System Magical World

System Magical World
Chapter 45: Kematian Rei


__ADS_3

Boom !


Ledakan angin kearah Ziyun disebabkan oleh Hana yang sempoyongan dan luka disekujur tubuhnya masih berdarah.


Hana tanpa bicara lagi mengeluarkan seluruh sihirnya membuat Rei yang pingsan tadi dengan paksa membuka matanya dan sadar kembali.


"Dasar Bodoh!" gumam Ziyun,


Light Spear !


Slep ! Jleb !


Seketika tiga tombak cahaya menusuk perut Hana hingga membuat dirinya tarjaruh tewas.


Dan Rei yang melihat kejadian tersebut dengan kedua matanya langsung berteriak marah.


"Brengsek akan kubunuh kau!, orang seperti dirimu tidak pantas hidup dengan bahagia didunia!"


Teriaknya dengan amarah yang tak terbendung dan api mulai keluar disertai dengan lonjakan mana drastis dari tubuh Rei.


Api Keabadian: Neraka Pheonix


Boom !


Api meledak dan lava membentuk sebuah zirah untuk Rei sehingga tanpa banyak bicara dia melesat dan menendang kakaknya,


Bruk ! Boom !


Ziyun terlempar jauh dan Rei terus melesat dengan memukul serta menendang kakaknya itu tanpa ada jeda sedikitpun.


Ctak !


Kaki Rei ditangkap tetapi dia segera memutar badannya dan menendang Ziyun dari belakang hingga kembali menghantam tanah dibawahnya, dan tidak berhenti disana Rei meledakan sebuah api dibelakang tubuhnya agsr dapat menjadi alat pendorong untuk menghantam Ziyun dibawahnya.


Tidak dia begitu saja Ziyun mengeluarkan banyak sekali peluru cahaya untuk menghentikan Rei tentunya dengan keadaan masih tertidur karena menghantam tanah.


Ziyun masih memerlukan beberapa waktu untuk menyembuhkan lukanya akibat serangan Rei tadi,


Tetapi saat ini Rei telah melesat cepat dengan api yang cukup besar dan menghindari seluruh peluru cahaya lalu berhasil menghantam tubuhnya.


Meteor Magma !


Boom !


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


Kembali Ke Sky


Sky masih melesat dengan cepat kearah Rei tanpa menggunakan teleport karena memang letak untuk dia muncul sekarang tengah hancur lebur karena petarungan tadi.


Boom !


Ledakan api muncul dan membuat Sky yang hampir sampai tersentak kaget bukan karena Rei menang tetapi karena Ziyun dengan sebuah tombak dan kedua sayap putih akan membunuh Rei ditempat.


"Sial!, berhenti disana!!!"


Teriak Sky mengeluarkan sebuah listrik dari tangannya dan menyambarkan sihirnya keziyun,


Zret ! Boom !


Ledakan kembali terjadi namun Ziyun masih hidup dan terbang keatas langit membuat Sky semakin marah dan mengeluarkan banyak api.


Woash !!!


Api milik Sky berputar seperti tornado dan menyerang Ziyun dengan cepat tanpa sedikit jeda,


[ Tuan jangan menyerang tanpa titik yang jelas!, dan tengkan diri ]


Pixie membantu Sky untuk tenang kemudian dengan cepat dia mengeluarkan roda api.


"Sudah kubilang percuma!"


Time Off !


Ziyun masih bisa menghentikan waktu meskipun tanpa artefak dan benar saja ketika dia akan mengarahkan tombaknya ke Sky, dia malah heran kenapa Sky yang semula marah tiba tiba tersenyum lebar kearahnya.


"Kau pikir aku bisa terhenti?, dan sejak kapan kau bilang percuma padaku?" teriaknya.


Zreeet !


Sky berada dibelakang Ziyun dan menendangnya tetapi karena relfek seorang yang berpengalaman dia segera menghindar dengan santai,


Tidak berhenti disana Sky membalikan kakinya lagi untuk menendang sekali dan dihindari oleh Ziyun namun sekarang pukulan api mengarah kewajahnya sekeras mungkin.


Bruk ! Boom !


Ziyun melesat jauh dan Sky menggunakan kesempatan ini untuk melihat Rei yang terluka parah karena melalukan bom bunuh diri untuk membunuh Ziyun.


Tanpa bicara apapun kepada Sky dia kemudian berdiri dan berjalan disamping Sky dengan tepat.


