Tante, I Love You!!

Tante, I Love You!!
Bab 6 Flash Back Off


__ADS_3

"Sayang kamu masuk kamar dulu yah, ada sesuatu yang mau Kakak omongin sama Bunda" Valdo pun menggendong Keanna masuk ke kamar nya


"Ante apa-apaan ini!" Suara Valdo terasa begitu menggema di ruangan tamu Risa


"Val,,, kecil kan suara kamu!" Risa merasa heran dengan sikap Valdo "Kamu kenapa sih?"


"Ante yang kenapa, seenak nya ngambil keputusan besar gini sendiri" Nafas Valdo naik turun "Hendra itu reputasi dengan perempuan tuh sangat buruk!"


"Aku gak perduli,, yang penting Ante bisa nikah secepat nya,,, Ante cape terus-terusan di tuduh keluarga kamu terus!" Risa mulai terduduk kaki nya serasa lemas


"Ante,,, bukan kaya gini caranya,,," Valdo pun berlutut di hadapan Risa "Tolong Ante batalin rencana pernikahan ini!"


Mata mereka beradu "Kamu gak berhak ikut campur urusan pribadi Ante!" Risa berucap dengan suara bergetar, dengan penuh penekanan "Kamu bukan siapa-siapa!" membuat Valdo memundurkan diri, tak percaya dengan ucapan Risa.


"Ante aku memang bukan siapa-siapa, mungkin aku terlalu berharap,aku salah mengira kedekatan kita selama ini, aku merasa sudah jadi sahabat Ante, tapi ternyata aku salah" Valdo pun segera berlalu keluar, meninggal kan Risa yang sebenarnya pun dalam kondisi yang sangat membingung kan bagi nya.


Risa menangis, sungguh dia tidak mengingin kan ini, tapi hati nya sungguh merasa lelah dengan semua cibiran mertua nya itu "Maafin Ante Val,,, maaf,, hiks,, hiks"


Valdo menuju sebuah Club malam, hal yang sudah ia tinggal kan sejak beberapa bulan lalu, tapi kejadian hari ini menuntun nya untuk datang ketempat ini lagi, dan malam itu pun terlewatkan dengan kacau, dan terjadilah malam kalut untuk mereka berdua


Flash back Off


"Bunda,,, Kak Valdo gak jemput?" Keanna bertanya dengan suara manja nya


"Enggak sayang, mungkin Kak Valdo sibuk" Risa pun menyiapkan tas milik Keanna, biasa nya Valdo sudah datang untuk menjemput nya, tapi mungkin kejadian semalam membuat nya tak datang.


"Kamu tunggu di luar bunda ngambil kunci mobil dulu,,"


"Kak Valdo,,," Teriak Keanna girang, karena melihat Kakak sepupu nya itu sudah muncul tepat di hadapan nya, Risa pun mematung melihat Valdo.


" Kenapa dia seperti biasa saja,,," Pikir Risa dalam hati nya


"Selamat pagi sayang,,, sudah siap ke sekolah,, sory Kakak telat,, lagi patah hati soal nya gak bisa tidur jadi nya kesiangan" Valdo berucap dengan memandang Risa, sedangkan Risa hanya memicingkan mata nya.

__ADS_1


Sepanjang perjalanan menuju kantor nya, tak ada sepatah kata pun yang keluar dari mulut Valdo, rasa nya hening sekali dalam mobil ini, Risa sudah mulai tak bisa menahan nya lagi, dia pun bersuara.


"Kamu gak mau ngejelasin ke Ante?" Risa memicingkan mata nya menatap Valdo


"Hemhh,,, sekarang bukan waktu yang tepat" Valdo hanya menoleh sekilas


"Kamu tuh yah, enak banget ngomong nya, semalem kamu itu udah kurang ajar,,, kamu ci,," Risa memalingkan kan wajah nya tak ingin meneruskan ucapan nya lagi, rasanya harga diri Risa sangat terluka


Valdo segera menepikan mobil nya, dia pun menghela nafas nya, desakan Risa membuat nya mau tak mau harus bicara sekarang "Aku lagi mabuk,,, tapi aku sadar saat bilang, aku cinta Ante!" Risa hanya mengerjapkan mata nya, Valdo menatap nya lekat "Aku cinta Ante,,, aku gak bisa bohongin hati aku sendiri, please kasih aku kesempatan,,,"


"Kamu gila,,," Risa membelalakan mata nya


Valdo semakin mendekat kan wajah nya, membuat tak ada jarak diantara mereka, Risa pun menutup mata nya


Cup


Valdo mengecup kening Risa, Risa membuka mata nya dan langsung mendorong Valdo.


"Kamu apa apaan sih,,,?" Dengan suara yang lantang Risa menghardik Valdo "Kamu kurang ajar!" Risa mencoba membuka pintu mobil nya "Turunin ante di sini!"


