
mulai saat itu kenzi memutuskan untuk menemui maya lagi dia bertekad ingin mendekatinya. Entah apa yang ada di fikiran nya saat itu , hanya penuh dengan bayang bayang maya
bertemulah mereka di sisi pantai yang lumayan jauh dari kediaman maya
"hai , apa kabar?" ucap kenzi saat bertemu maya, "hai selamat siang tuan" balas maya
"jangan panggil tuan, saya lebih suka dipanggil nama saja jangan sungkan" ucap kenzi
" ta ta tapi saya takut tidak sopan tuan" maya menunduk
"jangan begitu, saya baru usia 25 tahun masih sangat muda. Tidak masalah jika di panggil nama" kenzi berbicara dan memberikan tatapan hangat pada maya
"baiklah, saya masih usia 16 tahun ke ke kenzi" ucap maya celingukan
"wow masih sangat muda ya , lebih muda 9 tahun dari saya " kenzie menjawab
"hehehe, iya kenzi. Apakah kamu tidak malu jalan bersama aku wanita miskin ini? Sekolah saja aku tidak, karena orangtua ku tidak memiliki biaya" ucap maya sedih
__ADS_1
"tenanglah, aku kesini tidak merasa malu. Justru sangat senang bisa bertemu dengan kamu" kenzi menenangkan maya
maya pun hanya membalas "hmm"
Dalam hati maya , ia merasa takut jika terlalu sering bertemu bisa membuat hati nya mencintai kenzi. Karena bagai manapun mereka itu lawan jenis
mereka berjalan mengelilingi pantai, sesekali berfoto berdua. Meminum kelapa muda disisi pantai berdua. Bagaikan orang yg sedang jatuh cinta. Setelah puas meminum air kelapa muda mereka memutuskan untuk cari makan.
Menuju ke restorant dekat pantai, kenzi mengajak maya masuk namun maya ragu karena penampilannya. Namun kenzi merangkulnya agar bisa masuk ke dalam restorant
setelah masuk, kenzi memperlakukan maya bak seorang ratu. Betapa bahagianya saat itu perasaan maya. Namun dia tepis perasaannya karena takut timbul rasa cinta
"ayo makan yang banyak biar cepat besar, sudah besar menikahlah denganku" ucap kenzi sambil menyuapkan makanan ke mulut maya
"hmm" tersipu malu maya sampai seluruh muka menjadi merah seperti kepiting rebus
" kenapa kenzi begitu baik padaku? Sedangkan kita beda kasta. Bahkan dia tau keadaan ku, apakah dia akan memanfaatkan aku? Atau memang dia mencintaiku? Ah sudahlah maya , tutup saja perasaan mu karena takut jatuh semakin dalam"ucap maya didalam hatinya
__ADS_1
drrtt.. Drtt...
Ponsel kenzi berdering seperti ada yg menghubunginya, "aku angkat telpon dulu ya" ucap kenzi sambil berlalu
"ya silahkan" balas maya, namun seketika raut wajah maya sedih. Karena ia takut hanya dipermainkan saja oleh kenzi secara kan kenzi sangat kaya , tampan, baik dan penyayang
Tak lama kenzi datang melanjutkan makanan nya. tidak ada lagi percakapan sampai selesai makan.
kenzi membayar semua makanannya. Dia bergegas mengajak maya untuk jalan jalan belanja yg di inginkan maya. Maya pun hanya mengikuti ajakan kenzi
" kamu cocok pakai ini, coba kenakan di ruang ganti"ucap kenzi
"masa sih? Tapi ini kemahalan"ucp maya
maya pun pergi mencoba dres selutut itu berwarna merah yg dikatakan kenzi
"gimana? Aku kira ini tidak pantas untuk ku karena terlalu mahal"ucap maya
__ADS_1
"wow cantik sekali kamu, itu tidak seberapa yang penting cocok untukmu saja" balas kenzi