
"kenapa may? Beri aku jawaban yg jelas"cecar kenzi
"aku aku aku aku cuma takut kamu hanya mempermainkan perasaanku"ucap maya menunduk
"apasih may, belum apa apa tapi kamu sudah berfikiran negatif tentangku. Sebenarnya dari dulu aku memang tidak ada fikiran untuk menjalin apapun dengan orang lain. Bahkan berteman saja aku tidak. Tapi semenjak tidak sengaja bertemu denganmu entah kenapa ada rasa yang sulit aku artikan saat dekat denganmu. Aku sungguh tidak mengerti, apakah ini cinta? pepatah mengatakan jujur adalah kunci utama. Maka aku akan jujur se jujur jujurnya padamu atas perasaan ini. Aku jatuh cinta padamu may, entah dari kapan rasa ini hadir. Yang jelas aku tidak menyadarinya, aku kira hanya rasa iba ternyata rasa cinta. Apakah kamu merasakan rasa yg sama denganku?"ucap kenzi penuh harap agar maya juga sama sertinya
Hening..
Maya hanya terdiam, sontak maya kaget saat tiba tiba kenzi menyentil keningnya karna ia hanya melamun saat ditanya
"gimana? apa kamu juga sama? Aku harap kita mempunyai rasa yg sulit diartikan ini secara bersama" ucap kenzi
"ti ti ti tidak kenzi kamu tidak boleh jatuh cinta padaku" ucap maya dengan penuh ragu.
"kau tidak perlu bohong maya, kau tau isi hatimu. Mata mu sedang berbohong saat mengucapkan kata itu. Jujurlah, kau pasti merasakan hal yg sama kan?
"tidak kenzi aku serius. Aku akan pergi, jangan sampai kamu berlarut dalam perasaanmu itu"ucap maya berkaca kaca menitikan air mata dan berlalu pergi
kenzi benar benar merasa aneh pada maya, kenapa dia tidak merasakan hal apapun. padahal terlihat jelas bahwa dia berbohong
"AKU AKAN KEJAR KEMANAPUN KAMU BERADA, KU PASTIKAN KAU JATUH DIPELUKANKU SELAMANYA"teriak kenzi
Namun maya tak menghiraukan nya. Karena disisi lain ai tidak mau mengecewakan orangtuanya.
__ADS_1
Sampai dirumah maya nangis sejadi jadinya didlm kamarnya. Dia tumpahkan kekesalan yg belum terucap.
"sebenarnya aku juga cinta padamu kenzi. Namun bagaimana dengan keadaan ku yang miskin ini" ucap maya didalam hatinya
Entahlah sisi lain orang tua maya tidak ingin anaknya dipermainkan. Begitu juga mama dari kenzi tidak mau anaknya menikah dengan orang kampung
Sulit memang , tapi jika dicoba dulu siapa tau luluh hari dua keluarga ini. Jika memang anak mereka yakin
Kenzi belum mempunyai nomor ponsel maya, dikesempatan hari esok ia akan menemuinya dan meminta nomor ponselnya
Mereka bertemu ditempat biasa,
"may aku boleh minta nomor ponsel kamu?" ucap kenzi
"aku tidak punya ponsel"jawab singkat maya
Sesampainya di toko ponsel yg cukup terkenal disana
"kamu pilih ponsel yg kamu mau"ucap kenzi
"ti ti tidak usah, ini terlalu ber lebihan untukku. Terimakasih banyak tapi sungguh tidak perlu repot repot"tolak maya
"ayolah , biar aku yg carikan"kenzi mencari ponsel yg paling bagus
__ADS_1
ia memanggil pelayan disana. Pelayan menjelaskan secara detail spek ponsel yg ia tawarkan, tak selang lama kenzi membeli dan membayarnya
"nih, gunakan dengan baik ya"ucap kenzi serta senyum dengan tampannya
"te te te terimakasih banyak, a a aku tidak tau lagi harus mengucapkan terima kasih bagaimana kepadamu. Kamu terlalu baik" ucap maya tak enak hati
"apasih may, gausah lebay. Ini biar kita gampang komunikasi, karena bisa saja sewaktu waktu aku pergi ke kota dan pulang. Disini juga aku tidak akan lama , karena kan hanya urusan bisnis saja"ucap kenzi lesu
Hening.. Tidak ada jawaban apapun dari maya
"yaudah, kapan kapan kamu main kesini ya temui aku"maya mencairkan suasana
"hmmm"ucap kenzi sambil menggenggam tangan maya dengan erat
Mereka pun pergi mencari makan, setelah makan kenzi bertanya soal kemarin. Ia takut maya tidak akan menerimanya, ia bertekad sebelum ke kota harus mendapatkan cintanya dulu
"may , apakah kamu yakin dengan perasaan mu tidak mencintaiku?"ucap kenzi
"hmm, "ucap maya
"aku tidak suka basa basi loh. Jika ada yg melarangmu biarkan saja. Toh kita yg menjalani. Atau perlu aku datang ke rumah mu saja?" ucap kenzi
Dengan sigap maya menjawab "tidak perlu. Ini terlalu cepat, karena aku belum tau org tua ku apakah akan menyukaimu atau tidak. Sebelumnya aku belum pernah datang membawa lelaki di usia ku yg baru 16 tahun ini"
__ADS_1
"tidak apa, tunggu beberapa hari lagi aku otw ke rumah mu dengan keluargaku"angkuh kenzi. Padahal ia sendiri belum ada keberanian
"hmm. Yaudah"ucap maya