TEEN WORLD

TEEN WORLD
Part 51 : Your Shadow


__ADS_3

Di belakang vila bagian belakang terlihat Reno sedang terbuai dan larut pikirannya dengan sketsa lukisan di hadapannya itu.Duduk dengan santai dengan mengigit ujung kuas sementara ke dua tangan nya memegang kuas lain.Seraya berpikir menuangkan ide selanjutnya ke dalalm lukisan.Dan apa lagi yang mau di tambahkan supaya terlihat cantik dan menarik untuk di nikmati nanti oleh seniman yang akan di pamerkan di pemeran lukisan .


Sementara itu Tilly seorang keponakan perempuan nya yang berwajah cantik dan kebetulan seumuran dengan dirinya ,dia dari tadi berdiri di belakang Reno.Tak lepas matanya melirik dan mengawasi gerak-gerik Reno sedang melakukan pekerjaan melukis sejak tadi.Tilly seakan sedang bertengkar sendiri dengan otak dan hati nya.Dan bicara dalam hati.


"Ini maksud nya apa sih?," seperti lukisan anak kecil ,"Aah,kalau cuma begini saya juga bisa bikin ," dan celetukkan bernada merendahkan .Bermonolog panjang lebar dalam bahasa asing,yang tidak terdengar sama sekali oleh Reno.


Semakin penasaran dia pun langsung mewawancarai Reno.


"Seit wann malst du gerne ? " tanya Tilly dengan suara keras.


Membuat Reno menjadi sedikit terkejut .Lalu cowok itu menghentikan pekerjaan nya dan segera bangkit dari kursi tempat duduknya.Kemudian mempersilakan keponakan nya duduk bersama diri nya ,dekat kursi panjang yang berjarak 5 langkah kaki dari tempat semula tempat dia melukis.

__ADS_1


Setelah basa-basi sedikit Reno pun mulai menjawab pertanyaan dari keponakannya tadi.


"Ich habe selt der Grundshole gern gemalt,also habe Ich auf die Rücksute des Notizbuchs gekritzelt und alles gemalt,was ich gesehen habe.Melne mutter Buch voller Gemälde war,und seitdem hat sié immer ein Malbuch Zur Verfügung gestellt,damit ich kreativ sein konnte ,aber manchmal Als der lehrer unterrichtete und ich nicht verstand,entschied ich mich ,wieder in der hinteren Schrift zu malen" kata Reno bercerita panjang lebar mengenai hobi yang di tekuni sekarang.


Tilly hampir tidak percaya akan hobi Reno itu dan bertanya lagi.


"Hast du also das Bestreben oder nicht dein Hobby,später dein Beruf zu Werden ?


"Ja,natürlich werden Hobbys,die Beruf engesetzt werden ,mehr Einfluss erhaten,weil wir dies von gan zem Herzen tun und es für jede Arbeit ein Gefù der Zufriedenheit gibt." jelas Reno lagi


Sekarang Tilly sedang berpikir apakah juga berlaku dengan hobi yang dimiliki sekarang bisa menjadi profesi juga.Sama semesti nya dengan Reno yang hobi melukis kelak akan mengembangkan hobi melukis nya menjadi seseorang pelukis handal.

__ADS_1


Dengan rasa penasaran dan tidak puas nya bertanya lagi .


"Das stimmt ,aber mein Hobby ist Reisen,wie kannst ein Beruf sein ?" sahut dia lirih .


Tilly menunggu jawaban dari Reno selanjut nya.Merasa harap dan cemas sekaligus.Nanti tidak ada hubungan nya dengan profesi yang akan di tekuni nya nanti dengan hobi yang di miliki dirinya.


Reno tersenyum lebar dan dia tidak akan merasa keberatan untuk menjelaskan pertanyaan dari keponakan nya yang terlihat kepo yang begitu tinggi serta memiliki sifat cerewet minta ampun.


"Das ist besser,du kannts deine Reise dokumentieren und in from von Videos oder Texten hochladen.Jetzt können Blogger und Youtuber vielversprechende Berufe sein ,die wichite sind ernst genommen zu wedden," jelas Reno sedetail mungkin ,dan membuat Tilly merasa puas sekarang.


"Später bearbeite ich das video und das foto ,die ich zuerst dokumentiert habe." ujar keponakan nya itu.

__ADS_1


__ADS_2