
mereka berjalan perlahan menuju restoran yang mereka tuju, dan mereka pun sedikit berbincang sambil berjalan,
"oh iya kita sudah sejauh ini namun aneh rasanya aku masih belum mengetahui namamu?" ucap Sophia,
"ahh maafkan aku, aku lupa mengenalkan diri,
namaku Marcell, aku sedang ingin menuju ke negara Sham, apakah kamu tahu dimana arah untuk menuju kesana?" jawab Marcell,
Sophia sendiri sangat bingung sekaligus heran, karena ini kali pertama nya ia mendengar negara Sham, ia pun mengembalikan pertanyaan Marcell dengan bingung,
"negara Sham? di mana itu aku baru mendengar negara dengan nama itu" jawab Sophia,
Marcel juga merasa heran mengapa Sophia tidak mengetahui tentang negaranya,
"mengapa dia tidak tahu tentang negaraku, bukan kah dia anak dari wali kota, mengapa dia tidak tahu apa apa, apakah dia tidak sekolah?" gumam Marcell
Marcell sendiri tidak mengetahui kalau bumi yang dia tempati tidak sama lagi seperti dahulu,
-NOTE-
Dunia di riset ulang oleh val'ves, dan val'ves membuat semuanya kembali seperti abad ke kosongan,
mengapa Marcell tidak ikut ke riset itu karena Marcell memiliki cipsi atau system dalam tubuh nya,
Marcell bisa bebas pergi kemana pun ia mau selagi ia memiliki level yang cukup,
sedangkan untuk saat ini level Marcell sendiri sudah lebih dari cukup untuk berkeliling dimensi atau pun memporak porandakan beberapa bumi dan planet,
-DaN itulah alasan mengapa Marcell tidak ikut ter riset-
"hey mengapa kamu diam saja, di mana negara Sham itu? bisa kah kamu menceritakan nya kepadaku nanti?" teriak Sophia,
Marcell bingung dengan tingkah dari Sophia,
"mengapa wanita ini berisik sekali " gumam nya,
"ah baiklah aku akan menceritakan nya nant.."
"wahh sudah sampai, ini dia restoran paling enak yang pernah aku jumpai disini," belum sempat Marcell menyelesaikan perkataannya terpotong oleh Sophia yang melihat restoran yang ia tuju,
Terlihat sebuah plang bertuliskan
-RESTORAN KEPALA BABI-
dan dengan begitu luas restoran itu dan beraromakan bau enak dari arah sana,
"baiklah ayo kita masuk dulu dan makan apapun yang kamu mau" ucap Sophia,
__ADS_1
mereka berdua pun masuk, dan terlihat ramai sekali pengunjung dengan raut wajah yang bahagia seakan memakan makanan yang turun dari surga,
dan mereka pun duduk dan seorang pelayan pun menghampiri mereka berdua,
"baiklah apakah ada yang bisa saya bantu dengan pasangan yang sedang berbunga bunga ini" ucap sang pelayan,
Sophia pun sedikit memerah mendengar perkataan dari pelayan itu
"heii kita ini baru bertemu tau, bahkan aku saja baru mengetahui namanya beberapa menit yang lalu"ucap Sophia dengan wajah memerah
Marcell sendiri hanya tersenyum tidak mengatakan apa apa,
"baiklah baiklah, aku hanya bercanda, hehe
bisakah saya catat pesanan apa yang ingin nona pesan" jawab pelayan dengan sopan,
"baiklah tidak apa apa, aku hanya ingin babi guling dengan acar" balas Sophia
"oh iya Marcell kamu ingin pesan apa" lanjut Sophia,
"ah aku samakan saja dengan mu ya" jawab Marcell
"ah baiklah aku akan membawakan pesanan kalian harap di tunggu sebentar ya" balas si pelayan
pelayan itu pun pergi dan Sophia dan Marcell lanjut dengan perbincangan nya yang terputus tadi,
"oh iya Marcell bisakah kamu ceritakan tentang negara Sham yang kamu bicarakan tadi" ucap Sophia dengan penasaran,
