Takut Ke Hilangan Tapi Mendua

Takut Ke Hilangan Tapi Mendua
Bab 11


__ADS_3

**Suara burung berkicau seperti sedang bernyanyi,, terdengar di pagi hari, menandakan cahaya matari sudah muncul...


Izal yang terbangun,, melihat ke kanan dan ke kiri,, tidak mendapati sang istri,, "Dimana dia, aah mungkin sedang mandi.. gumam nya,, izal pun bangun dan berjalan ke kamar *mandi,,


"Sayang,, kamu di dalam,, tuk tuk tuk, suara izal mengetuk pintu kamar mandi,, namun tak ada jawaban, izal pun membuka pintunya,,


"Tidak ada,, dimana dia,, apa di dapur x y,, sebaik nya aku mandi dulu..


15* Menit sudah izal memyelesaikan mandinya,, saat izal keluar,, desy sudah berada di dalam kamar,, dengan pakayai rapi,, desy mengenakan dres selutut berwarna hijau muda,, izal terkagum menatap istrinya,,


"Cantik" kata izal, dan memeluk desy dari belakang,, menempelkan dagu di bahu desy,, izal mengendus ngendus leher jenjang istrinya,, desy hanya tersenyum melihat tingkah suaminya..


"Mas pakai bajumu dulu,, itu aku udah siapin pakayai kamu,, ntar kamu telat loh ke kantor nya,, kata desy


"Baiklah baiklah,, aku pakai baju,, tapi citum dulu.. pinta izal,, desy pun langsung menciyum pipi izal,, "" Tidak mau, bukan pipi tapi ini,, pinta izal memajukan bibir nya,, desy mengerti dan, cup,, dedy menciyum bibir izal sekilas..


"Sudah, cepat pakai baju mu, dan turun, aku udah masakin kamu buat sarapan,, aku turun duluan,, kata desy langsung keluar kamar,, lagi lagi desy menangis,, sambil menuruni anak tangga,,


Sebenarnya desy mengetahui apa yang terjadi tadi malam,, ada nomor baru di wassap nya, dan mengirimkan beberapa foto,, foto itu berisi, izal dan tiara yang sedang kissing,,


entah siapa yang mengirim foto itu,, tapi desy berusaha diam saja, karna desy ingin mencari tahu terdahulu sebelum bertindak,,


"Eh mas udah siyap,, ayo sarapan.. aku buatin mas nasi goreng kesukaan mas,,


desy terus saja tersenyum, untuk menutupi hatinya yang terasa sakit jika melihat bibir suaminya,, izal pun memakan nasi goreng itu dengan lahap,, sampai habis tak tersisa..


"Masakan istriku memang enak.. terimakasih sayang.. izal memuji desy,, desy hanya tersenyum, dan membereskan meja makan..


Seperti biasa, desy memakaikan dasi kepada izal,, "" Suamiku ternyata tampan yah.. puji desy setelah selesai memakaikan dasi pada suaminya..


"Kamu baru menyadarinya,, kalau suamimu ini memang tampaaan... jawab izal membanggakan ketampanan nya,,


"Mas,, aku mau minta izin boleh.. "Izin,, kata izal mengulang..


"Iya aku pengen keluar jalan jalan me maal,, ada yang mau aku beli.. itupun kalau mas mengijinkan.. kata desy manja, menggelayut di lengan suaminya


"Mas *ada rapat, mas gak bisa anter, besok aja gimana,, besok mas yang anterin kamu belanja..

__ADS_1


"Aku maunya sekarang mas,, bukan besok.. mas kekantor aja,, aku pergi ke maal sendiri aja..


"Ya udah,, tapi. harus di antar supir y, dan jangan kelamaan di maal nya,, kamu kan sedang mengandung.. "" Iya iya,,


"Ya udah,, mas berangkat ya,, pamit izal,, lalu mengecup pucuk kepala desy,, desy pun menganggukan kepalanya, dan menciyum punggung tangan suaminya..


''Assalamualaiqum" Waalaiqumsalam,, mas hati hati ya*


Setelah izal berangkat ke kantor,, desy pun bergegas,, mengambil tas nya di kamar,, dan pergi dengan supir pribadinya,, supir desy bernama aina,, iya supir desy seorang perempuan,, karna izal yang mencarikan nya,, agar desy ada teman untuk mengobrol saat di rumah maupun di luar..


