
"yaudah, tenang aja. Kakak disini bakal bantu kamu dan support apa yg kamu inginkan. Tenang saja, urusan mama serahkan sama kakak ya"ucap leo mengelus kepala adiknya
Kenzi pun merasa dapat dorongan restu dari kakaknya sehingga dia tidak perlu takut dengan mama nya
, kenzi tertidur pulas setelas kakaknya pergi dari kamarnya.
Keesokan harinya, kenzi berniat menemui maya kembali. Namun sayang, maya justru tidak kungjung datang saat ditunggui oleh kenzi. Kenzi pun merasa kecewa karna maya tidak ada ditempat. bahkan dia sudah terlalu lama menunggu maya disana
Dirumah , justru maya sedih karna dilarang pergi oleh kedua org tuanya. Dia pun dengan sedih menuruti keinginan org tuanya
setelah lama menunggu dipantai, kenzo memutuskan untuk menjemput saja ke rumah maya sekalian ijin sama orangtuanya. namun saat difikur kembali kenzi belum cukup keberanian untuk mendatangi kediaman maya, hingga dia memutuskan untuk pulang saja
__ADS_1
Sampai dirumah, kenzi hanya melamun. "mengapa maya tidak menemui ku?" gumamnya
leo pun penasaran kenapa kenzi tiba tiba ia murung dan terlihat sangat sedih. Ia pun menghampiri dan menanyakan ada apa sebenarnya yg telah terjadi pada kenzi
"adikku, kenapa kau sangat terlihat murung hari ini?"ucap leo
"aku tidak tau letak kesalahan ku, sehingga membuat maya tidak menemui ku hari ini. Sedangkan aku sudah ingin bertemu dengannya. Menunggu seharian ditempat biasa bertemu dengannya, ingin rasanya pergi ke rumahnya namun aku belum cukup berani" ucap kenzo lesu
"sudahlah, jika kau memang mencintainya temui orangtua nya. Yakin kan bahwa kau tulus mencintai nya"ucap leo memberi saran pada adik kesayangan nya
Semalaman ia tidak bisa tidur karena terus kefikiran maya. Maya selalu saja ada di fikiran nya, sampai larut malam ia belum juga tidur, ia pun berusaha keras untuk mengumpulkan keberanian nya agar bisa menemui keluarga maya.
__ADS_1
Leo pun hanya bisa menasehati dan memberi saran untuk adiknya. Karena beberapa hari lagi mereka harus pergi ke kota tempat mereka tinggal. Saat ini mereka sedah berlibur di tempat maya,
Maya selalu saja bersedih karena orangtua nya tidak terlalu menyetujui jika dia berhubungan dengan kenzi karna beliau tau bahwa kenzi bukan orang biasa. Melainkan orang menengah atas yang jauh beda dari segi apapun dengan keluarganya. Bukan apa apa melainkan orangtua nya hanya ketakutan saja jika anak semata wayangnya di jadikan sbgai mainan oleh orang orang berduit
Esok hari maya sudah siap mengenakan dres pemberian kenzi untuk pergi ke pantai hanya untuk menghilangkan sedikit penatnya didalam rumah
Dia meminta ijin untuk pergi ke pantai. Orgtua nya pun hanya bisa mengijinkan karna kasihan melihat maya terus bersedih
Maya bergegas pergi ke pantai, dia menatapi seluruh sisi pantai tidak melihat keberadaan kenzi sangat membuat maya cemas karna takut kenzi tidak akan menemuinya lagi
Saat maya akan pergi, datanglah kenzi lalu menyapa maya dengan penuh semangat karna pada akhirnya mereka bertemu juga
__ADS_1
Haru banget pertemuan mereka , "ma ma ma mayaaa, ini benar kamu kan? Kenapa kamu tidak datang menemui ku kemarin. Apakah ada salah yg ku buat pada mu? Atau kau sudah tak ingin lagi melihat ku?"cerocos kenzi dengan mata berkaca kaca
"ti ti tidak kenzi, aku tidak bermaksud..."maya menundukan kepalanya