
**Setelah selesai makan desy berniat ingin mampir ke kantor suaminya,, ia ingin mengantarkan makanan yang di beli di lestoran x tadi..
" Terima kasih, mas udah repot mau nganterin aku.. mas hati hati ya.. wahtu hanya tersenyum..
kini desy sudah berada di salah satu ruangan di kantor suaminya itu,, dia bertanya kepada sekertaris suami nya,,
Mbak, mas izal nya ada,, tanya desy
"Ada buk, taa ta tapi bapak sedang ada tamu,, jawab sekertaris itu terbata..
desy ingin tau siapa. tamu suaminya itu,, sampe sampe sekertaris itu begitu gugup..
desy membuka sedikit demi sedikit pintu ruangan itu.. desy diyam terpaku, saat mendengar suara desahan dari seorang wanita,, desy penasaran suara siapa itu.. lagi lagi dia kaget,, melihat suaminya sedang kissing,, berciyuman dengan seorang wanita,, dan wanita itu setengah bertelanjang dada di hadapan suaminya..
Bagai tersambar petir,,
hati nya terasa amat sakit,, nafasnya seakan akan terhenti.. loloslah air mata itu,, lalu desy cepat cepat menutup kembali pintu itu dengan pelan, agar suaminya tidak mendengar nya,, dengan cepat desy berlari menuju lif dan ingin segera pergi dari kantor suaminya itu..
"Kenapa buk desy lari dengan menangis,, apa yang sudah terjadi.. Guman nya di dalam hati,, pasti itu gara2 wanita itu
kasihan buk desy,, padahal orang nya baik dan ramah,,
Setelah desy sudah keluar dari gedung itu,, desy merasa bingung, harus apa, bagaimana dan kemana dia akan pergi.. desy terus saja menangis,, tanpa di sadari, ada seorang pria mendekat pada nya,, menarik tubuh desy ke dalam pelukan nya,, priya itu adalah wahyu,, ya dia masih berada di parkiran sekitar gedung itu,, wahyu berniat untuk menemui izal, setelah desy nanti pergi.. tapi wahyu malah melihat desy keluar gedung itu dengan air mata yang menetes membasahi pipinya..
"Tenanglah,, ada mas disini,, masih memeluk tubuh desy,, tanpa aba2 wahyu mengendong tubuh mungil desy dan memawanya ke dalam mobil nya,,
"Aku gak mau pulang mas,, hiks hatiku sakit,, hiks hiks huuuu uu,, aku hancur mas,, desy terisak saat ingat suaminya bermesraan dengan wanita lain. . padahal desy belum lama merasakan kebahagiaan nya,, tapi kini kebahagiaan itu telah hancur berkeping keping.. "Mengapa dia tega melakukan ini pada ku mas,, mengapa,, padahal saat ini aku sedang mengandung anak nya.. hiks,,
wahyu pun bingung harus apa,, Ia juga sakit melihat desy menangis dan terluka hatinya..
__ADS_1
wahyu mengenggam tangan desy dan mengelus nya denga ibu jarinya..
"Hah,, untuk sementara kamu tinggalah di rumah mas,, jika kamu tidak ingin pulang,, apa kamu mau,, mas minta kamu jangan menolak,, Desy pun mengganggug mengiyakan saran dari wahyu,,
Di rumah wahyu
kini wahyu dan desy. sudah sampai di kediaman wahyu,, bangunan yang sangat besar dan luas,, gedung yang menjulang tinggi, memiliki 9 lantai,, terlihat sangat indah,, disaen yang condong khas klasik tapi tampak moderen.. desy terkagun kagun mulutnya menganga dan matanya melotot..
"Heeiy,, tuh mulut ntar di masukin lalat baru tau,, suara wahyu menyadarkan lamunan desy,, sepontan desy mengatup kan mulut nya dan tersenyum..
" Ini rumah apa istana mas,, gede amat,, tanya desy keheranan dan malihat kekanan ke kiri,, melihat isi dari rumah bak istana itu.. jujur desy baru kali ini melihat bahkan menginjakan kaki di rumah sebesar ini.. wahyu hanya tersenyum melihat tingkah desy,, gimna bisa desy yang tadinya menangis sesugukan ,, kini tampak bahagia seakan lupa yang tadi di alaminya,,
"Aku bakal betah nih tinggal disini.. cletuk desy,, mas,, apa bener desy boleh tinggal di sini,, ucap desy malu malu, wahyu pun menganggug
"Iya desy,, mas beneran, desy boleh tinggal disini sampai kapanpun desy mau..
"Haaah ada lif nya juga to mas,, wah mas hebat..
Saat desy memasuki kamar yang di tunjuk wahyu, desy langsung masuk dan menjatuhkan tubuhnya di atas ranjang, matanya menatap langit langit kamar,, air mata nya kini kembali lolos lagi membasahi kedua pipinya,,
"Sudahlah untuk apa aku nangis seperti ini,, aku harus kuat, demi anak yang sedang aku kandung,, ucap desy menyemangati diri nya sendiri,, sembari menyeka air matanya,,
Desy memutuskan untuk mandi dan ber istirahat, karena dia merasa lelah .. dan ingin tidur saja,,
Di rumah izal,,
17'30 Izal pun telah sampai di kediaman nya,, ia berjalan menuju ke kamar menaiki anak tangga,, dengan senyuman yang terus mengembang di bibir nya,, saat izal membuka pintunya,, dia tidak melihat keberadaann istri kecilnya,,
"Dimana dia, jam segini,, apa belum pulang,, gumam izal sembari membuka pintu kamar mandi,, tapi tak terlihat juga istrinya,, lalu izal turun lagi,, menuju dapur,, nihil istrinya juga tak terlihat di sana,,,
__ADS_1
"Aina,, aina,, panggil nya dengan sangat keras,, "Iya den,, saya,, ada apa ya den.. jawab aina takut takut..
"Dimana istri saya,, tanyanya datar..
Degg,
Aina kaget,, kenapa aden menanyakan nona,,
"" Aan... anu aden,, tadi nona pergi ke. . ke ka ntor nya aden,, terus saya di suruh pulang duluan,, kata nona, nona nanti pulangnya sana aden.. jadi,, saya kira nona......
Degg,,,
izal kaget mendengar ucapan aina,, apakah benar desy tadi ke kantor nya,, tapi kenapa sekertaris nya tadi tidak menyampaikan apa2 padanya,, izal pun berniat untuk menghubungi istrinya,, izal prustasi menjambak rambuk nya sendiri,, karna desy tidak menjawab panggilan telepon darinya,, padahal panggilan itu tersambung...
"Aaaaagrh,, teriyak nya sembari menerutuki dirinya sendiri..
"Bodoh nya aku,, pasti desy sudah melihat ku tadi dengan wanita itu.. bodohnya aku bisa bisanya tergoda dengan wanita lain.. bodoh
izal terus saja memarahi dirinya sendiri,,
Menyesal,,,
itulah yang izal rasakan sekarang,, namun yang namanya penyesalan itu pasti datang nya pada akhir...
hanya bisa menyesali perbuatan nya.. yang sudah menghiati istri nya..
merasa bersalah pun tidak ada artinya lagi..
izal menitihkan air matanya,, saat menatap langit langit kamarnya,, " Kemana perginya kamu sayang.. pulanglah mas menyesal.. izal pun kini tertidur, karna memang hari sudah larut malam**...
__ADS_1