"Non desy, kita kamu kemana ini.. tanya aina pada desy,, " Jalan aja ntar aku kasih tahu.. jawab desy,, masih menatap ponsel yang di pegangi


sepertinya, ada sesuatu yang sedang di fikirkan non desy ,, dari tadi pagi,, non tampak murung.. apa yang sebenarnya terjadi, geman aina,, dalam hati


""Di depan sana belok kanan ya,, tepikan mobilnya di depan gedung PT, Mandala. pinta desy


aina menganggug


''Sudah sampai nona.. ucap aina,, desy pun turun dari mobil dan,, "Kamu tunggu di sini atau mau ikut masuk ke dalam aina.. tawar desy, aina menggeleng 'Tidak nona, saya di sini saja, jawab nya


"Baiklah,, kalo gitu aku masuk dulu,, aku minta sama kamu,, jangan beri tahu mas izal kalo aku ke sini ya. "" Baik nona""


"" Mbak bapak wahyu nya ada,, tanya desy sopan ke resepsiyonis itu.. resepsiyonis itu memperhatikan desy, dari atas sampai bawah,, "Cantik, dan anggun sekali" kata resepsiyonis dalam hati


""Ada,, apa anda sudah buat janji,, tanya nya


"Belum sih,, tp,, eem, coba mbak bilang aja, Desy mencarinya, jawab desy,


" *Baiklah, tunggu sebentar ya nona..


!" Mari nona saya antar,, anda sudah di tunggu sama bos, ucap rsepsiyonis itu, desy pun mengikutinya dari belakang,,


"Silahkan nona,, masuk lah, big bos ada di dalam*.. ,, ucap resepsiyonis itu sopan, desy pun mengetuk pintu dan di buka oleh wahyu,, wahyu tampak terkejut dan juga senang, bisa bertemu lagi dengan desy..


"" Maaf mas wahyu,, desy udah ganggu waktu nya mas wahyu,, ucap desy, wahyu tersenyum..


"" Tidak,, mas gak merasa terganggu kok.. malah mas senang,, ketemu kamu lagi,, ayo kita kesana,, duduk dulu,,

__ADS_1


desy pun menurut dan duduk berhadapan dengan wahyu..


""Kamu sehat kan desy,,, wajah kamu terlihat pucat, apa kamu sakit.. tanya wahyu cemas terhadap desy,, desy tersenyum


" Aku baik mas,, hanya,, mungkin karena aku sedang hamil mas,, jadi terlihat pucat kaya gini,,,


"Selamat yah des,, kalo gitu..


terus,, ada apa,, kok tumben tumbenan kamu ke kantor mas,, tanya wahyu penasaran, ingin tahu


"Gini mas,, aku kesini ingin minta tolong sama mas,, ucap desy, ragu,, bingung mau mulai dari mana


"Minta tolong apa des,,


"Gimana ya ngomong nya, aduh.. eeng anu,, desy menggaruk garuk kepalanya yang tidak gatal.. " ini masalah mas izal mas,, eeem ini,, desy memberikan ponselnya pada wahyu,, dan wahyu pun menerimanya, mata wahyu terbelalak,, kaget dengan apa yang dia lihat,,


"mas pasti kaget kan, setelah lihat foto foto itu.. aku ingin tahu, siapa wanita yang bersama mas izal itu,, apa mas wahyu mau membantu ku, untuk mencari tahu,,,


Ucap desy, dan desy menangis lagi,, wahyu yang melihat desy menangis pun merasa sakit,, wahyu marah di dalam hatinya kepada sepupunya itu.. wahyu menahan emosinya,, ingin rasanya wahyu menemui izal dan menghajarnya,,


Izal mendekatkan dirinya dengan desy, menarik desy ke dalam pelukan nya,, wahyu mengusap ngusap bahu desy,, memberi desy ketenangan, desy pun menurut saja, dan tambah menangis sampai sesugugkan,,


"Sudah,, sudah, jangan nangis lagi,, Ada mas disini,, mas janji bakalan bantu desy buat cari tau perempuan itu,, desy tenang ya..


desy pun sedikit merasa tenang,, lalu melepaskan pelukan wahyu,, desy tersenyum menatap wahyu.. tidak tahu kenapa,, saat desy berada di dalam pelukan wahyu,, hatinya merasa tenang dan adem..


'"Sudah waktunya makan siyang, ayo mas teraktir makan siyang,, kasiyan tuh baby nya kelaperan,,


desy pun mengganggukan kepalanya,, sebelum desy keluar, desy mengirim pesan terdahulu ke aina,


#Desy\="*Kamu pulang lah duluan,, nanti aku mau ke kantor mas izal.


#Aini\=" baiklah nona


Tibalah* desy dan wahyu di restoran x,, mereka sudah pesan makanan,, tiinggal menunggu pesanan nya datang,, baru 10 pesanan pun datang


"Silahkan tuan, nona,, selamat menikmati..

__ADS_1


ucap pelayan itu, sopan**.


__ADS_2