setiap tahunnya.
"Baiklah aku akan mengembalikan gaji kalian, termasuk ganti rugi kemarin, tapi sebelum kalian semua menerima uang itu, alangkah lebih baiknya serahkan semua item yang kalian sita!"
Mereka semua berbisik, memilih untuk percaya atau tetap pada pendiriannya, apalagi sebenarnya yang mereka cari adalah kenaikan gaji, bukan mencuri atau merugikan perusahaan.
"Kami mene—"
__ADS_1
"Tunggu! Ini tidak bisa dibiarkan! kita sudah mengambil item itu dan menjual semuanya! buat apa uang kotormu?!" teriak salah satu pekerja.
Boom!
Hal ini membuat Sky naik darah, dia sudah bersabar menghadapi mereka. Namun malah dipermainkan, item yang bernilai ratusan juta kredit telah dijual dan mereka ambil untuk dirinya sendiri, bahkan masih melakukan demo.
"Apa ini? kenapa kalian membuat kegaduhan tapi mencuri barangku?!" tanya Sky mengeluarkan Mananya.
"Kugh... tuan mohon maafkan kami! aku sebagai ketua perwakilan Jack! bahkan tidak tahu jika barang itu sudah dijual! tolong ampuni kami!" lirih salah satu pekerja bernama Jack berbicara.
Sky melihat mereka semua dengan tajam, tetap menekankan auranya, menatap wajah semua pekerja yang ketakutan, tapi ada yang salah.
Beberapa orang terlihat tertawa meskipun berada didalam tekanan Sky, dia melihat wajah Sky yang marah lalu mengacungkan jari tengahnya.
"Mata-mata Roffle B*jingan!"
"Hidup keluarga Roffle!" teriak mereka memakan sebuah pil beracun.
Dalam sekejap semua mata-mata dari keluarga Roffle mati ditempat, Sky masih tidak percaya, melihat bagaimana skill Pengikat Jiwa masih berada ditahap belajar, Sky meningkatkanya.
[Ingin meningkatkan]
[Pengikat Jiwa ketahap selanjutnya ]
"Berapa poin?" tanya Sky.
[20 Poin Stats]
"Maka gunakan!"
[Mengupgrade]
[Pengikat Jiwa didapatkan, sekarang anda dapat mengendalikan banyak orang, jarak 10 Km, namun berlaku selama 24 Jam saja]
Menggunakan pengikat jiwa, Sky melakukan pada seluruh karyawan yang ada disana, bersalah atau tidak Sky akan tahu ketika memerintahkannya untuk menunjukkan diri.
"Kalian para penghianat keluar, sujud dilantai, dan katakan kemana kalian jual seluruh item perusahaan Roffle!" perintah Sky diiringi pengikat jiwa.
Tidak membutuhkan beberapa lama untuk mereka semua menunjukkan diri, sujud dilantai, menghadap Sky. Mereka seperti kehilangan kesadaran, namun masih bisa melihat bagaimana tubuhnya bergerak dengan sendiri, Jack melihat ternyata ada beberapa teman dekatnya juga sujud didepan, membuat dia merasa kecewa telah dikhianati.
__ADS_1
"Sekumpulan Bandit!" lirih Sky.
^Bersambung