
...“Meskipun kebahagiaan belum kita temui, kebersamaan ini yang layak kita nikmati. Sambil kita pikirkan apa yang akan dilakukan selanjutnya nanti.”...
Pikiran Numa menerawang jauh, bagaimana akhir kisahnya dengan Iqbal bertahan kah? atau malah berakhir dengan begitu saja. Ntahlah biar waktu yang menjawab semuanya...
"Num..Num.. heyy ko malah ngelamun sihh"
"Ehhhehehe,, Gpp Stii aku cuma ngantuk aja" bohong Numa.
"Tau deh yang tiap malem suka calling sama ayang mbeb" ledek Asti.
"Yah Stii,, bilang bunda kamu bakal ada kakak-kakak maen kerumah plisss" mohon Numa.
"Hhhhh,,ntar aku bilang bunda. semoga bunda kasih izin"
"Ahhh,,thanks you Stii lu emang terbaik" menghampiri lalu memeluk Asti.
Arumi baru saja sampai kelas terkejut melihat adegan di dalam kelasnya. ia langsung menghampiri sambil menepuk keningnya perlahan.
"Wadidaw... masih pagi gini udah peluk-pelukan ke teletubies"
"Ikhh,apasih Rumi dateng udah riweuh aja lu" dengus Numa.
"Lagi kalian pagi buta begini udah pelukan, ke menansakan ada kesedihan hikss" Ucap Rumi dengan pura-pura sedih dan mengusap air mata yang tak keluar.
"LEBAYYY" timpal Resa yang ternyata sudah mendengar percakapan mereka.
"Nambah lagi nyonya rempong yang kepo sama kehidupan orang"
"Num,Num kenapa sih lu sensi banget ama gw. punya salah apa inces Resa ini" ucap Resa dengan nada super manjah.
__ADS_1
"Makanya Res jangan suka nyebar berita yang belom tentu bener, gini nih jadinya di benci orang kan" balas Arumi.
"Lhoo..lhoo,, ko jadi gw yang kena sasaran" Resa jelas tak terima dengan penuturan Arumi.
"Nah kan, temen lu aja tau kalo Resa Alfiansyah itu SI BIANG GOSIP!!!!" tekan Numa.
"No!!No!!! salah besar Numaisha Anara" bantah Resa.
"STOPPPPPP!!!!!"teriak Asti kalian kapan akurnya sih ya allah. Asti hanya bisa mengelus dada melihat kelakuan dua temannya yang selalu saling cibir.
"Nihh RATU BIANG GOSIP yang duluan!!!!"
"Ehhh enak aja lu miNuman serebu"
"Akhhhhh....lepas,,lepas..." Resa meronta-ronta saat ia merasa rambutnya dijambak Numa.
"Astagfirullah, Numa...Resaaa..." teriak Andi langsung menghampiri.
Hari ini di lalui mereka berempat dengan perdebatan tiada akhir. disini Asti dan Arumi lah yang biasa jadi penengah perdebatan yang tercipta antara Numa dan Resa yang memang selalu berbeda pendapat dan tak akur satu sama lain.
Asti pun tak tahu pasti apa permasalahan yang melanda Numa dan Resa sehingga mereka tak pernah akur jika bertemu selalu saling ejek atau bahkan saling menjelekkan. Yang pasti Asti merasa jengah dengan tingkah mereka berdua tapi apa mau di kata sudah beribu nasehat ia lemparkan kepada mereka namun tetap saja akan saling bersenggolan ketika bertemu. Walau bagaimana pun bagi Asti mereka berdua adalah teman yang baik menurutnya. meskipun mereka saling kenal dan dekat karna penempatan saat magang beberapa bulan lalu.
.
.
.
.
__ADS_1
.
.
.
.
.
.
.
Kira-kira ada yang bisa tebak apa yang sebenarnya terjadi antara Numa dan Resa???
Siapa yang benar,, Resa ataukah Numa??
staytune terus yah guysss..
happy reading🤗🤗
...****************...
Maaf banget yah beberapa hari yang lalu gx up karna anakku lagi manja bangett pengennya nemplok terus..🙏🏻🙏🏻
insyaallah aku usahain tiap hari update
jangan lupa like nya para readers tercinta😍😍
__ADS_1
terus dukung aku yah supaya bisa mengeluarkan karya terbaik yang bisa kalian nikmati nantinya😇😇