
Meskipun april merasakan perubahan sikap yang ada di diri adi, tapi april tetap berusaha menetralkan keadaan seolah seperti biasa nya.
Karena april lebih baik diam dari pada bicara tapi memicu keributan diantara mereka.
Walau dengan kondisi april dalam ngidam, april tetap berkomunikasi dengan adi.
April menceritakan mimpi nya yang menurut nya serasa seperti nyata.
April bermimpi berdua dengan anak nya iky berada di sebuah pemakaman umum yang juga merupakan makam panjang.
Disitu april dan iky Di ajak kedalam rumah yang berada di tengah-tengah makam yang terdapat makam pula yang ada di dalam rumah tersebut oleh kuncen beserta istri dari kuncen tersebut.
__ADS_1
Yang tidak lain kuncen tersebut adalah uwa dari april sendiri yang bernama uwa sapri dan uwa ipah.
Di mimpi tersebut pun april dan iky di beri air mineral yang begitu jerni dan berasa sangat adem serta segar ketika di minum di tenggorokan dan di perut.
Ntah apa yang di ucapkan oleh Uwa sapri di kala itu, ketika april dan iky serta uwa ifah duduk di dalam rumah tersebut di dekat makam yang ada di dalam nya.
April memperhatikan tempat sekitar dengan sangat seksama, april melihat ada sesaji atau sesajen berupa beberapa gelas minuman dan makanan berupa makanan pokok, lauk pauk, buah-buahan serta beberapa sayuran seperti kopi hitam, kopi susu, air mineral, susu, nasi tumpeng, bekakak ayam kampung atau ayam panggang, telur ayam kampung, dan beberapa buah-buahan.
Ada seseorang yang. bermaksud untuk menghancurkan rumah tangga nya.
Tapi april tidak di beri tahu ini sial atau nama orang yang berniat jahat tersebut oleh uwa nya.
__ADS_1
Antara sadar atau tidak sadar, mimpi yang sebenar nya ada di alam bawah sadar manusia tapi bagi april mimpi tersebut seperti nyata karena meskipun itu mimpi tapi april seperti sadar.
Sebab di dalam mimpi tersebut ketakutan april begitu kuat.
Dalam hati dan pikiran april bertanya dan berkata "ya allah,,, kenapa saya dan anak saya ada di tempat ini. Saya merasa takut sebab saya khawatir dengan janin yang ada di dalam kandungan saya karena saya sedang hamil muda".
Seperti separuh sadar, dalam mimpi april meminta ijin pamit pada uwa sapri dan uwa ipah untuk pulang dengan alasan takut di cariin sama adi atau suami nya.
Sebelum april dan iky pulang, uwa sapri memberikan 4 butir telur yang di bungkus plastik hitam, dengan ucapan terakhir "ini bawa buat di rumah, ntar dimasak di rumah. buat april, suami, iky dan anak dalam kandungan april".
Ketika april dan iky hendak beranjak pergi dari tempat tersebut, april hanya mengucapkan "Terimakasih uwa"
__ADS_1
Dengan rasa takut yang begitu kuat, april pun pergi dari tempat itu tapi tanpa sepengetahuan uwa nya april menaruh telur yang telah di beri kan kepada nya di paku dekat pintu gerbang rumah di tengah-tengah makam tersebut karena april khawatir dan takut akan terjadi sesuatu yang tidak di ingin kan akan menimpah atau di alami oleh nya terlebih lagi jika berpengaruh terhadap bayi atau janin dalam kandungan nya karena april sedang hamil 3 bulan di kala itu.