Tante, I Love You!!

Tante, I Love You!!
Bab 5 Flash Back 4


__ADS_3

"Kenapa kamu?" Risa memperhatikan Valdo yang serba salah


"Emh,, enggak kok,, kenapa emang aku?" Valdo malah balik bertanya


"Yeah di tanya bukan nya jawab, malah balik nanya!" Risa meneruskan mengunyah sarapan nya,Valdo hanya tersenyum kembali


"Ante,,," Valdo pun berhati-hati, dia ingin menanyakan perihal semalam, Risa pun menoleh "Kenapa semalem Ante hubungin Hendra, bukan aku?"


Rasa nya Valdo merasa ada sesuatu dalam hati nya yang mengganjal, selama ini Risa selalu menggandalkan nya, tapi tidak malam tadi, tapi rasa apakah itu "Apakah aku cemburu, melihat Ante mengandalkan lelaki lain, bukan aku"


"Karena kamu bagian keluarga Wijaya!" Risa berucap tanpa ekspresi, Valdo mengerutkan dahi nya


"Ante,,, aku serius!" Valdo mencibikan bibir nya.


"Ante serius!" Risa pun berucap sambil menahan tawa nya "Kamu keluarga Wijaya, sedang Ante mantan keluarga Wijaya" Risa masih berucap dengan tersenyum


"Ante apaan sih,,?" Kali ini Valdo menanggapi Risa dengan serius


"Itulah yang Oma kamu katakan semalam!" Kali ini jelas terlihat gurat kesedihan di wajah nya


Akhir nya Valdo tahu apa yang terjadi semalam, tapi tetap saja hatinya merasa masih jengkel, Tante nya itu tak menghubungi nya, Risa pun menyelesaikan sarapan nya, dia hendak beranjak bangun dari duduk nya, tapi Valdo menahan lengan nya, mereka pun bertatapan kembali "Aku ingin dengar cerita versi Ante!" Valdo menuntun Risa duduk kembali, Risa pun mengikuti arahan Valdo


"Ceritakan,,, gimana Ante bisa sampai nikah sama Om Bram?"


"Kamu bakal percaya kan? Dengan apa yang Ante bakal ceritain" Risa mulai berbinar, baru kali ini dia akan menceritakan kisah cinta nya.


"Hemm,,, Ayo buruan cerita" Seperti anak kecil Valdo menumpu dagu dengan tangan nya, menatap Risa dengan penuh penasaran.


"Saat ayah mulai bekerja sebagai supir mas Bram, Ante masih umur 5 tahun, saat itu mas Bram berumur 24 tahun" Senyuman terkembang di bibir manis nya, membayangkan masa-masa awal dirinya dengan Bram "Saat itu Ante sudah jatuh cinta sama mas Bram" Kali ini Risa berucap sambil tertawa, Valdo pun terkekeh mendengar cerita Risa.


"Gimana bisa balita jatuh cinta sama om-om" Valdo menegakan duduk nya, Risa pun memukul lengan Valdo dengan kencang "Au,, au,," Valdo mengaduh kesakitan, merasakan lengan nya yang panas

__ADS_1


"Kamu bilang pengen tahu cerita Ante" Risa mengerucutkan bibir nya "Diam,,, jangan menyela omongan Ante!" Risa meninggikan suaranya, Valdo manggut- manggut dengan masih mengelus tangan nya


"Mas Bram baik banget, dia sering bawain Ante mainan, coklat, eskrim, permen,,,"


"Ah om Bram kok bawa makanan yang gak baik buat gigi,,"


Risa mencibikan bibir nya "Kamu mau tahu semuanya atau sampai sini aja hah,,?"


"Ok,,, ok,,," Valdo menutup mulut nya dan seolah mengunci mulut nya


"Dan dia selalu memanggil Ante si cantik jelita,,, sampai akhir hayat nya" Risa menghembuskan nafas nya kasar, Valdo pun menyentuh punggung tangan Risa memberi dukungan untuk nya, Risa pun tersenyum "Ante tumbuh dengan om kamu, entah kapan rasa cinta itu datang, Ante selalu mengagumi apapun tentang mas Bram, tapi tentu saja bukan karena dia seorang CEO, Ayah selalu cerita pak Bram orang baik, pak Bram orang rendah hati, pak Bram sangat dermawan, pak Bram sangat bijaksana, pak Bram tak membedakan status sosial, dan masih banyak yang lain nya. Saat ibu Ante meninggal usia Ante baru 14 tahun, mas Bram hadir bukan sebagai atasan ayah tapi sebagai keluarga, bagaimana bisa Ante gak jatuh cinta sama Om kamu Val, dia seperti malaikat yang tak bersayap" Valdo pun tersenyum mendengarkan cerita Risa


"Bagaimana Ante bisa sampai nikah?"


