
Kesalahan Pertama yang adi perbuat Dua bulan yang lalu saja
Yang dia merespon nia dengan alasan menguji apri cemburu atau tidak,
Masih terasa begitu kental di ingatan april,
Dan rasa kecewa nya masih belum hilang meskipun april memaafkan dan memaklumi alasan nya.
Tapi menurut sudut pandang nya, adi telah merendahkan april secara tidak langsung sebab dengan dia berkomunikasi dengan nia seakan-akan dia tidak menganggap April ada, seolah-olah adi terpaksa menikah dengan april
Padahal Adi sendiri yang memilih April,
Adi sendiri pula yang Menikahi April.
Sedari Awal sebelum Adi Berniat Meminang april,
april sudah kata kan coba dipikir-pikir ulang tanpa terburu-buru agar tidak menyesal di kemudian hari.
Sekarang Adi membuat kesalahan lagi yang menurut nya suatu kesalahan yang patal.
April mungkin tidak akan semarah dan sekecewa ini jika adi hanya berteman serta saling balas membalas komentar di status nia tanpa terbongkar identitas adi yang sebenar nya di akun Dinda tersebut.
Sebab menurut april di komentar itu bersifat publik, jadi semua yang membaca bisa tahu.
Terlebih lagi yang membuat nya makin emosi adalah dari komentar berlanjut ke inbok yang bersifat pribadi seolah-olah dan seakan-akan Hanya mereka berdua yang tahu dan tidak boleh di ketahui oleh siapa pun
sedangkan semua balas membalas komentar yang mereka lakukan malah di hapus oleh nia.
Karena Hal ini April menjadi Pribadi yang jauh lebih Pendiam tapi jadi istri yang jauh lebih posesif.
Setiap hari april selalu merasa sedih setiap inget hal ini.
Kepercayaan nya terhadap Suami nya pun telah luntur, sehingga membuat april selalu menaruh curiga dan ke khawatiran akan terulang kejadian yang sama terhadap suami nya bahkan hari-hari mereka menjadi tak senyaman sebelum nya.
__ADS_1
April meluangkan kesedihan nya lewat sebuah rangkaian kata
Entah harus kemana kah langkah kaki ini melangkah
Disaat aku di landa oleh sebuah kebencian
Disaat kekecewaan merasuki diri ini
Entah sampai kapan aku bertahan
Melawan kenyataan yang menancapkan duri tajam
Yang tak henti nya ku telan
Ada kah hari Esok, Hari di mana membuat ku tenang
Terhindar dari kenyataan pedih yang menerkam
Apakah sampai aku terdiam lemas
Entah lah
Hanya waktu yang kan menjawab nya.
*Hati yang kau Lukai
Malam Semakin larut dan Indah nya sang rembulan menyinari bumi ini
Tapi mata ku tak mau terpejam
Hanya lantunan lagu patah hati yang menemani ku di malam ini
Butiran air mata ku terus menetes membasahi di kedua pipi ku
__ADS_1
Ini kah rasa nya patah hati,
Mengapa,,,
Mengapa cinta yang tulus di bayar dengan Kelukaan, kekecewaan dan kemunafikan
Ini kah Balasan mu setelah Aku tulus Mencintai dan menyayangi mu
Kenapa pula kau tega membuat ku sakit
lebih sakit dari pada tertusuk ribuan duri tajam
Apa kah kau tahu,
Bahwa Aku terluka Oleh kemunafikan mu
Sehingga Hati ku Hancur berkeping-keping*.
Untuk menerima hati mu dan hidup bersama mu
Aku mematahkan hati dan kebersamaan dengan yang lain
Dan
Untuk menjaga hati mu dari Api cemburu
Ku putuskan komunikasi dengan siapa pun
Yang membuat mu cemburu
Tapi mengapa
Untuk Sekedar iseng-iseng
__ADS_1
Kau mematahkan Hati ku
Dan Menghanguskan nya bagai kan Debu.