Takdir Hati

Takdir Hati
Hari Pernikahan


__ADS_3

Sudah seminggu sejak helmi datang kerumah shandi membahas lamaran. Kini tibalah saatnya hari penikahan antara ia dan fisya anak dari kak shandi. Helmi begitu gugup hari ini karena ini pertamakalinya ia akan menjadi seorang imam dan menjadi kepala rumah tangga.


Ijab qabul dilakukan dirumah fisya dengan hanya mengundang kerabat dekat. Pernikahan ini dilaksanakan tertutup karena fisya masih sekolah dan harus melanjutkan sekolahnya. Mereka takut fisya akan didiskriminasi disekolahnya.


Helmi begitu berkeringat dingin kala ia menyentuh shandi yang sebentar lagi akan menjadi ayah mertuanya.


"SAYA TERIMA NIKAH DAN KAWINNYA NAFISYA ALYA AKBAR BINTI SHANDI ALI AKBAR DENGAN MAS KAWIN UANG SATU JUTA RUPIAH DIBAYAR TUNAI"Helmi mengucapkan dengan lantang


Semua orang disana mengucap kata "Sah". Fisya yang mendengar nya begitu syok dan tak terasa air matanya jatuh tanpa ia sadari. Hatinya sakit karena ia bersanding bukan dengan orang yang dia cintai.


Layla yang mengucap syukur karena pernikahan berjalan lancar tetapi ia juga sedih melihat anaknya fisya sedih , Ia tahu anaknya itu terpaksa menerima pernikahan ini. Apalagi usianya yang begitu masih belia. Ia kemudian memeluk fisya yang sudah menangis tersedu-sedu dipelukannya.


"Kuatkan hatimu ya nak, Mungkin dia memang jodoh yang dikirimkan Allah untuk mu nak"


Sambil mencium kepala anaknya


"Tapi bu, Fisya kan masih muda. Fisya belum siap untuk jadi seorang istri. Lagipula fisya gak cinta sama mas helmi"sambil menagis tersedu-sedu


"Iya nak, ibu tahu . Ibu yakin seiring berjalannya waktu, kamu akan mencintai suami mu. ibu yakin. Apalagi nak helmi itu orang baik. Kamh sekarang harus ikhlas ya"nada khawatir


"Iya bu, fisya akan berusaha ikhlas menerima ini semua"

__ADS_1


Shandi nampak begitu bahagia , ia merasa sudah menyelesaikan kewajiban nya sebagai seorang ayah. Ia tahu ini berat untuk anaknya fisya. Sekarang ia lega fisya sudah ada yang menjaga yaitu suaminya.


"Selamat ya dek helmi, Sekarang kamu sudah menjadi menantu kakak dan mulai sekarang kamu harus manggil aku ayah"tersenyum melihat helmi


"Baik kak, eh ayah."sambil malu-malu.


****


Acara sudah selesai , Fisya dan helmi pergi kekamar mereka. Fisya menyalami helmi yang sekarang sudah menjadi suaminya.


"Fisya, Kamu gak usah takut sama Mas ya. Mas janji gak akan berbuat sesuatu sama kamu"sambil memegang kepala fisya


"Iya mas, fisya tahu. Maaf ya mas fisya belum bisa mencintai mas "ucap fisya sedih


Fisya bersyukur memiliki suami yang begitu pengertian walaupun ia belum mencintainya sama sekali.


Mereka akhirnya tertidur. Helmi mengingat janjinya untuk tidak menyentuh fisya sampai ia sudah dewasa. Walaupun sejujurnya itu berat sebab ia laki-lak dewasai normal yang memiliki nafsu yang harus disalurkan beda dengan fisya yang masih anak-anak. Tapi helmi akan tetap bersabar dan berusaha membuat fisya jatuh cinta padanya.


****


Suara adzan menggema, Fisya bangun dan melihat suaminya masih tertidur.

__ADS_1


"Pasti ia sangat lelah semalam"batin fisya


"Mas bangun, Yuk sholat subuh mas"sambil menyenggol lengannya


"Masyaallah, begitu sempurnanya allah menciptakanmu, dari matamu, hidungmu, dan bibirmu"batin fisya terkagum dengan rupa suaminya


"Oh sudah subuh ya. Maaf aku baru bangun"sambil mengucek-ngucek matanya


Fisya langsung menjauh kan tubuhnya dari helmi, ia takut helmi akan mengetahui bahwa fisya mengagumi wajahnya tadi.


"Oh gak papa mas, yuk kita sholat bareng"ucapnya malu-malu dan bergegas mengambil wudhu


"Aku tahu, kamu tadi mengagumi wajahku kan . Aku sengaja pura-pura tidur ketika kau bangun tadi"batin helmi senang


Mereka akhirnya selesai mengambil air wudhu dan melaksanakan sholat berjamaah subuh berjamaah. Mereka begitu khusu' melaksanakan sholat.


Begitu sholat selesai fisya segera mencium tangan helmi dan helmi mencium kening fisya.


"Ya allah kenapa hatiku berdebar-debar seperti ink saat Mas helmi mencium ku"Batin fisya


"Ya allah jadikanlah rumah tanggaku sakinah mawaddah warahmah, Hadirkanlah Cinta dihati kami Ya Rabb"Batin helmi

__ADS_1


Mereka tidak menyadari shandi dan layla melihat adegan romantis mereka. Mereka berdua tersenyum dan berdoa semoga rumah tangga anaknya berjalan lancar.


__ADS_2