
Ntah apa maksud dari mimpi nya tersebut, tapi april menceritakan keseluruhan mipi nya tersebut kepada adi.
Beberapa hari setelah mimpi tersebut, april dan iky di ajak adi ke kediaman kakak angkat nya adi yang sering di panggil dengan nama teteh fatimah.
Dengan bermaksud untuk silaturahmi, adi pun bermaksud untuk menceritakan mimpi april tersebut dan perasaan yang dia alami terhadap april serta perbedaan pendapatan usaha mermak nya yang turun drastis selama beberapa hari kepada kakak nya tapi belum sempet menceritakan semua itu kepada teteh fatimah tersebut karena di rumah teteh fatimah banyak tamu.
Ke'esok'an hari nya, april adi dan iky pun kembali datang ke rumah teteh fatimah. Dan Kebetulan keadaan sepi tidak ada tamu.
Sebelum adi menceritakan semua nya, teteh fatimah ternyata mampu membaca apa yang ada di pikiran adi.
Teteh fatimah merasakan ada hal yang berbeda dari adi, adi terlihat suram, seperti orang ling lung dan terlihat di ikuti oleh mahluk khasat mata.
Sebelum adi di obati oleh teteh fatimah, adi di suru ngambil whudhu dan melaksanakan shalat.
__ADS_1
Ntah melaksanakan shalat apa april pun tidak tahu.
Begitu pula dengan teteh fatimah yang kemudian juga sama berwudhu dan mengenakan rukoh atau mukena nya tuk melaksanakan shalat.
Selepas shalat, adi dan teteh fatimah duduk bersama di ruang depan sedangkan april dan iky beserta neng fatimah di ruang tv sedang menonton tv.
Sambil nonton tv, april pun sesekali melihat kearah teteh fatimah dan adi.
April tersentak kaget tiba-tiba melihat adi kesurupan/kerasukan makhluk halus.
Dalam hati April hanya perbanyak membaca istighfar dan beberapa ayat suci al-Quran.
Teteh fatimah bertanya "siapa yang merasuki tubuh adik saya, kenapa kamu mengikuti adik saya dan kamu kiriman siapa"
__ADS_1
Jin itu pun menjawab "siapa saya itu ga penting, saya bersama adik kamu di suru sama seorang wanita yang bernama NurJannah, saya di tugas kan untuk membuat adik kamu pisah dengan istri nya.
Saya yang menanamkan kebencian, kekesalan serta saya pula yang menutup pintu rezeki adik kamu karena pemilik/dukun/bos saya di bayar sebesar Rp. 3.000.000".
Dengan nada tinggi teteh fatimah berkata "pergi kamu dari tubuh dan kehidupan adik saya jika kamu tidak ingin hancur dan binasa"
Keributan/perkelahian antara teteh fatimah dan jin yang merasuki adi pun mulai terlihat ketika Jin yang merasuki tubuh adi ngeyel dan bersih keras untuk tetap tinggal bersama adi.
Serontak teteh fatimah pun semakin banyak melantunkan ayat suci al-Quran dan memegang serta memencet beberapa titik lemah dari jin tersebut.
Akhirnya dengan Kuasa dan Ijin Allah, Jin itu pun keluar dan kembali kepada pengirim nya tapi sebelum pergi Jin tersebut meminta Kopi hitam kepada teteh fatimah.
Tapi Alhamdulilah Tanpa dipenuhi permintaan nya, Jin itu pun pergi dengan ucapan terahir yang di lontarkan oleh teteh fatimah yaitu minta saja sama yang ngirim kamu, kan kamu kiriman dia dan bos kamu pun dapet bayar jadi pergi sana dan jangan pernah kembali dan balik-balik lagi ke kehidupan adik saya beserta keluarga nya.
__ADS_1