"Ante yang lamar om kamu duluan!" Risa menahan tawanya, memang dialah yang meminta untuk di nikahi Bram


"Wah,,, wah ternyata Ante agresif juga,,," Valdo menggeleng-gelengkan kepala nya, Risa terus saja tertawa.


"Antee,,, kenapa nangis?" Valdo menyentuh tangan Risa


"Baru kali ini Ante ceritain kisah ini, kamu percaya kan? kalau Ante bener-bener sayang om kamu, bukan karena harta atau apapun yang lain!" Risa tak pernah selepas ini dengan Valdo dia pun menangis di bahu nya. Tentu saja Valdo merangkulnya membiarkan Risa melepaskan beban nya.


"Antee,,, aku,, aku,," Ada sesuatu yang Valdo ingin ucap kan, tapi dia merasa belum siap.


"Hemm,,," Risa masih terisak dia pun melepaskan diri dari Valdo "Kenapa?"


Entah rasa itu kapan datang nya, tapi kegigihan Risa, ketegaran nya, kebaikan nya, dan kesabaran wanita ini, mengetuk pintu hati nya, kebersamaan nya beberapa bulan ini benar-benar membuat nya tak bisa menghindari datang nya cinta, senyuman nya yang manis dan juga keramahan nya, membuat Risa sangat begitu sempurna, Valdo yang awal nya hanya mengagumi nya, akhir nya jatuh hati pada Risa.


"Hemm,,, kamu gak jadi ngomong?" Ucap Risa yang melihat Valdo masih terdiam


"Emm,,," Valdo hanya menggeleng, mungkin dia hanya memerlukan waktu yang tepat

__ADS_1


"Ante mau ke rumah Oma, jemput Keanna" Risa bangun dari duduk nya melangkah ke kamar tidur nya


"Aku ikut,,,!" Valdo pun bergegas ke kamar tamu untuk mempersiap kan diri nya


Mereka berdua melajukan mobil nya dia memperhatikan Risa yang seperti sedang menghapal kan kata-kata, membuat Valdo merasa kebingungan


"Ante kenapa komat kamit sih?" Valdo hanya melirik sekilas dan kembali fokus pada kemudi nya lagi


"Ante lagi ngerangkai kata-kata buat ngasih kejutan ke Oma"


"Kejutan apa sih?"


"Ya kejutan dong, namanya juga kejutan, nanti juga kamu pasti tahu!" Risa pun tersenyum


"Ah terserah Ante aja lah" Valdo tak ambil pusing dengan kejutan yang akan Risa berikan


Setelah tiba di kediaman Oma Widya, Risa pun langsung menyampaikan perihal kejutan nya. Valdo masih duduk di samping nya dengan tak menaruh curiga sedikit pun.


"Mah,,, perihal pertanyaan semalam, aku udah ada jawaban nya" Risa menelan ludah nya sendiri, mengatur nafas dengan teratur


"Kapan kamu akan menikah?" Tanya Oma Widya dengan ketus, Valdo yang mendengar percakapan mereka, mulai mengerutkan dahi nya, dalam hati Valdo berkecamuk pertanyaan.


"Secepat nya Mah, aku udah terima lamaran dari Hendra Adiguna, CEO Adiguna grup" Risa berucap dengan penuh percaya diri, walaupun dia tahu Oma Widya pasti semakin menganggap nya gila harta


Valdo merasa teekejut, mata nya membulat dada nya pun terasa sangat sesak dengan perkataan Risa, benar-benar Risa telah membuat kejutan yang sangat mencengangkan.


"Wah,,, benar-benar sebuah kejutan!" Oma Widya pun menegang mendengar dengan siapa Risa akan menikah " Ternyata kamu memang hebat dalam memilih calon suami, baiklah saya bisa tenang sekarang!"


"Ante! kita pulang sekarang! " Valdo seketika menggandeng Keanna dan menuntun nya pulang dan di ikuti oleh Risa


Risa sangat merasa tak nyaman dengan sikap Valdo, dia seperti menahan amarah, sepanjang perjalanan dia lebih banyak terdiam, hanya Keanna lah yang menghangat kan suasana dalam mobil itu, benar-benar terasa dingin menyeruak dalam mobil itu.

__ADS_1


Aku gak nyangka Ante bakal ngasih kejutan kaya gini, kenapa secepat ini Risa, rasa nya hati ku sesak, seperti tak bisa bernafas.


__ADS_2