
setelah membentuk party mereka semua berangkat kali ini misi yang di ambil adalah misi mengalahkan naga berkepala tiga yang selalu membuat kekacauan di kota vale,
mereka berlima berangkat menggunakan kereta kuda sementara Marcell lebih ingin berlari untuk meningkatkan fisik nya,
setelah bergerak lumayan jauh mereka berlima beristirahat di tengah tengah hutan untuk mengistirahatkan kuda kuda milik mereka,
mereka beristirahat sambil bersantap ria,
"ohiya kamu belum memperkenalkan nama mu" seru wanita tersebut,
"namaku Marcell koensen, panggil saja aku Marcell" jawab marcell,
"baik lah kalau begitu kami akan memanggil mu Marcell, perkenalkan nama ku alis ini tom yang berbadan besar itu Gary sementara dia mora" jawab nya sambil menunjuk satu persatu,
Gary ada lah seorang tangker mora archer sementara tom adalah assasin,
"oh iya apa ke ahlian mu?" tanya mora kepada Marcell
"keahlian ku? mmmm entah lah mungkin aku ahli dalam bertarung menggunakan senjata mau pun tangan kosong" jawab Marcell,
"mmm type senjata apa yang kau kuasai" Gary bertanya kepada Marcell ,
"mungkin semua senjata aku bisa" jawab Marcell sambil menggaruk kepalanya,
alis tom gary dan mora ke empat tersedak mendengar pernyataan Marcell,
"apakah kau serius dengan perkataan mu" tanya tom sambil menepuk nepuk dadanya karena tersedak,
"apakah tampang ku ini menunjukan kalau aku tidak serius"jawab Marcell,
setelah berbincang bicang mereka melanjutkan perjalanan, kali ini Marcell berlari di temani oleh alis,
mereka berlari tanpa hambatan dan terus melaju ke kota vale,
saat mereka tinggal beberapa jam lagi ingin tiba di kota vale, mereka di hadang segerombolan orang berbadan kekar,
"eit eit eit mau kemana... kikuk dulu dong"
"eitss bagus dua"
#canda,
kereta kuda yang mereka tunggangi mendadak berhenti,
sedangkan Marcell dan alis tengah bersiap melawan,
gary mora dan tom langsung keluar setelah kereta kuda nya berhenti mendadak,
__ADS_1
"siapa kalian" ucap alis sambil memegang tongkatnya,
"aku adalah raden kiang santang"
"wuaaaaaaaghilashee bisa jadi 7"
#canda,
"siapa kami? bukan kah itu tidak penting menjawab pertanyaan orang yang sebentar lagi ingin mati?"jawab pemimpin grombolan orang berbadan kekar itu,
tom mengenali beberapa aksesoris dari grombolan orang itu, dan tom mulai mengakat suaranya,
"ohh jadi kalian berasal dari guild bloodseker"
seru tom dengan nada yang dingin,
"mengejutkan sekali ada calon mayat yang mengenal guild kami ahahaha" seru nya,
Marcell tak bergeming dan hanya menatap mereka kasihan, mungkin jika tak ada Marcell mereka akan menang melawan alis dan ketiga rekan nya namun beda hall nya jika ada Marcell, mereka dapat di kalahkan Marcell dengan mudah bahkan mungkin Marcell bisa mengalahkan nya sambil rebahan,
guild bloodseker sendiri terkenal dengan kekejaman nya mereka membantai para petualang yang di temui nya dan marampas harta bawaan nya,
guild pada umumnya mereka jika ingin naik tingkatan mereka bisa menyelesaikan misi dan melewati ujian, namun system seperti itu tidak terpakai di guild bloodseker, anggota guild bloodseker akan naik tingkatan di hitung dari berapa kali ia membunuh dan rank apa yang mereka bunuh,
"ohh jadi kalian berasal dari guild bloodseker kebetulan sekali jika seperti itu, entah berapa banyak hadiah yang akan di berikan guild ku jika bisa membawa kepala kalian" ucap alis,
"ahahaha ku sarankan agar kalian meletakan semua harta dan barang bawaan kalian dan berlututlah di kakiku maka aku akan berbaik hati, mmmm.... mungkin aku hanya akan mencopot kedua lengan kalian dan tidak membunuh kalian" ucap pemimpin rombongan itu,
Marcell yang mendengar perkataan pemimpin rombongan itu mengerutkan alis nya,
Marcell tak terima jika ada orang yang lebih sombong darinya, dan kini Marcell pun mulai angkat bicara,
"sungguh baik sekali kau, aku juga akan memberikan penawaran kepada kalian, lebih baik kalian bunuh diri di tempat dan aku akan menguburkan mu dengan layak, dan jika kalian menolak mungkin kalian akan mati dengan bagian tubuh terpisah" jawab Marcell dengan tersenyum misterius,
mendengar perkataan Marcell para anggota guild bloodseker tertawa terbahak bahak,
namun tiba tiba.....
