
suara menggema terdengar di atas langit,
itu adalah suara dari jendral surga yang di tugaskan menjaga para raja iblis yang di hukum oleh sang dewa pencipta,
lucifer menatap sinis kepada jendral surga itu dia memiliki dendam kepada sang jendral surga itu,
wajar saja lucifer dendam karena saat dia di kurung dia terus menerus di berikan siksaan oleh jendral surga itu atau yang lebih di kenal dengan zenzed atau Strategos elysium, yang berarti pemimpin bersenjata surga,
zenzed yang mengetahui bahwa lucifer tidak ada di kolasi atau tempat yang jauh berada di dalam neraka dan bahkan neraka sendiri takut terhadap tempat itu,
langsung bergegas mencari di mana lucifer dengan bantuan sang dewa pencipta,
"beraninya kau melarikan diri dari kolasi" ucap zenzed
"cih melarikan diri? aku hanya memenuhi panggilan dari tuan ku" jawab lucifer,
sementarantara di sekitar ternganga saat melihat pria berzirah emas melayang di udara dengan gagah memegang trisula di kedua tangan nya,
"demi dewa apakah aku sedang melihat seorang dewa?"
"kali ini kita di sulit kan dengan musuh yang sangat mengerikan pertama algius dan iblis nya namun sekarang bencana apa lagi yang datang" gumam tonoky
saat semua mata tertuju pada sang jendral surga, mereka sampai lupa dengan siapa sang jendral surga berbicara,
dan mereka mulai melirik kearah jendral surga berbicara terlihat pemuda laki laki dan seorang pria dewasa yang sangat tampan,
.
.
.
"apapun alasan mu aku tak akan menerima nya karena perintah sang pencipta munlak untuk di lakukan," jawab zenzed, sambil melancarkan serangan ke arah lucifer,
namun sebelum serangan itu sampai, Marcell langsung dapat menangkis nya dengan mudah menggunakan pedang god of dragon miliknya.
zenzed yang melihat serangan nya di tepis dengan mudah melebarkan matanya,
"nampak nya kau mempunyai senjata yang bagus," ucap zenzed
"haha.. mata mu bagus juga" jawab Marcell,
sambil maju kedepan menyerang zenzed,
mereka berdua beradu jurus dan pukulan secara terus menerus dan di saksikan semua orang yang ada di sikitar nya dengan perasaan bercampur aduk,
"aaaapa kah ini Marcell yang kkku kenal," ucap Garry sambil terbata bata,
__ADS_1
sementara iblis Mictlantecuhtli yang menyaksikan pertempuran antara Marcell dan jendral surga zenzed membuat nya merasa tak pantas bila memiliki dendam padanya belum lagi saat lucifer tertunduk patuh dengan Marcell,
hal itu membuat iblis Mictlantecuhtli menertawakan diri nya sendiri karena berurusan dengan seseorang yang salah,
Kembali ke pertempuran antara zenzed dan Marcell,
mereka bertarung bagaikan musuh yang sudah menyimpan dendam satu sama lain,
mereka saling adu jurus dan serangan serangan pasif membuat yang ada di sekitar nya hancur,
"tak heran mengapa sangat dewa pencipta waspada terhadap mu"ucap zenzed sambil mengambil nafas,
"haha nampak nya kau terlalu memuji"jawab Marcell dengan menyerang,
Marcell yang melihat zenzed kesulitan dalam bernafas berniat untuk tidak memberikan nya mengambil nafas terlalu lama,
serangan demi serangan di lancarkan oleh Marcell zenzed pun mencoba menghindari nya namun ada beberapa serangan marcell yang mengenai zenzed, dan hingga pada akhir nya zenzed pun tak sanggup menghindari serangan marcel,
"apa kah hanya segini kemampuan dari seorang jendral surga?" ejek Marcell kepada zenzed,
zenzed yang mendengar ejekan dari marcel hanya menanggapi dengan tatapan penuh kebencian, dan dia berniat untuk melarikan diri,
