
"aku sangat terpukul atas kepergiannya secara mendadak. Bertahun tahun aku menjalani hidup sendiri, mencari juga entah harus kemana. Aku hanya bisa pergi mengunjungi tempat biasa kita berdua kunjungi. Berjalan tanpa arah sendiri, bertegur sapa hanya hati dan fikiran. Bayangan yg hanya menemani dalam khayal, sunyi dan sepi tanpa hadir dirinya" maya berbicara sendiri ditepi pantai
Mendadak ingin dilecehkan namun berhasil diselamatkan pria itu. Aku tidak mengerti ia datang kembali padaku, untuk saat ini kedatangannya membuatku sakit dan sangat kecewa, aku merasa dunia ku benar benar hancur saat ditinggalkan dia dan sekarang dia malah datang membawa luka baru. Tp siapa sangka itu semua ada alasan nya , awalnya aku tidak percaya. Namun sebagaimanapun lita berbohong seorang anak tidak akan mungkin bohong soal kematian apalagi menyangkut orang tua. Ya aku percaya itu semua, sayang sekali aku tidak tau soal itu. Betapa bodohnya aku membenci org yg berada dalam kesulitan. Sungguh aku tidak tau kabar ini. Ya aku baru tau sekarang. Aku merasa sangat bersalah karena telah memfitnah kepergian kenzi, aku menyesal memarahi dia
Leo menjelaskan panjang lebar padaku, akhirnya aku mengerti semua. Kenzi memelukku dengan erat dan meminta maaf padaku, aku membalas pelukannya dengan erat
"maafkan aku, aku menyesal telah pergi meninggalkan ku. Aku janji datang kembali kepadamu menjemputmu menjadikan kamu istriku selamanya. Aku akan menyayangimu dengan tulus menjadikan mu ratu dalam hidupmu, aku janji"huhuu ucap kenzi dengan tangisan nya dipundakku
"ya kenzi aku juga minta maaf padamu, karena telah membencimu dan aku tidak tau musibah yg terjadi padamu. Aku harap kamu memaafkanku"
"tidak maya , kau tidak bersalah. Ini salahku tidak memberitahumu. aku harap kamu tidak memiliki kekasih lain, aku akan segera menikahimu karena aku sangat mencintaimu"ucap kenzi mengecup pucuk rambutku
"bagaimana bisa aku melupakan mu dan mendapatkan kekasih lagi. Aku tidak bisa menerima org lain, aku terlanjur ingin denganmu. Aku menunggu beberapa tahum disini hanya untukmu. Untung saja penantian ku ini tidak sia sia"ucapku pada kenzi
__ADS_1
"terimakasih maya karna kamu sudah menerima aku dan menunggu aku selama ini. Aku janji tidak akan meninggalkanmu sampai kapanpun"ucapkenzi
Aku mengajak mereka pergi ke rumahku, rumah yg masih sama seperti dulu. Gubuk derita , karena keadaan ku yg sangat miskin materi
"baiklah kita pergi saja kerumahku kalian bisa tinggal bberapa hari disana. Namun dengan keadaan yg seadanya karena aku bukan org berada bahkan jauh dari kata biasa saja"ucapku
"baik, sekalian kita datang untuk menentukan tanggal untuk melamarmu"ucap kenzi
Leo hanya tersenyum melihat adiknya bahagia
Aku memanggil kedua org tuaku untuk meminta ijin memberi tumpangan tidur untuk beberapa hari kedepan. Dengan ikhlasnya org tua ku mengijinkan hal itu dengan rasa syukur dan tak berhenti mengucapkan terimakasih pada orangtuaku aku pergi menghampiri kenzi dan leo di susul ayah dan ibu ku
"apakah kalian teman nya maya anak ku? Sejak kapan kalian berteman dengannya. Sepertinya kalian bukan org sini dan penampilan kalian memberitahu kan saya bahwa kalian org yg cukup berada"ucap ayahku
__ADS_1
"tidak om, kita berteman sejak maya usia 16tahun tepat sekarang sudah 4 tahun berteman. Kita menang bukan orang sini, dulu kita berlibur kesini beberapa bulan dan bertemu dengan maya. Adik saya sangat bahagia saat berteman dengan maya, oleh karena itu kami datang kesini ingin menemui om dan tante. Karena adik saya terlihat sangat mencintai maya , begitupun dengan maya"ucap leo dengan kata hatihati takut menyinggung perasaan om dan tante
"apakah kalian serius? Saya takut ini hanya akan mempermainkan anak saya. Kalian juga tau keadaan saya dan keluarga saya hanya seperti ini. Bagaimana bisa adik anda tertarik pada anak saya? Sedangkan kalian menengah atas , kita hanya menengah bawah. Kalo dalam percintaan si miskin dan si kaya itu hanya ada didalam dongeng saja" ucap ayahku
"kami sungguh berniat ingin melamar putri bapa, kedatangan kami kesini dengan niat yg besar ingin menjadikan ia istri saya"ucap kenzi
"terimakasih sebelumnya, tapi maaf om tidak bisa seenaknya menerima kamu anak muda. Kau tau sendiri yg diajak nikah itu anaknya bukan bapak nya, jadi tanya langsung saja pada orangnya"ucap ayah sambil tersenyum melihatku
Aku hanya menunduk dan tersipu malu saat semua mata terjudu padaku
"apakah kamu bersedia menjadi calon istriku?"ucap kenzi dengan suara lembut dan tatapan hangatnya
"ya aku bersedia dengan senang hati"ucapku malu dan sedikit menunduk
__ADS_1
Kenzi memencarkan senyuman haru nya, betapa senangnya ia saat lamaran belum resminya itu sudah diterima