System Magical World

System Magical World
Chapter 41: Membasmi Bandit


__ADS_3

Sky dengan percaya diri keluar dari mansion tempatnya berbicara dengan Liam dan para prajurit ditingkat battle Saint tidak lebih semuanya bersujud dengan cepat,


"tunduk kepada, Sky Venniure !" Kata mereka menyebut nama asli Sky dan segera kembali berdiri setelah dirinya mengangkat tangan menandakan jika kalian boleh berdiri.


disisi lain Liam masih heran karena bagaimana tuannya bisa memanggil bawahan dengan kekuatan yang selalu berada diatasanya meskipun dirinya tau ketika dipanggil kesini yang Liam dengar hanyalah suara Pixie yang memanggil mereka dari dunia kematian dan menyelamatkannya saat penghakiman.


"Lihatlah ini pasukan kita !" Kata Sky dengan senyuman diwajahnya membuat Liam merasa senang,


"Kau benar Tuan !" Jawab Liam dan seketika menyadari seseorang telah sekali lagi menyerang rombongan yang membawa pasokan makanan untuk wilayah mereka.


Karena meskipun wilayah Sky cukup besar tapi karena banyaknya monster liar yang menggangu pertanian jadi membuat mereka harus membeli dari luar wilayah akan tetapi akhir akhir ini selalu ada sabotase dari seseorang yang tidak dikenali sama sekali identitasnya dan masalah tersebut kini harus Liam atasi dengan sangat serius.


"Ada apa ?" Sky mulai menyadari wajah Liam yang berubah menjadi marah dan aura pembunuhnya merembes keluar,


"Brengsek ! beraninya menunjukan aura pembunuhmu ketuan !" teriak seluruh prajurit dengan pedang dan tombaknya mulai mengarahkan senjata yang dimiliki oleh mereka kepada Liam yang tersentak kaget dan sadar telah melakukan hal buruk dihadapan tuannya.


"Maafkan aku tuan ! mohon hukum aku !" Kata Liam bersujud takut sedangakan Sky hanya mendesah malas dan menyuruhnya berdiri.


"Pixie apa yang dipikirkan Liam ?"


(( Ada bandit yang merusuh ))


"Ah jadi begitu !"


(( Masalahnya mereka bukan bandit biasa! mereka adalah pasukan khusus yang dikuasai oleh pangeran pertama Vermilion ))


"Kenapa dia meyerangku ?" tanya Sky mulai mengkertukan dahinya,


(( perebutan tahta tuan ))


"Benar juga, tapi tidak apa ini bisa jadi tempat debutnya para pasukan yang kumiliki !" batin Sky dengan tersenyum seram membuat semua pasukan dan Liam merasakan ketakutan sampai ketulang tulangnya.


"Liam aku tau ada bandit yang menyerang bukan ?" Sky membuat wajah Liam terkaget dan dengan cepat dia mengangguk,


Sky yang melihat itu hanya kembali tersenyum dan meneleport kan seluruh pasukan beserta kendaraan besi tadi keluar kota.


Bandit yang masih berada diluar terkejut dengan 1.000 pasukan dengan tingkat yang tidak masuk akal dan sebuah benda besi berjumlah 500 mulai mengeluarkan misil kecil dibelakangnya,


Slep ! Slep !


Boom ! Boom !


Seketika semua bandit yang ada disana terkena ledakan dari misil yang bukan main daya ledaknya dan membuat para prajurit tempur Sky yang lain merasa tidak dibutukan,


(( Mencapai Sorcerer 4★ ))


(( Mencapai Sorcerer 5★ ))


(( Mencapai Sorcerer 6★ ))

__ADS_1


....


(( Grand Sorcerer 4★ ))


"Status !"


Nama: Sky Venniure


Umur: ?


Tingkatan: Grand Socerer 3★


Tubuh: Dimensional, Saint


Orb: Wind Orb, Lightning Orb


Sihir: Recovery {S}, Holy Fire {A}, Teleport {S}, Control Time {SS}, Blessing {S}, Master Tamer {S}, Edit {SSR}, Thunderstorm {S}


Magic Circle: 3


Points: Unlimited


"hapus Recovery dan blessing !" Sky menghapus kedua skill tersebut karena dengan skill edit dirinya dapat mengubah objek termasuk kehidupan dan menghasilkan miliknya sendiri.


