Takut Ke Hilangan Tapi Mendua

Takut Ke Hilangan Tapi Mendua
Bab 16


__ADS_3

**Setelah wahyu menceritakan pada desy, memberitahukan bahwa desy harus segera di oprasi, desy pun menyetujui, asalkan yang terbaik untuk dirinya dan bayi bayi nya,,


Saat ini desy sudah berada di ruang oprasi, wahyu pun berasa di ruang oprasi itu..


desy meminta wahyu untuk menemaninya saat menjalankan operasi Cesar , sebelumnya dokter sudah melarang wahyu untuk masuk, tetapi desy bersikeras agar dokter mengijinkan wahyu untuk masuk menemani desy, akhir nya dokter pun mengizinkan..


1 jam....


2 jam....


3 jam.....


Akhir nya oprasipun selesai dan berjalan dengan lancar, tapi desy masih belum sadar, baby baby juga sehat, tidak ada yang kurang saru apapun, wahyu tampak sangat bahagia, walau wahyu bukan ayah dari anak2 desy, tapi wahyu merasa sangat bahagia, tampak jelas di raut wajahnya, begitu baby2 itu lahir,, setelah selesai di bersihkan oleh suster, wahyu membuka cangkang azhan di telinga ke dua baby itu.


Baby yang pertama lahir , baby laki laki, dan yang ke dua, baby perempuan, baby laki2 mempunyai berat badan 2,9kg, dan baby perempuan berat badan nya 3,2kg.


mangkanya waktu desy mengandung, perutnya tampak sangat besar,,


30 menit desy telah sadar, dan dokter dan para perawat memindahkan desy dan baby nya ke ruang inap, VVIP, karna wahyu ingin yang terbaik untuk desy dan baby baby nya.


" Mas,, terimakasih untuk semua yang udah mas lakukan, desy sudah merepotkan mas, desy selalu saja merepotkan mas, maaf, suara desy masih lemah, dan memandang wajah wahyu, wahyu tersenyum pada desy, desy pun tersenyum.


"Mas bahagia bisa bantuin kamu des, kamu jangan berfikir begitu, mas gak merasa di repot kan kok,, mas yang terima kasih karna kamu sudah melahirkan baby baby yang sangat lucu2. lihat mereka mirip dengan mu,,


Eeh coba lihat babang kok mirip dengan mas ya,, ucap wahyu, "Pasti saat kamu hamil, kamu sering mengumpatin mas ya,, goda nya lagi, desy tersenyum


Aaaaa , mana ada aku ngumpatin mas, ya mungkin mirip nya karna, mas kan paman nya,, hehehe ucap desy malu malu..


Mas bukan paman nya,, ucap wahyu, desy mengerutkan dahinya,,

__ADS_1


Mas deddy nya sekarang, boleh kan mereka panggil mas , deddy. desy hanya tersenyum dan mengangguk ,,


Ngomong ngomong sudah ada nama belum buat mereka,, tanya wahyu


Hehe he belum mas, , jawab desy cengar cengir menggarur tengkuknya yang tidak gatal.


Bagaimana bisa, ibunya malah belum menentukan nama untuk kedua baby nya,


Ya sudah nanti saja kalau kita sudah pulang,, kita pikirkan nama yang pas dan cocok untuk baby nya, sekarang kamu isterahat lah dulu. agar setamunamu segera pulih, mas yang akan jaga babang ama adek. desy pun menurut, dan memejamkan mata nya,


Sesekali baby baby itu menangis, dengan sigap wahyu menggendong baby itu, dengan sangat hati hati, menimang nya , seraya menepuk nepuk pantat bayi itu pelan, padahal baru ini pertama kalinya wahyu menggendong bayi, walau tampak kaku, tapi terlihat sangat telaten, senyum di wajahnya juga terus mengembang,


Beberapa hari kemudian,


desy dan kedua bayinya sudah pulang, desy juga sudah terlihat sangat sehat, sudah bisa berjalan tanpa di papah, tidak lupa wahyu selalu setia menemani hari hari desy,,


Mas ingin mengadakan syukuran, atas kelahiran baby debizal dan debista,, ucap wahyu, minta izhin , dan desy mengiyakan keinginan wahyu..


