Tangga hati

Tangga hati
kepercayaan


__ADS_3

"Sulit menjalani hidup bila keluarga tercerai berai mama papa cerai dan mama terpaksa membanting tulang,menjadi seorang TKI di singapore...papa yang gila judi,wanita,bahkan Suka berhutang,sering memukul mama,mama yg memiliki tubuh kecil,menangis dengan rapuhnya


"mama kita pergi ke rumah nenek saja!"itu pintaku pada mama,yang menganggukkan kepalanya dan membelai kepalaku,mama mengendong adik lelakiku yang saat itu sedang tidur,kami keluar diam\-diam,malam itu menunjukkan jam 12 malam ,dimana waktunya manusia tidur dan setan berkeliaran,


"kami berjalan sampai ke jalan raya,menunggu angkutan umum,mana kira-kira masih ada angkutan yang masih berjalan di tengah malam begini,aku melihat mama dengan wajah lebam,akhirnya setelah menunggu 10menit ada angkutan umum,tapi hanya kami bertiga yang naik,dan sampai tujuan,

__ADS_1


"sampai di rumah nenek ada kakak perempuan mama yaitu bibiku,yang membukakan pintu,aku akhirnya bisa tidur sambil mendengar suara mama yang menangis terisak-isak,menceritakan kejadian yang baru Mama alami,aku terbangun dan berkata pada mama,tinggalkan papa aku tidak mau mama menangis lagi,


"saat itu wajah mama yang penuh luka dan lebam,tersenyum indah,iya beliau adalah mamaku wanita yang tegar yang menemani pria kasar selama 14 tahun,pria yang berulang kali di beri kepercayaan oleh mama,agar bisa merubah sifatnya,namun kesempatan dan kepercayaan itu disia-siakan


pria yang membuat diriku membenci pria ,

__ADS_1


"mama,aku lapar...!itu yang ku bilang sama mama,karena pulang sekolah aku belum makan tapi mama tidak masak,jadi aku bertanya sama mama,


"iya ya putrinya mama belum makan,apa putri mama mau menolong mama?"itu pinta mama padaku,aku menganggukkan kepala,


"aku berjalan,Sambil bernyanyi balonku ada lima,aku harus berjalan ke arah Wak Ijah yang jualan gado-gado,sedikit jauh dari rumah kami,aku harus pergi ke sana agar bisa hutang gado-gado buat kami bertiga makan,sampai di sana banyak orang dan aku malu,kecil-kecil aku sudah pemalu sifat alamiku,

__ADS_1


"setelah menunggu sekian menit,aku mendekat di hadapan Wak Ijah,"Wak mama hutang gado-gado satu,nanti kalau papa gajian baru bayar!itu kataku dengan nada kecil,Wak Ijah tersenyum iya Yanti mau pakai cabe atau tidak,geleng-geleng kepalaku,aku melihat Wak Ijah mengulek gado-gadonya,tahu apa pekerjaan papaku?POLISI,iya papaku seorang polisi dengan pangkat rendah tapi punya tingkah seperti gaya orang bar-bar,papaku membuat kami berhutang kesana,kemari buat isi perut,pulang malam pukul mama, lalu memaksa mama melayaninya tidur di ranjang ,itu aku saksikan berulang-ulang karena tidak bisa tidur karena bunyi pikulan,dan mendengar suara desahan papaku yg begitu menikmati tubuh mama yang hanya di pukul


"aku kembali dengan riang,karena bisa makan gado-gado buat isi perutku,mamaku,adikkuama juga senyum melihat aku membawa bungkusan hasil hutang ,namun tidak ada nasi,tapi kami tetap makan,bertia,mama yang sepertinya mengalah pada kami,membuat aku yang saat itu baru berusia 10 tahun sudah merasakan kesedihannya,aku pura-pura kenyang,dan membawa adikku yang berusia 9tahun untuk main,agar mama bisa makan dengan lahap..


__ADS_2