"sreeettttt,"
tawa mereka terhenti setelah melihat rekan mereka mati dengan teragis,
rekan mereka mati terbelah menjadi delapan bagian,
Marcell mengeluarkan satu jurusnya dan melayangkan jurus bayangan miliknya kepada salah satu anghota guild saat mereka sedang menertawai nya, tanpa mereka sadari Marcel mengeluarkan jurusnya kembali namun dengan sangat cepat,
hanya dalam tiga tarikan nafas lima dari dua puluh rekan nya mati dengan cara yang sama,
__ADS_1
alis dan ketiga rekan nya pun terdiam seribu bahasa,
dan tom yang paling terkejut pasalnya tom adalah seorang assasin,
ia baru pertama kali melihat seseorang membunuh tanpa harus bergerak sedikitpun,
"sebenarnya siapa anak ini dan juri apa yang ia gunakan"gumam tom di dalam hati,
"kau!!!! apa yang kau lakukan" seru pemimpin rombongan guild bloodseker,
"bukan kah tidak penting menjawab pertanyaan seseorang yang ingin mati? seperti nya itu barusan terdengar dari mulutmu" jawab Marcell
"KAU!!! BERANI NYA, BUNUH DIA"
alis dan ketiga rekan nya bersiap, namun Marcell memberi aba aba agar tetap diam,
"kalian diam lah di tempat biar aku yang membersihkan semut semut ini"ucap Marcell
alis dan ketiga rekan nya awalnya menolak namun Marcell memaksa mereka untuk tetap tidak bergerak,
seketika Marcell mengeluarkan jurusnya,
"SHADOW OF THE KILLER"
Se ketika bayangan bayangan dengan aura membunuh yang sangat pekat di keluarkan masing masing bayangan,
"apa ini? apakah ini kekuatan si bocah rank S ini? apakah master guild salah memberi ttingkatan nya?" ucap tom,
"alis apa kah kau juga merasakan nya?" tanya mora kepada alis
" ya aku merasakan nya juga, ini seperti saat master guild marah saat bertarung beberapa tahun lalu aura nya tak kalah kuat saat itu" jawab alis,
jelas mereka mungkin merasakan aura kemiripan yang kuat pada master guild nya,
namun kala itu master nya tengah bertarung hidup dan mati, namun Marcell mengeluarkan nya hanya dengan satu jurusnya saja, yang bahkan tidak memakai seperempat dari kekuatan nya,
"aku sudah berbaik hati pada kalian namun kalian menolak nya, maka aku tidak akan segan memisahkan bagian tubuh kalian" ucap marcell
semua anggota guild bloodseker menelan ludah nya mereka tidak lago meremehkan Marcell, namun sebalik nya mereka malah merasa ketakutan terhadap Marcell,
Marcell pun menggerakkan tangan nya dan seketika...
***WHUUUUUUSSSSSHHHH"
#BERSAMBUNG
hai guys makasih udah novel ini jangan lupa like comen cote nya ya guys biar author main semangat nulisnya♥**
__ADS_1