Takut Ke Hilangan Tapi Mendua

Takut Ke Hilangan Tapi Mendua
Bab 9,


__ADS_3

**Beberapa bulan kemudian..


saat izal dan desy sudah memutuskan tinggal di apartemen yang di beri wahyu,, mereka langsung menunaikan niat baik mereka, dengan menikah.. kini usia pernikahan nya sudah hampir 3 bulan,, selama hampir tiga bulan ini,, izal kini juga sudah memiliki usaha sendiri,, awal nya izal mempunyai gerai atau warung kecil kecilan,, kini dia sudah memilik beberapa ResTo, dan cabang nya sudah ada di beberapa tempat,, dan bahkan di bali juga ada 3 cabang.. Dia menamai Resto itu,, "(Deyzal permana)" dey yang artinya desy,, dan zal yang artinya izal,, permana itu nama belakang dari izal,, selaku kepala keluarga,, Di Resto nya,, menyediakan makanan2 khas jawa dan makanan khas aceh. izal juga tidak pernah menyangka jikalau usahanya sangat lah maju pesat,, hanya dalam waktu bulan,, dia berfikir mungkin ini rezeki untuk desy dan izal setelah menikah.


Pagi hari,, matahari sepertinya madih malu malu untuk menampakan dirinya,, tapi suara burung burung sudah pada berkicau sperti alunan lagu yang sangat merdu,, hingga terdengar dari sebuah kamar di apartemen itu..


Desy yang kini sudah membuka matanya,, bergeliat merenggakan otot otot nya,, dan


"Hoekh hoekh" Desy beranjak dari ranjang nya dan berlari menuju kamar mandi,, izal yang masih tertidur tadi pun akhirnya ikut bangun karna mendengarkan istrinya muntah2,, lalu dia menghampiri desy dan bertanya..


Sayang, kau tak apa.. bolwh mas masuk,, sambil mengetuk pintu,, "aah ya,, aku tak apa,, desy keluar dari kamar mandi, wajahnya terlihat pucat, sehingga membuat suaminya merasa khawatir,, izal menuntun istrinya ke kasur, lalu memdudukan istri nya perlahan, sambil mengelus ngelus bahu istrinya..


"Kalau tak apa,, kenapa wajahmu terlihat pucat sayang,, tanya izal hawatir pada istrinya,, lalu istrinya hanya menggeleng


Kita ke RS ya,, mas gak mau lihat istri mas pucat dan terlihat lemas begini,, ucapnya dengan lembut, desy pun menganggug


"" Kini suami istri itu sudah berada di salah satu ruangan di rumah sakit,,


Jadi istri saya sakit apa dok,, setela dokter selesai memeriksa istrinya,, izal pun langsung to the poin ingin tau keadaan istrinya,, dan dokter itu pun tersenyum menatap pasangan suami istri itu bergantian

__ADS_1


"Slamat ya pak,, istri anda sekarang sedang mengandung,, dan usia janin nya menginjak umur 8 minggu.. ucap dokter itu


Benarkah, istri saya hamil dok,, tanya izal memastikan dengan apa yang dia dengar.. dokter itu tersenyum


..Benar pak,, istri anda hamil,, sekali lagi selamat ya,, pak,, dek,, eeh mbak,, dokter itu menjadi kikuk, tak tahu harus memanggil desy itu dengan sebutan apa,, karna menurut dokter itu,, desy masih terlihat sangat muda,, benar saja kini usia desy hampir menginjak 18 tahun,, Mari pak, mbak,, saya permisi..


Setelah selesai menebus obat dan fitamin,, mereka tidak lansung pulang ke rumah,, melainkan ke salah satu Resto, tentunya milik izal dan desy..


Tunggu di sini, mas mau buatkan bumil makanan yang sepesiyal,, ucap izal meninggalkan istrinya duduk di ruang VIP .. 20 menit izal selesai memasak dan menghampiri istrinya,, dengan senyumnya yang selalu mengembang


Sayang,, sudah selesai,, mas suapin ya,, namun saat izal sudah menyodor kan satu sendok berisi makanan di depan bibir desy,, desy menggeleng


Jadi mau makan apa sayang ku,, kemarin mas buat kan nasi goreng, kamu minta di buatkan yang sperti ini,, jadi kenapa sekarang tidak mau sih,,


tanya izal sedikit binggung,, karna beberapa hari ini desy banyak maunya dan sering ngambek tidak jelas,


desy yang melihat wajah suaminya seperti sedang menahan marah,, dia takut jika suaminya kecewa,, jadi dia memakan apa yang sudah di buatkan suaminya


Aaa aa tidak,, aku makan ini saja,, tidak ingin yang lain,, ucap desy, lalu menarik piring yang berisi omelet itu dan melahapnya, sampai habis.. izal senyum menatap istrinya,, terlihat menggemas kan baginya,, makan sampai belepotan seperti anak kecil saja.. "Aku sudah kenyang,, ucap desy seraya mengelus ngelus perutnya yang merasa sangat penuh.. saat hendak mengambil tisu,, tiba tiba desy terkejut karna tanganya dia tahan oleh suaminya,, izal mendekatkan wajahnya tepan di depan wajah istrinya

__ADS_1


" Ka kaaaw mau apa,, mas.. izal menjilat sisa makanan yang menempel di sekitaran bibir istrinya,, ,, seeeelet,, suaranya,, Nikmat


,, serunya,, desy mengeryitkan dahinya,, dan menatap lekat wajah suaminya itu,, *Sayang kan kalo buang,, mubazir..


Kini* mereka sudah berada di kediamanya mereka,,


Mas,, seru desy masih duduk di kursi ruang tamu,,


Heeeeem,,, jawab ijal yang masih fokus dengan ponselnya,,


Kau bahagia,, tanya desy mengejutkan izal,, sontak izal menoleh


Apa mas bahagia dengan kehamilan ku.. tanya nya lagi


izal menarik napas panjang dan menghembuskan berlahan..


*Tentu,, bahkan mas sangat bahagia,, inikan


yang memang mas ingin kan dari dulu,, sebelum kita menikah malah,, hehe***

__ADS_1


__ADS_2