"oh iya jadi negara sham adalah negara maju yang modern dan begitu banyak gedung gedung dan pesawat terbang, di sana juga ada kendaraan mobil dan motor, dan itu bisa untuk mengangkut orang banyak hanya membutuhkan bahan bakar, " ucap Marcell,
"hah pesawat terbang mobil motor, modern gedung gedung bahan bakar, mahluk apa itu" balas Sophia dengan polos,
"hah kau sungguh tidak mengetahui nya" balas Marcell,
Marcel yang semakin di buat bingung dengan keadaan saat ini akhirnya menanyakan nya pada cipsi,
"cipsi sebenar nya aku ini ada di mana" ucap Marcell bertanya pada cipsi,
[tuan sekarang sedang ada di bumi]
jawab cipsi
"di bumi?, apakah ini benar benar bumi yang sama, atau mungkin kau salah menganalisis nya" balas Marcell,
[tidak tuan anda benar benar sedang di bumi, namun bumi yang sekarang anda tempati sudah tidak lagi sama] lanjut cipsi membalas jawaban Marcell,
"hah tidak lagi sama apa maksudnya dengan tidak lagi sama?" ucap Marcell,
__ADS_1
[Menjawab pertanyaan tuan,]
[Bumi yang sekarang sudah tidak lagi sama karena,
dewa the true God of justice meriset ulang beberapa pelanet dan termasuk bumi]
balas cipsi,
"meriset? mengapa dia melakukan itu? lalu bagaimana dengan keluarga ku? apakah dia menghapuskan semuanya?" mercel melanjutkan pertanyaan nya dengan penasaran
[dewa The true God of justice sendiri meriset semuanya karena sebelumnya sudah luluh lantah akiban pertarungan anda dengan sang dewa pencipta]
balas cipsi
Marcel yang awalnya kesal dan ingin meminta penjelasan dari the true God of justice pun hanya sedikit memalingkan pandangan nya,
"ah jadi ini karena ku ya, apakah semua kembali seperti ini dimana keluarga ku" Marcell melanjutkan pertanyaan nya,
[setelah semua Ter riset keluarga anda otomatis akan di tiadakan dan seolah tidak pernah ada] jawab cipsi
"lalau mengap aku masih ada di sini" ujar Marcell,
[ tentu karena anda memiliki aku ^^] balas cipsi dengan tersipu,
"mengapa belakangan ini aku merasakan cipsi menjadi genit" gumam Marcell,
"heyy kamu melamun lagi," ucap Sophia,
"apakah kamu memang suka melamun atau memang hobimu melamun, hah sudah lah jika kamu tidak ingin menceritakan tentang negaramu barusan aku anggap aku tidak akan melanjutkan nya, mungkin bisa membuatmu bersedih atau mengingat masa maasa kelam mu itu" lanjut Sophia,
Marcell pun hanya tersenyum,
dan saat mereka berbincang bincang tiba tiba ada segerombolan bandit yang membuat ulah dengan menggoda kecantikan Sophia,
"hey boss lihat ke arah sana, ada gadis cantik, bukan kah itu anak dari tuan kota James Lawson" ucap Bandit keroco ,
"wah wah kita lihat siapa di sana, bukan kah banyak yang akan membayar mahal hanya untuk ini hahaha, sepertinya kita sangat beruntung malam ini" ucap Bandi keroco lain nya,
"yah kalian benar mari kita ambil barang bagus itu" ucap si pemimpin Bandi itu,
"heii kau aku mendengar semua ucapan mu, kau pikir aku apa hah, dengan badan besar dan bodoh mu itu kau bisa apa" ejek Sophia kepada bandit itu,
"hahaha lihat itu dia sungguh manis jika seperti itu haha, aku jadi menyukai nya,
aku akan memuaskan diriku dahulu setelah itu kita jual dia hahah" balas si pemimpin bandit itu,
#-***bersambung-
__ADS_1
mau tahu kelanjutan nya stay terus ya guys makasih,
-NOTE- SEKARANG UP NYA UDAH RUTIN YA***-