
Adi merasa tidak tega dengan keadaan april yang selalu mual, muntah dan pusing-pusing karena ngidam nya terus.
Badan April terlihat lebih kurus, adi khawatir dengan istri nya tersebut jika adi keliling atau di luar. Hingga adi memutuskan menyarankan april tinggal bersama ema, abah dan adik nya di kampung.
Karena di sana april tidak akan sendiri dalam melakukan segala hal.
Akhir nya april pun menyetujui apa yang di saran kan oleh adi.
Meskipun sejujur nya april yang berbalik khawatir dengan adi. Salah satu nya ke khawatiran nya terhadap mantan-mantan nya adi.
April takut kejadian seperti waktu nia terulang kembali. Meskipun april sudah berusaha sejauh ini percaya dengan adi dan berusaha bersikap seperti biasa nya.
Setelah april mengemas pakaian nya dan pakaian iky ke ransel atau tas, april dan iky pun lalu berangkat pulang kampung bersama adik ipar nya april yang bernama dian.
Yang kebetulan semalam nginep di tempat nya.
April, dian dan iky pulang menggunakan angkutan umum tanpa adi di pagi hari.
__ADS_1
Karena hanya ada 1 motor, jadi tidak dapat menampung muatan lebih.
Lebih dari 5 jam perjalanan, padahal seharus nya 4 jam perjalanan sudah terhitung paling lama tapi karena mini bus yang di tumpangi april lama ngetem nya untuk menunggu penumpang hingga mini bus itu penuh dengan penumpan, apa lagi april, iky dan dian adalah penumpang pertama di mini bus tersebut. Walau pun jenuh menunggu tapi ya sudah lah, yang penting sampai dengan selamat.
Meskipun april merasa sedih harus berjauhan dengan suami nya tapi april berusaha ikhlas dan berpikir positif.
Walau pun april tidak tinggal bersama dengan adi tapi kan masih tetap bisa berkomunikasi lewat telpon dan juga bisa video call. Lagi pula adi pun pasti akan pulang ke kampung setiap minggu.
Se'sampai nya di kampung, April, iky dan dian di sambut oleh ema yang bernama lengkap Ema Rohedah namun biasa di panggil denfan nama emak edah, abah arli dan sich bontot atau adik ipar april yang terakhir yang bernama ii.
Tak lama april beristirahat sejenak dan kemudian makan bersama dengan keluarga.
Kebersamaan itu membuat april merasa sedih, dan terpikir ke adi.
Di sini kami makan bersama, di sana bagaimana dengan suami nya.
Andai adi pun ikut mungkin makan bersama ini akan terasa lebih lengkap.
__ADS_1
Selesai makan, april membereskan semua bekas makan dan mencuci piring serta perabotan masak yang kotor. Meskipun di larang oleh ema tapi april tetap mencuci nya.
Sebab april merasa malu sebagai menantu jika harus berdiam diri dan membiarkan semua itu di kerja kan oleh mertua nya tersebut.
Sambil mencuci piring, april dan ema berbincang-bincang hingga membuat april lebih akrab dengan mertua nya itu.
Ema edah adalah mertua yang sangat baik, pada anak-anak nya pun ema tidak pernah mengandalkan mereka untuk urusan rumah seperti masak, nyuci pakaian, nyuci piring, beres-beres rumah dan sebagai nya.
Selama ema mampu mengerjakan nya sendiri, ema tidak pernah menyuru anak-anak nya.
Sebab ema berpikir nanti juga akan tiba saat nya bagi anak-anak nya melakukan semua nya sendiri tanpa harus di suru.
Tapi april malah kasian ke ema yang harus mengerjakan semua nya seorang diri padahal memiliki 4 anak, yang terdiri dari 2 anak laki-laki dan 2 anak perempuan.
Berbeda dengan april yang sedari kecil sudah terbiasa dan terdidik mampu dan harus mengerjakan segala hal hingga kini.
Dan membuat april malah menjadi tidak betah jika tidak melakukan kegiatan atau rutinitas sehari-hari nya itu.
__ADS_1