Tangga hati

Tangga hati
RAKA


__ADS_3

"mama kapan mama pulang lagi...."seperti Biasa aku ngobrol dengan mama di telpon,


"kenapa sayang?"apa kamu ada kebutuhan yang harus di beli?"


"bukan itu mama"?iya sebenarnya aku ingin sepatu baru,sepatuku sudah robek tapi aku tidak ingin menyusahkan mama,kami harus berhemat,karena mama telah membeli rumah ini untuk kami,agar kami tidak di tindas oleh orang,walaupun kami pindah tanpa membenci dan mama pun tidak marah sama bibi karena menggunakan uang kiriman mama untuk keluarganya bukan untuk kami,karena bagi mama aku dan adik masih aman setelah mama tinggal walau menderita..


.."sayang?"kamu kebiasaan suka melamun ya?"di hilangkan kebiasaan itu?suara mama membuyarkan lamunanku...


"1minggu lagi kami akan perpisahan mama"?bolehkah aku tidak sekolah di sekolah negri mama?"aku mau sekolah di sekolah swasta?"


"loh kenapa sayang?"apa anak mama tidak lulus di sekolah negri?


"aku lulus mama,lulus?tapi aku mau sekolah swasta saja atau aku tidak usah sekolah saja mama,aku kerja saja ya!agar mama bisa di rumah saja bersama kami?"


mama terdiam ,belum membalas keinginanku...


"mama ....maaf kalau aku buat mama bingung?"aku akan sekolah di SMA negri seperti rencana awal mama...


"sayang kalau kamu mau sekolah swasta juga tidak apa-apa ,mama masih sanggup biayai kamu dan abil,kamu bisa cari sekolah yang kamu inginkan,nanti mama telpon lagi baru kamu ceritakan lagi dengan mama ya sayang..!


"iyaa maaaa"telpon di tutup dan aku masih tertegun di depan telpon ,

__ADS_1


"Yanti"Mbah ayu menepuk pundakku,karena aku dan mama menumpang telpon di rumah mbah ayu,karena kami tidak punya handphone karena zaman dulu handphone jadul saja mahal,SIM card saja 400-500ribu.


"Mbah terima kasih "ucapku pada Mbah ayu..


"Yanti duduk dulu disini coba sebentar saja...!"


aku duduk di sofa yang di tepuk-tepuk Mbah ayu agar aku duduk,


"Yanti ,kalau Allah telah memberi jalan,kenapa kita harus memotong bahkan membuang jalan yang sudah di buka Allah?


"Mbah aku tidak mengerti?"maklum usiaku baru 13 tahun jadi pribahasa orang dewasa aku suka tidak mengerti,mbah ayu langsung ketawa karena mendengar ucapan ku....


" Yanti bukannya kamu anak pintar?selepas dari itu bukannya kamu anak sulung yang harusnya mengerti bahwa keadaan kalian tidak baik?mama kalian mencari uang di negri orang?apa kamu tega menambahkan beban ?


aku pamit pulang sama Mbah ayu,karena Mbah ayu sudah memberi nasehat padaku,aku merasa bersyukur masih ada yang peduli pada mama ..


kenapa aku egois ingin sekolah di SMA swasta?hanya karena Raka yang akan masuk satu sekolah denganku di sekolah SMA negri 15 nanti....


sepertinya bukan hanya Raka ada beberapa orang juga yang akan masuk ke sana...


aku hanya tidak ingin bertemu lagi dengan mereka ,aku sudah lelah di hujat dan aku tidak ingin masa SMA ku nanti aku akan sedih lagi ,apa aku salah...ahhhh pikiranku bertumpuk-tumpuk seperti tumpukan batu di gunung.......

__ADS_1


sebaiknya aku tidur agar besok aku bisa tahu jawaban apa yang aku mau,semoga jawaban itu tidak membuat mama susah aku tidak ingin jadi anak yang tidak berbakti....


zzzzzzzzzzzzz..............zzzzzzzzzzzz


"teng teng teng teng teng teng teng teng"


ya ampuuuun,lariiii aku terus lari ke mencapai gerbang sekolah karena suara lonceng telah berbunyi sangat keras aku telat.......


bruk aku terjatuh ....


saat aku melihat ke atas apa yang aku tabrak ...oh tuhan ternyata manusia bernama Raka...


"kamu tidak apa-apa Yanti"Raka mengulurkan tangannya agar aku bisa berdiri tapi aku menolak aku berdiri sendiri"..


"kenapa kamu lari-lari?"tanya Raka yang bego atau pura-pura bego?


"aku terlambat"


Raka tersenyum


"aku tahu kamu terlambat,aku hanya mencari alasan bertanya,agar bisa mendengar suara kamu Yan.."

__ADS_1


kalimat Raka itu membuat aku tersipu malu....oh tuhan wajahku memerah..jantung berdetak kencang apa karena aku belum sarapan ...


__ADS_2