
"hari-hariku tetap sama,tahun bergantipun mama tetap belum pulang ,saat ini aku sudah duduk di bangku SMP dan tetap hidup numpang sama bibi,aku dan adik ku tetap pergi berjalan kaki kali ini SMP ku sama jauhnya dengan SD ku dulu,bajuku baju bekas dr anak bibi yang masih layak pakai ,sepatuku masih sepatu SD ,baju seragam yang kebesaran,rok yang kebesaran sehingga membuatku memakainya jadi melorot,tapi aku pakai jarum pentol agar tidak melorot,ya gitulah namanya juga numpang ,uang yang mama kirim juga aku tidak tahu kemana,aku sekolah juga ongkos yang di beri hanya 2000ribu rupiah,
"SMP negri yang aku jalani adalah SMP negri terbaik di kotaku SMP N 8 PALEMBANG,SMP yang aku dapat kan dengan hasil nilai ku yang layak,adikku masih SD kelas 6 ,hari-hari yang aku lalui tak seindah di komik yang sering aku baca,tak seindah masa-masa SMP anak zaman sekarang,teman-temanku seperti dari kalangan orang yang banyak uang,dari penampilan mereka,dari ujung rambut hingga kaki benar-benar modis.tapi aku!!ah sudahlah rambutku yang panjang ,selalu aku gunakan buat tutupin wajahku yang gembul,aku duduk paling depan karena aku paling suka didepan atau karena aku punya masalah penglihatan,karena dari SD sudah aku rasakan pandanganku kabur saat aku duduk paling belakang,tidak ada yang mau duduk dengan aku,mereka seperti nya sudah punya teman sebelum masuk SMP ini,
__ADS_1
"oh mama oh papa,kenapa kalian seperti ini,mengapa?mengapa papa jahat sama mama,kenapa mama memilih papa,kenapa harus aku yang menderita,aku tidak seperti putri,aku mengikat rambutku dengan karet gelang,bukan dengan pita-pita yang cantik seperti teman-temanku,mama aku hanyalah gadis kecil yang punya rasa keinginan seperti orang lain,tapi aku juga tahu mama menderita,sehingga aku hanya bisa diam,akupun tidak sewangi tubuh teman-temanku,ketiakku bau,aku pun mendapatkan haid hanya di pakaikan pembalut dari kain oleh bibiku,padahal mama sudah kirimkan uang untuk membelikan,bedak,pewangi,dan pembalut,pakaian dalam minister untukku,tapi bibiku tidak amanah,bibi menyimpan uang itu untuk dirinya sendiri,sehingga saat mama telpon aku menangis dengan meledaknya seperti rudal yang akan meledak,sehingga tidak bisa aku mendung lagi......aku terus menangis di telpon....mama yang bingung terus berusaha bicara padaku....
"sayang,sayang mama ada apa sayang?"apa ada yang sakit ada apa bicara sama mama sayang,mama trs berusaha berbicara padaku,mama kuatir ada sesuatu yang menimpaku dan adik-adikku,akhirnya yang ku tahan selama tiga tahun meledak juga,
__ADS_1
"saat selesai telpon dengan mama,bibi langsung menamparku,dan bilang aku tidak tahu diri sudah numpang,mau mengadu sama mama,"kalian pembawa sial nyusahi saya saja,kalian tahu berapa biaya yang sudah saya keluarkan gara-gara kalian ada disini?jadi kamu harus tahu diri paham??itu kalimat yang di keluarkan dari mulut bibiku,..
"iya bi Yanti paham!"adikku mendekat dan bilang nanti abil besar akan lindungi kakak,dari siapapun itu,aku hanya memeluk adikku dan berdoa agar ini hanyalah sebuah mimpi.....
__ADS_1