Tidak jauh didekat sana para prajurit dengan zirah merah dan pria tua yang berada didepannya telah menunggu untuk penyerangan kearah GreenFall,


"Kau diam saja !, kita disini menunggu prajurit yang menyamar sebagai bandit untuk melihat situasi disana kembali kesini !" jelas paktua itu kemudian mulai duduk dikursi yang dibawakan oleh prajurit lainnya.


Kembali Ke Sky !


Sky dengan perasaan senang karena merasa sebuah mana yang banyak berkumpul disuatu tempat kemudian menghentikan waktu dan mulai merombak seluruh dinding benteng,


Yang dimana awalnya dinding benteng terbuat dari batu sekarang menjadi besi dengan seluruh humanoid robot didalamnya yang siap berkerja melemparkan rudalnya.


Time Off !


Waktu kembali berjalan dan Sky yang berada ditengah para prajurit yang kaget karena tiba tiba dinding belakangnya berubah apalagi tonjolan meriam yang sangat aneh dengan sedikit selang cahaya yang menancap didekatnya,


"Tembak !" lirih Sky membuat Liam kebinguan tapi sesaat sebuah rudal dengan jumlah yang sangat gila keluar dari dinding.


Slep! Slep! Slep! Slep! Slep! Slep! Slep! Slep! Slep! Slep! Slep! Slep! Slep! Slep! Slep! Slep! Slep! Slep!


.


.


.


.

__ADS_1


.


.


Tak Lama kemudian ledakanpun terjadi tak jauh dari sana dan paktua yang tidak tau apa yang terjadi padanya hanya tercengang saat meriam mulai menindasnya.


Boom! Boom! Boom! Boom! Boom! Boom! Boom! Boom! Boom! Boom! Boom! Boom! Boom! Boom! Boom!


"Apa apa serangan itu ?" pikit Liam yang normalnya adalah orang dari zaman yang memiliki sihir jadi dia tidak pernah mengetahui tentang benda besi kecil yang dapat membunuh sekuat apapun para penyihir tersebut,


Dan sekarang kekagumannya terhadap Sky bertambah dimana yang semula hanyalah anak bodoh yang tidak bisa menilai keadaan sekarang menjadi penuh perencanaan dan tidak membiarakan masalah menjadi besar setiap waktu.


Lalu sekarang rencana Sky adalah merebut wilayah yang tidak jauh disini dimana mayoritas penduduknya adalah para ras selain manusia dan ada kemungkinan tempat tersebut adalah induknya pasar gelap dan juga penjualan budak,


"Tunggu aku pangeran sialan !" rencana Sky yang nantinya harus membuat Rei menjadi raja selanjutnya adalah agar dia dapat meninggalkan tempat ini dan pergi kedunia luar dimana dibalik hutan kematian.


Kerajaan Kornelius (manusia) berdiri dengan tegak dan tidak mempedulikan apa yang terjadi didaerah dalam dan yang membingungkan Sky adalah uskup gereja yang kemarin menyidang dirinya adalah orang dari kerajaan tersebut dan karena identitas mereka sebagai aliran putih membuat jantung Sky berdetak kencang dan kemarahan tak terbendung mulai muncul.


(( Tuan tenanglah ))


Pixie menenangkan Sky yang hampir membuat tanah hancur dan seketika dengan perasaan penasaran yang sangat besar dirinya segera masuk kedalam kota dan sorakan para penduduk yang tau Sky menang dalam invasi saat ini,


"Jadi mereka tau ada perebutan wilayah ?" batin Sky dengan tersenyum dan mulai kembali ke mansionnya dengan lelah lalu untuk prajurit dan benda besi tersebut Sky masukkan kedalam Inventory karena dapat digerakan otomatis kalau prajurit yang lain harus menginap sementara dirumah lama Sky yang memang cukup luas dari bentuk halaman dan juga bangunannya.


"Oh Iya aku harus menemui mereka !" gumam Sky dengan cepat teleportasi ketempat Rack terlebih dahulu,


Rumah Rack !


Rack yang ternyata bersama dengan cara sedang mensruput tehnya dengan memandangi langit yang indah.


"Cara, sebenarnya aku !" ucap Rack perlahan menghadap Cara yang juga tersipu malu dan seketika mereka mulai berdekatan dengan mulut yang hampir bersentuhan,


"Sedikit lagi dan kau punya pacar !" tanpa sadar Sky berada ditengah mereka dan membuat Cara melompat kaget sedangkan Rack hanya diam dan tidak berkata apapun.


Woash !


...----------------...


......................


...****************...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Bersambung... !


Up nanti sore atau malam !


Like, Favorit, Comment !

__ADS_1


__ADS_2