"Ulur waktu sebentar dan aku akan menyelesaikannya!"


"Baiklah itu mudah!"


Sky dan Rei mengeluarkan seluruh kekuatannya dimana api semakin panas dan berubah biru,


Sky sekarang dibalut listirk merah beserta api yang menghitam dimana tubuhnya benar benar kelihatan seperti sebuah roh.


"Para semut ini!!!"


Ziyun marah dan tubuhnya berangsur membesar membentuk malaikat sekuat dengan Behemoth yang menggunakan seluruh kekuatannya.

__ADS_1


Dan jika dibiarkan mungkin kiamat akan tiba didunia dan Sky yang maju duluan dengan melesat menjadi beberapa ujung cahaya.


Tubuhnya melesat keziyun tetapi tidak berdampak apapun kecuali Sky yang terlempar kembali,


Tidak mau menyerah Sky terus terusan menembus tubuh Ziyun yang dengan cepat beregenerasi sedangakan Rei mulai datang berlari dengan api yang membentuk sebuah sabit ditanganya dan menebas kesayap milik Ziyun tersebut.


Boom !


Tidak ada hentinya ledakan muncul dari tubuh Ziyun karena ingin menjauhkan kedua musuhnya itu agar dapat beregenrasi dengan tenang.


Memang tidak adil jika dilihat namun waktu yang dibutuhkan cukup lama dan Ziyun pada akhirnya menapak Sky hingga terjatuh ketanah.


Tanah mulai hancur dan Sky secara kuat mengeluarkan api dan listriknya secara bersamaan agar dapat mendorong tangan milik Ziyun dengan wajah yang dipaksakan, karena memang semua badannhya sekarang seperti sedang diremuk dan kekuatan sihirnya mulai melemah.


Dan benar saja tangan mulai terangkat sedikit dan Rei melesat keatas dan sekali lagi ingin meledakan dirinya,


"RASAKAN INI!"


Boooom !


Ziyun meledak dengan cepat membuat sebuah tubuh manusia muncul disela sela patung malaikat dan saat itulah Sky melesat dan memukulnya.


Bruk ! Boom !


Tak berhenti disana Sky mengangkat batu yang sangat besar dan menimbun tubuh Ziyun sekeras kerasnya ketanah.


Sky telah puas kemudian berjalan kearah tubuh Rei yang sudah hangus dan tersenyum meski telah mati, Sky hanya menunduk dan memindahkannya ketempat Hana dan tanapa disadari tetesan air mata telah keluar dari mata.


Memang ini semua termasuk pertemuan singkat bagi keduannya tetapi Sky merasa jika manusia yang ingin bahagia tetapi apa yang takdir tentukan olehnya adalah kematian dia hanya bisa berdoa dan menjalankan hal tersebut.


Sky berjanji akan mengakhiri peperangan ini bahkan dia berharap jika dapat membuat permintaan dengan absolute agar peperangan usai dan hidup bahagia dalam sekejap,


tetapi absolute sendiri tidak ingin ambil ikut campur untuk masalah hidup dan mati lalu menyerahkan semua tanggung jawab kepada Sky sendiri agar dapat menghindari kematian seminim mungkin dalam perjalanannya.


Memang tidak adil tetapi itulah dunia dimana angan angan tidak sesuai dengan kenyataan.


"Semoga bahagia!" gumamnya.


Sky lalu beranjak pergi dari tempatnya berdiri karena perang memang belum usai tetapi tanpa dia sadari sebuah tombak menusuk dadanya hingga tembus.


Jleb!


Dan karena masih tidak mengetahui apa yang terjadi Sky tersujud dan sekali lagi sebuah pedang muncul lalu menusuknya berkali kali hingga membuat dirinya terjatuh.


"Sialan kau!" Sky mulai menutup matanya dan melihat Ziyun berjalan kearahnya tanpa atasan atau telanjang dada akibat serangan Sky tadi namun entah apa yang terjadi dirinya tidak mati ataupun terkena sebuah serangan fatal.


Tubuhnya masih seputih awal dan sayap putih sekali lagi keluar untuk kedua kalinya sebagai pengakhiran karena dia akan membunuh Sky lalu mengambil kepalanya untuk bukti jika perang telah dimenangkannya.


...----------------...


......................


...****************...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


Bersambung...


Like » Favorit » Commentnya !


__ADS_2