namun di saat dia membuka portal dimensi, tiba tiba lucifer ada di depan portal tersebut dan menyerang nya dengan hantaman penuh dengan kebencian,
"Kau tau semua yang berhadapan dengan tuan ku sudah di takdirkan mati, siapapun yang melawan nya akan berakhir dengan kematian tanpa akhir" ucap lucifer,
"oh tuhan pencipta pinjamkan hamba sedikit kekuatan kekuatan anda" gumam nya,
lucifer berniat akan mengakhiri dengan serangan terakhir nya, namun saat lucifer akan melancarkan serangan suasana tiba tiba kembalikan mencekam,
namun kali ini lebih mencekam dari pada sebelumnya,
gravitasi bumi semakin berat, dan membuat lucifer tersungkur ke tanah,
dan tiba tiba terdengar suara yang sangat marah dari langit yang terbelah ,
"AKU SUDAH MEMBERIKAN KEKUATAN PADA MU TAPI INIKAH BALASAN MU LUCIFER" ucapnya,
lucifer yang mendengar suara nya merasa jantungnya akan terlepas dan gendang telinganya merasa ingin pecah, lucifer memaksakan untuk menoleh ke atas,
saat dia menolehkan kepala nya berapa kaget nya dia melihat sosok sang dewa pencipta menuruni langit,
sementara Marcell masih berdiri tak bergeming dia hanya mengepalkan tangan nya dan melihat sinis ke atas langit dari awal,
diam nya Marcell bukan karena ketakutan namun Marcell sedang berbicara dengan cipsi,
"cipsi apa yang bisa ku lakukan sekarang" tanya Marcell kepada cipsi,
__ADS_1
[yang harus tuan lakukan sekarang adalah melarikan diri]
"MUKE GILE MARTABAT GUA ANCUR NANTI JADI MC OI" jawab Marcell,
[untuk saat ini tuan tak bisa mengalahkan nya tuan hanya akan berbanding sedikit bila melawan nya,]
jawab cipsi,
"apa yang kau maksud dengan berbanding sedikit?"
[untuk sekarang tuan hanya bisa mengimbangi musuh di harapkan tuan untuk mundur, tuan bisa imbang bukan juga berarti bisa menang, tuan masih jauh untuk melawan musuh UNIQUE]
Marcell yang mendengar pernyataan dari cipsi hanya mengepalkan tangan nya,
gravitasi yang di berikan oleh sang dewa pencipta tidak berpengaruh sedikit pun pada Marcell,
sang dewa pencipta pun menoleh ke arah Marcell,
"SEPERTINYA KAU MEMANG BENAR BENAR DIA" ucap sang dewa pencipta,
Marcell yang mendengar ucapan nya mengerutkan alisnya,
"apa yang kau maksud dengan dia"tanya Marcell,
"AH NAMPAK NYA KAU BELUM MENYADARINYA BAIKLAH, SEBELUM KAU BANGKIT SE UTUHNYA AKU AKAN MEMUSNAH KAN MU SEKARANG," ujar sang dewa pencipta sambil menyerang ke arah Marcell,
Marcell tang belum siap menerima serangan cepat dari sang dewa pencipta hanya bisa menahan nya, namun dampak nya lumayan terasa pada lengan nya,
"kini aku mengerti apa yang di ucapkan cipsi barusan"
gumam Marcell,
serangan dari sang dewa pencipta pun berdampak sangat besar semua yang berada di sekitar terhempas karena terkena efeck dari serangan sang dewa pencipta,
Marcell yang terpental beberapa meter kini keluar melewati kepulan asap,
"ahh sungguh serangan yang tak terduga Nice try bro" ucap nya sambil mengayun ayunkan tangan nya,
sang dewa pencipta mengerutkan alis nya melihat Marcell tak mengalami apa apa dia Sudah menggunakan separuh dari kekuatan nya untuk menyerang marcell namun Marcell masih terlihat rapopo atau tidak apa apa,
kini giliran Marcell menyerang dengan serangan cepat nya ke arah sang dewa pencipta,
"DARKNEST NEVER END"
bersambung,
hai teman teman setelah saya off beberapa bulan ini karena author tidak megang hp di karenakan hp author rusak jadi gak uploade deh, kemungkinan ini akan uploade, 2 hari sekali, karena author buat nya pake hp adik author😂
__ADS_1
terima kasih ya guys udah mau baca ini,