
"ternyata kamu bisa masak ya Yan...enak...seperti masakan mamaku.."Bima melahap nasigoreng yang aku buat untuk sarapan pagi.."
"KK memang bisa masak kok k Bim!"abil memujiku setinggi tiang listrik.."
aku meninggalkan adikku dan Bima di ruang makan..,melanjutkan setrika pakaian...
"Yan...hari ini hari kamu tidak usah sekolah,kamu kan sakit"
"aku sehat kok,sangking sehatnya aku bisa makan orang?"
"kamu ini aneh,kenapa marah-marah tidak jelas?"Bima masih tidak sadar apa kesalahannya ...hellloooooo...tepuk jidat aja deh...
"Yan sudah aku katakan,bahwa aku dan Suzan tidak ada apa-apanya..?"
aku masuk ke kamar untuk berganti pakaian seragam sekolah....
"k Bim...,KK benci di jadikan cadangan,karena mama dulu seperti itu di perlakukan papa?"
"tapi itu hanya ide bil,tidak lebih"
"walaupun itu ide KK,apapun yang menyangkut dirinya,KK mau di utamakan?"
"aku tidak tahu kalau Yanti sangat sensi dengan kalimat "cadangan",
"sekarang k Bima tahu kan,aku pergi dulu ke sekolah"
"kamu mau aku antar bil,kan SMA kamu dekat juga?
"tidak perlu k "
"assalamualaikum"
"walaikumsalam"
"k abil pergi dulu"
"iyaaa"adikku berteriak depan pintu kamarku"
saat aku keluar Bima sudah ada di hadapanku
"ngapai kamu di depan pintu"?
"ngintipin kamu Yan "
"ah kamu ini salah minum apa sih?"saat aku mau lewat Bima menghalangiku..dengan tubuhnya yang tinggi...kalau pembasket memang gini kali ya ...?
"mau apa sih Bim?ini sudah terlambat...?
__ADS_1
"bedak kamu berantakan?
"mana"
"sebuah ciuman di pipi melayang dari bibirnya Bima,aku hanya terdiam dan menarik nafas"
"sudah aku rapikan"wajah tanpa bersalah Bima ingin aku cantik-cantik"
"ayo pergi ...."ajak Bima padaku..
gila....di parkiran motor ada Suzan yang baru saja turun dengan motor ketua OSIS...pacaran kah mereka?masa sih?bima melihatnya biasa saja malah menyapa ketua OSIS
"pagi ...bro ..?
"oi bro Bima..?"
"ini pacar kamu Bim?dari kelas 1 kan?kalimat ketua OSIS membuat wajahku memerah .......aku pasti masih demam....
"ngaklah hen...Bima dan Yanti hanya teman sebangku kok,semuanya tahu...?mulutnya Suzan merusak hatiku saja...saat aku mau masuk duluan Bima memegang tanganku..
"Yanti bukan pacar ku Hendra"ya Allah ini kah sakit yang tak terlihat!"
"sudah Bim tidak perlu di beritahukan dengan k Hendra kan?Hendra senior kelas 3 dan Bima adalah wakil ketua OSIS...
"tapi Yanti adalah kandidat utama dan satu-satunya calon bidadari dan ratu di hatiku kelak...amin?semua yang mendengar tersenyum ,Suzan yang tadi kelihatan kesenangan saat bima bilang aku bukan pacaranya ,sekarang kembali cemberut .....
"wow ,kamu sudah memikirkan itu Bim?
"ok selamat ya bro."
"apa nya yang selamat sih"aku meninggalkan Bima....Bima menyusul dari belakang,
"kamu kenapa lagi Yan"
"kamu itu apaan sih Bim"
"kenapa?"
"kenapa kamu ungkapkan kalimat seperti tadi sih,kamu mendahului takdir Allah tahuuuu...?
"takdir itu akan terjadi kalau aku akan selalu bersama kamu,membina satu persatu,merajut namaku di hatimu,aku rasa takdir akan mendukungku,"ya ampun...aku rasa Bima akan melanjutkan kuliah di jurusan pujangga..
"ai ah Bim?".......
"au ah apa?""kenapa kalian ini menyakitin hati seorang jomblo?pagi-pagi sudah pamer kemesraan...?
"pagi ...Jojo.."
__ADS_1
"pagi...yantii"
"bro..maafkan aku ya yang kemarin?"
"biasa saja bro,Kitakan friend.."..ternyata Jojo orangnya baik....walau penampilannya urak-urakan
ketua OSIS dan wakil OSIS segera ke ruang guru....sekarang...
"Bim di panggil ?"
"ok sayang,aku ke kantor dulu kamu bawain tas aku ya..."
"eh bro sayang,sayang depan orang...?"
aku hanya tersenyum dan mau masuk ke kelas...tapi lagi-lagi pintu di halangi orang kali ini suzan,
"kamu jadi jin penunggu pintu ya Suzan?
"sini tas Bima"Suzan menarik tas dari tanganku
"eh Suzan kamu itu seperti janda kesurupan?
what...dari mana pula Jojo dapat julukan seperti itu......
"eh Jo,kamu banci ya ikut-ikutan wanita sedang bicara "aku melihat tangan Jojo di kepal....aku memegang dan geleng kan kepala agar Jojo tahan dengarkan saja celoteh si Suzan....
"eh yantii,anak babu,kamu mau Bima pasti karena Bima anak orang kaya?"
"iya".
Suzan terkejut mendengar jawabanku..
"aku senang dekat dengan Bima ,Bima membelikan aku apapun yang aku mau,bahkan Bima setiap hari mengajakku makan bakso,lalu datang ke rumahku...."
"kamu ya..."Suzan sudah siap mau menamparku..."
"hentikan Suzan..."ya Allah ada Bima,sejak kapan?Jojo berusaha menjelaskan kepada Bima kalau ucapanku itu hanya memanasin Suzan ,
"Bima kamu dengarkan tadi apa yang Yanti katakan.?"masyaallah aku begitu takjub dengan Suzan bicara denganku dengan nada balok eh bicara sama cowok nadanya tulisan langsung miring.....
"aku dengar semua?apa semua....aku bisa mati.....nian orangnya kalau marah jelek seperti naga kesurupan cacing kermi...
"dan aku benci kalau seorang mendekatinku Karena ortuku.."
Suzan tersenyum sini ampun deh ini cewek kalau besar jadi apa sih......
"tapi aku yang terlebih dahulu mendekatin Yanti manik?dan aku mengenal Yanti dari SMP ?so tidak masalah,kalau aku yang membuang uang untuk Yanti...?
__ADS_1
"apa Bim?"Suzan marah,Surabaya tidak miring lagi....
"sayangnya Yanti tidak pernah meminta apapun dariku?ayo sayang masuk ke kelas"Bima mengambil tasnya dari tangan Suzan......apa aku harus senang dengan ucapan Bima atau aku harus sedih .......