Tahajud Pembuka Kebenaran

Tahajud Pembuka Kebenaran
Dilema


__ADS_3

Kesalahan Pertama yang adi perbuat Dua bulan yang lalu saja


Yang dia merespon nia dengan alasan menguji apri cemburu atau tidak,


Masih terasa begitu kental di ingatan april,


Dan rasa kecewa nya masih belum hilang meskipun april memaafkan dan memaklumi alasan nya.


Tapi menurut sudut pandang nya, adi telah merendahkan april secara tidak langsung sebab dengan dia berkomunikasi dengan nia seakan-akan dia tidak menganggap April ada, seolah-olah adi terpaksa menikah dengan april


Padahal Adi sendiri yang memilih April,


Adi sendiri pula yang Menikahi April.


Sedari Awal sebelum Adi Berniat Meminang april,


april sudah kata kan coba dipikir-pikir ulang tanpa terburu-buru agar tidak menyesal di kemudian hari.


Sekarang Adi membuat kesalahan lagi yang menurut nya suatu kesalahan yang patal.


April mungkin tidak akan semarah dan sekecewa ini jika adi hanya berteman serta saling balas membalas komentar di status nia tanpa terbongkar identitas adi yang sebenar nya di akun Dinda tersebut.


Sebab menurut april di komentar itu bersifat publik, jadi semua yang membaca bisa tahu.


Terlebih lagi yang membuat nya makin emosi adalah dari komentar berlanjut ke inbok yang bersifat pribadi seolah-olah dan seakan-akan Hanya mereka berdua yang tahu dan tidak boleh di ketahui oleh siapa pun


sedangkan semua balas membalas komentar yang mereka lakukan malah di hapus oleh nia.


Karena Hal ini April menjadi Pribadi yang jauh lebih Pendiam tapi jadi istri yang jauh lebih posesif.


Setiap hari april selalu merasa sedih setiap inget hal ini.


Kepercayaan nya terhadap Suami nya pun telah luntur, sehingga membuat april selalu menaruh curiga dan ke khawatiran akan terulang kejadian yang sama terhadap suami nya bahkan hari-hari mereka menjadi tak senyaman sebelum nya.

__ADS_1


April meluangkan kesedihan nya lewat sebuah rangkaian kata


Entah harus kemana kah langkah kaki ini melangkah


Disaat aku di landa oleh sebuah kebencian


Disaat kekecewaan merasuki diri ini


Entah sampai kapan aku bertahan


Melawan kenyataan yang menancapkan duri tajam


Yang tak henti nya ku telan


Ada kah hari Esok, Hari di mana membuat ku tenang


Terhindar dari kenyataan pedih yang menerkam


Apakah sampai aku terdiam lemas


Entah lah


Hanya waktu yang kan menjawab nya.


*Hati yang kau Lukai


Malam Semakin larut dan Indah nya sang rembulan menyinari bumi ini


Tapi mata ku tak mau terpejam


Hanya lantunan lagu patah hati yang menemani ku di malam ini


Butiran air mata ku terus menetes membasahi di kedua pipi ku

__ADS_1


Ini kah rasa nya patah hati,


Mengapa,,,


Mengapa cinta yang tulus di bayar dengan Kelukaan, kekecewaan dan kemunafikan


Ini kah Balasan mu setelah Aku tulus Mencintai dan menyayangi mu


Kenapa pula kau tega membuat ku sakit


lebih sakit dari pada tertusuk ribuan duri tajam


Apa kah kau tahu,


Bahwa Aku terluka Oleh kemunafikan mu


Sehingga Hati ku Hancur berkeping-keping*.


Untuk menerima hati mu dan hidup bersama mu


Aku mematahkan hati dan kebersamaan dengan yang lain


Dan


Untuk menjaga hati mu dari Api cemburu


Ku putuskan komunikasi dengan siapa pun


Yang membuat mu cemburu


Tapi mengapa


Untuk Sekedar iseng-iseng

__ADS_1


Kau mematahkan Hati ku


Dan Menghanguskan nya bagai kan Debu.


__ADS_2