Risa terus saja terdiam, dia tak bisa bersikap seprofesional Valdo, pernyataan cinta Valdo begitu sangat mengganggu nya "Arghhh,,, aku harus bagaimana? aku belum terlalu mengerti dengan perusahaan, Valdo masih sangat di butuhkan!" Risa pun memutuskan untuk pulang, tanpa memberitahukan Valdo dia pun sudah meninggalkan kantor, Risa membutuhkan ketenangan hati, dia ingin sendiri dulu, Risa langsung meluncur menuju sekolah Keanna.


Saat Risa baru saja turun dari taksi Keanna sudah menyambutnya "Bunda,,, aku nunggu dari tadi,, untung aku di temenin sama Kak Valdo,," Ucap Keanna dengan manja.


Risa mengitari sekeliling, sudah terlihat Valdo di halaman sekolah nya tengah sibuk berbicara di telepon, Risa membungkuk untuk bisa berbicara dengan Keanna "Maaf sayang bunda telat, tadi macet soalnya, sekarang kita langsung pulang ya,," Ajak Risa yang menuntun tangan Keanna agar masuk ke dalam taksi yang masih menunggu nya.


"Bunda,, kita pulang bareng Kak Valdo!" Pinta Keanna


"Sayang,, ayo! bunda mohon kali ini aja, bunda cuma mau berdua sama kamu,," Ucap Risa dengan berkaca kaca, Keanna pun mengikuti, tapi tak lupa dia berpamitan pada Valdo terlebih dahulu


"Keanna,,!" Teriak Valdo saat melihat mereka berdua memasuki taksi


Risa terus menurus memeluk Keanna, tanpa di sadarinya air matanya pun menetes, Keanna adalah segalanya untuk Risa, setelah kepergian Bram dan ayah nya, hanya lah Keanna yang ia miliki.

__ADS_1


"Bunda kenapa nangis,,, Keana salah apa? Kean janji bakal nurut sama bunda,,, bunda jangan nangis" Keanna menoleh keatas gadis kecil itu masih berada di pelukan bundanya,


"Enggak sayang,,, Keanna anak baik, Bunda sayang Keanna" Tangis Keanna semakin menjadi, mendapat pertanyaan lugu dari putri kecil nya itu, setelah mengatur nafas Risa akhirnya bisa menghentikan tangisannya.


"Keanna kalau kita pindah kamu mau sayang,,?" Tanya Risa seraya membelai rambut putrinya


"Kenapa Bun,, Keanna suka di sini,,kalau kita pindah,, Kak Valdo ikut gak?" Risa terkejut mendengar pertanyaan dari Keanna


"Sayang Kak Valdo kan kerja,, jadi gak bisa ikut sama kita" Jawab Risa dengan lembut


"Kak Valdo kan janji mau jagain aku terus bun,," Sambung Keanna


"Bunda yang bakal jagain kamu terus sayang,,, Bunda,, bukan Kak Valdo!" Tegas Risa, tapi Keanna terdiam, dia tak suka jika harus terpisah dengan Valdo.


Saat Risa sampai di rumah nya, terlihat Valdo sudah menunggu nya, Keanna seketika itu menghambur ke pelukan Kakak nya itu, memang gadis kecil itu sudah seperti kecanduan untuk terus berdekatan dengan Valdo.


"Risa,, aku mau bicara,,!" Valdo sudah tak memanggil nya tante lagi, Risa pun mengerutkan dahinya


."Hemh,, silahkan aku mendengarkan!" Jawab Risa


"Kamu boleh ngejauhin aku, tapi kamu gak berhak jauhin aku dari Keanna!" Ucap Valdo


"Dia anak aku!" Ucap Risa tegas


"Dia adik aku,, dan dia anak dari om Bram,, kamu gak bisa lupa itu,!" Valdo lebih tegas lagi "Kamu egois,,! silahkan tanya pada Keanna, apa dia mau di jauhkan dari aku,,?" Tanya Valdo dengan terus membuat tubuh Risa merangsek ke dinding "Kamu mau korbanin Keanna untuk tujuan kamu sendiri hah?," Valdo tepat berbicara di wajah Risa, melihat Valdo seperti ini "Jawab!"


Risa menundukan kepalanya, sudut matanya pun sudah berair, memang benar apa yang di katakan Valdo, Risa sangat egois dia tak memperdulikan perasaan putri kecilnya itu, Valdo mencengkram bahu Risa dengan kuat "Aku gak tahan lagi,, aku cape di cemooh keluarga ini, aku hanya ingin bahagia! apa aku salah?" Risa tetap tertunduk dan menangis "Keanna mungkin akan terbiasa nantinya"


"Risa,, bukan aib bila kita bersama," Valdo mengangkat wajah Hana " Kita berdua tak punya hubungan darah, aku keponakan dari pihak suami kamu,, kita masih bisa menikah"


"Hentikan,!" Risa pun bersuara lantang " Pergi,,, pergi aku bilang!"


Valdo pun menuruti kemauan tantenya itu, tentu terlebih dahulu ia berpamitan pada Keanna, gadis kecil yang memang sangat Valdo sayangi dengan tulus.

__ADS_1


****


Aku ganti panggilan Valdo jadi kakak ya, karena mereka memang sepupuan, bukan keponakan dan om nya,


__ADS_2