
"***Beraninya kau melakukan itu di hadapan ku haah..
""memangnya mengapa hah*.. desis izal.. izal mengeser tubuh nya,, bersebelahan dengan desy,, izal mengambil kan pakayan desy,, dan membatu desy memakai kan pakayan nya,, tak lupa pula,, dengan dirinya juga mengenakan bajunya kembali.. setelah selesai berpakayan keduanya,, izal kembali memeluk erat desy*..
saat desy berada di dalam pelukan nya,, izal berbicara..
" Sayang,, kita akan menikah..!! aku berjanji akan menikahi dirimu.. jelas nya pada desy
"Hiks hiks,, aku sudah kotor mas,, aku tidak pantas lagi bersanding denganmu.. aku hina,, bahkan aku merasa jijik dengan tubuh ku sendiri,, hiks,, kau tidak pantas menikahi wanita kotor seprti diriku.. hiks,, desy terus saja menangis,, saat penuturan izal yang ingin menikahinya.. dirinya merasa hina saat ini, , di sela ishak kanya,, desy beranjak dari duduk nya,, ia mengambil tas nya yang berada di atas nakas dan berlari,, keluar dari kamar hotel itu.. ia masuk kedalam lif, dan menekan angka 1, ya dia ingin segera keluar dari tempat yang menuritnya,, TERKUTUK itu..
""
Sayang,, tunggu.. izal pun beranjak dari duduknya, lalu berlari keluar kamar menyusul desy,,, sayang,, jangan tinggalkan aku sayang.. tunggu..,, izal terus berterian memanggil manggil kekasihnya.. namun nihil,, karna desy sudah jauh dan tidak mungkin juga mendengarkan teriyakanya... saat ini desy pulang menuju ke tempat tinggalnya,, yaitu rumah ayah dan ibunya*..
desi telah sampai di rumah nya,, dia berlari menuju ke kamar nya, dan mengemasi semua baju nya,, di masukan ke dalam koper nya.. setelah selesai mengemas pakayan nya,, desy memesan taxi online.. lalu dirinya mengambil handuk dan menuju kamar mandi nya,, 15 pun sudah cukup untuk dirinya bersih kan tubuh,,, setelah berpakayan desy,, menulis kan sesuatu di kertas yang berwarna putih,, air matanya kini menetes lagi dan lagi,, "" *Maaf kan desy yah, bu. desy pamit,, desy berkeluh di dalam hatinya.. dirinya tidak menginginkan akan hal yang sprti ini,, tetapi takdir dan ke'adaan yang memaska. setelah selesai menulis,, kertas. itu di letakan di atas bantal kesayangan nya..
Taxi pun sudah sampai,, desy berlari kecil menuju pintu keluar.. dan ia segera naik ke dalam mobil.. taxi..
__ADS_1
"Pak tolong antarkan saya ke bandara banda aceh darussalam,, pinta desy pada supir taxi itu
supir itu menganggug,, Baik mbak..
Perjalanan yang panjang,, menuju ke bandara yang berada di banda aceh memakan waktu 8, delapan jam.. desy sampai tertidur di dalam mobil.. mobil itu pun melaju terus tiada henti....
"8 jam sudah berlalu,, kini pukul 08:00 malam,, taxi yang di kendarai desy sudah sampai di bandara yang desy tadi maksud,,
""Mbak,, bangun mbak,, kita sudah sampai... pinta pak supir taxi itu.. bembangunkan penumpangnya,,,
tidak ada jawaban dari supir taxi itu..
desy seprti mengenal supir taxi itu,, wangi farfum nya,, bahkan fostur tubuh nya sangat mirip.. desy bergumam di dalam hati,,, " Mengapa aku merasa sangat dekat ya antara aku dan supir itu.. heeeeum harum tubuh nya juga seperti,, aahh tidak tidak,, tidak mungkin,, desy menepis terkaan nya,, tidak mungkin supir taxi itu izal..
"Pak bisakah saya meminta tolong kepada bapak... tanya desy sopan pada supir itu... namun tak juga ada jawaban.. "Bisakah bapak menolong saya untuk memesan kan pesawat untuk saya,, nanti saya akan beri upah lebih.. tanya desy yang penuh harap..
"" Apaa saya terlihat sudah tua mbak,, ucap si supir taxi.. " Eeh maaf,, saya tidak tahu.. jadi saya panggil mas saja bagaimana,, " Heeem boleh juga,, kata si supir taxi itu.. Mari saya antar mbak nya ke dalam. . saya akan pesan kan tiketnya untuk mbak.. pinta sang supir,, dan di ikuti desy dari belakang,, desy heran, melihat sang supir ternyata membawa koper juga,, "" eeh kenapa,, mas supir taxi itu juga bawa koper,, iss, menyeramkan,, malah pake masker lagi.. aaahh ya sudah lah,, yang penting dia mau menolongku,,,
__ADS_1
"Mbak duduk dulu di sini ya,, desy duduk di kursi tunggu untuk penumpang,, 15 menit supir taxi itu sudah kembali lagi.. "Nihh tiket nya mbak.. 5 menit lagi pesawatnya akan di terbanngkan.. mari saya antar,, berjalan dengan menarik dua koper,, satu milik desy,, satunya milik nya.. kini mereka sudah masuk kedalam pesawat,, saat mereka sudah menemukan no yang pas untuk di duduki,,
kenapa bapak,, ,, eehh mas nya ikut naik dan duduk disini.. tanya desy pada supir taxi,, heran
"" Saya sangat berterimakasih,, karna mas nya udah bantu saya,, imbuh nya,, ini mas untuk biaya taxi mas dan ini bonus buat mas nya,, ini untuk harga tiket nya,, menyodorkan uang pada supir taxi itu..
"Kau tidak perlu membayarnya,, cukup hidup bersama ku saat senang maupun susah,, jawab supir itu,, seraya melepaskan masker dan topinya,, lalu menoleh ke arah desy...
desy terkejut saat mendengar kan tutur si supir itu,, reflesk menoleh ke arah datangnta suara.... Deeegh,, jantung nta se akan ingin cepot rasanya.. ""Mas,,,!!? desy melongo seakan tidak percaya apa yang dia lihat saat ini sungguhan atau hanya mimpi.. "Tutup mulutmu,, apa kau ingin aku ciyum,... izal mendekatkan bibir nya ke bibir desy,, dedy yang tersadar langsung mengatupkan bibir nya.. dan menutupnya dengan satu tangannya..
Jelaskan padaku... pinta izal, dengan suara yang datar,, senyum sinis tidak bisa di artikan,, jelaskan apa,, desy pura pura tidak tau arah pembicaraan itu..
""**Hhaiiis,, kenapa kau tega,, meninggalkan aku. apa kau tidak benar2 mencintai ku..
Bersambung.....
maaf ya thor, up nya dikit, mata aku sudah tidak bisa di ajak kompromi,, sangat mengantuk.. like and vote ya***,
__ADS_1