Iya mas, aku juga ingin nya seperti itu. eem kira kira kapan ya mas,, tanya desy


Besok, mas udah siyapin semua keperluan nya, mas akan mengundang para anak yatim, dan orang orang yang kurang mampu, rencananya mas mau bagi bagi in, sembako, dan sedikit uang juga.. gimana , apa kamu setuju,, jelas wahyu panjang lebar..


"Heem, ternyata kamu memang orang yang baik dan tulus ya mas, aku sangat beruntung bisa bertemu dengan orang , sebaik kamu mas,, ucap desy mengagumi wahyu dalam hati.. "Andai saja aku tidak menikah dengan mas izal, mungkin aku akan menikah dengan dia,, aahh kok, aku jadi mikir gitu sih, desy desy.. gumam nya lagi, seraya menggelengkan kepala,


Hey desy, kok malah bengong,, apa kamu enggak setuju, kalau tidak.. ya,


belum selesai wahyu berbicara , lalu di potong oleh desy, *Aku setuju mas, semoga allah membalas setiap kebaikan yang mas lakukan...


Ke esokan harinya,,

__ADS_1


Rumah wahyu kini telah ramai dan sudah banyak tamu yang berdatangan, wahyu juga mengundang , sebagian rekan rekan bisnisnya,, dan di ya m diyam wahyu juga mengundang ayah dan ibunya desy, tanpa sepengetahuan desy, wahyu ingin memberi kejutan untuk desy, karna sudah satu tahun lebih desy tidak pernah bertemu dengan orang tuanya, memberi kabar juga tidak..


Tadi malam, saat desy sudah tertidur , wahyu mengunjungi ayah Arno dan ibu Iyem di desa ,, menggunakan jet pribadinya,, dari jakarta menuju desa, menpuh waktu 3 jam,


Saat wahyu sudah berada di kediaman ayah Arno, ayah Arno ter heran,, siapa tengah malam begini bertamu, saat sudah di buka pintunya,, wahyu di per silahkan masuk oleh pak Arno*..


Ada apa ya nak, kok tengah malam begini , datang kemari. dan siapa nama kamu nak.. tanya ayah Arno


Nama Saya wahyu pak,,


Saya kemari ada sesuatu yang ingin saya sampaikan,, ucap wahyu sopan,,


dan wahyu menceritakan apa yang sudah di alami desy selama setahun belakang,


ayah Arno dan ibu Iyem, sangat kaget, kecewa dan bahagia,, kecewa dengan apa yang di lakukan desy, dan bahagia, karna mereka kini sudah mempunyai cucu dan menjadi seorang kakak dan nenek.


Saya mohon kepada bapak dan ibu, agar tidak membenci desy, desy sudah banyak menderita, ucap wahyu memelas


"*Jujur, awalnya ayah kecewa dengan desy, tapi kami adalah orang tuanya, mana mungkin kami marah nak, bagaimana pun desy itu anak perempuan kami yang satu satunya, dan apa ada tujuan lain dari kedatangan nak wahyu ini


Iya pak,, saya,, belum selesai wahyu menjelaskan, ayah Arno menyela,, "Ayah,, panggil ayah*" pinta ayah Arno, dan wahyu mengangguk,,


Saya juga kemari ingin menjemput bapak,, eeh ayah sama ibu untuk ikut saya ke jakarta,, bagaimana,, apa ayah dan ibu bersedia, tanya wahyu memelas lagi,,


Gimana bu, ayah ngikut ibu saja, jawab ayah Arno, seraya menatap wajah ibu Iyem,,


Ibu mau yah, ibu sangat rindu dengan anak gadis ibu , dan ibu juga ingin melihat cucu cucu kita,, jawab ibu Iyem sembari tersenyum..


setelah mereka bertiga selesai berbincang bincang, mereka pun memutuskan berangkat malam itu juga**.

__ADS_1


__ADS_2