TEEN WORLD

TEEN WORLD
Part 53


__ADS_3

Syla baru saja turun dari angkot nya.Tiba -tiba di pintu gerbang sekolah ada seseorang cowok turun dari motor sportnya .Dan dia segera memanggil Syla merasa dia yang di panggil segera dia menemui cowok itu.


"Hello may i ask?do you know this person named? " tanya cowok itu seraya memperlihatkan kartu pelajar kepada Syla.


Yang awal nya penasaran sekarang merasa senang.Tepat sekali di kartu pelajar itu tak lain adalah nama diri nya sendiri.Chilya adalah dirinya .


"Yes this is mine and Chilya that is me. Yesterday I lost my wallet." sahut Syla tersenyum manis dan seketika cowok itu ikutan senang juga.Dia tidak susah lagi mencari pemilik dompet itu dan kebetulan orangnya sudah ada di depan matanya sekarang .


"Is that true? I found your wallet and now I can return it to the person directly."


Tom mengambil dompet milik Syla dari dalam tas nya bersamaan dengan memberikan kartu pelajar tadi.Dan Syla menerima nya dengan senang hati.


"Thank you. I really need this thing. Nice to meet you."

__ADS_1


"Okay .then I'll excuse me first.


Setelah mengembalikan dompet itu Tom menghidupkan motor sport nya dan melaju cepat ke sekolahnya.Sementara Syla berjalan ke dalam menuju ke kelasnya.Dompet yang hilang sudah ditemukan sekarang.Tapi adik yang hilang belum kembali pulang.


"Akhirnya dompet nya tau juga jalan pulang.Tapi Pod sampai sekarang belum ketemu.Padahal bentar lagi bapak dan ibu pulang,mampuslah aku harus ngomong apa?"


Syla bermonolog sendiri seraya memandangi sekeliling sekolah.Tapi tidak ada jawaban dari benda mati itu.


Setelah dia hitung ternyata pas tidak ada yang kurang itu berarti cowok yang menemukan ini orang baik dan jujur .Tapi dia hampir lupa berkenalan sekedar tanya nama cowok itu.Ada penyesalan juga bagi Syla.


"Semoga ketemu lagi sama bule Amerika itu deh," gumamnya menerka sendiri melihat dari wajah cowok tadi.


"Syl senyum sendiri habis ketemu siapa sih ? " tanya Belia kepo muncul dari keluar kelas secara mendadak.Sebenarnya Syla sudah tau kalau yang datang itu adalh Syla.Tapi dia pura-pura tidak merespon saja.

__ADS_1


"Di kacangin ,lihatalah aku bawa buket bunga tebak dari siapa?" kata Belia giliran dia yang bertanya balik.Syla melirik temannya yang terlihat happy itu..


"Ya kemaren dompet aku hilang ,sekarang sudah jumpa dong.Makanya aku tersenyum senang.Dari siapa suprise nya Bel ?" jelas Syla dan tidak menjelaskan secara detail kronologi jumpa benda kesayangannya itu.Malah dia mengalihkan ke pembicaraan lain.


"Balik kan lagi dengan Gerry .Ayo jujur !"


Syla mencoba menerka karena setau dia Belia hanya memiliki orang spesial yah cuma Gerry saja selama ini.Belia memeriksa kening Syla,dia merasa Syla tengah demam.Karena hanya bisa menyebut nama Gerry doang tidak embel-embel cowok lain.


"Hello Syla ini sudah tahun baru, ganti dong ! ini dari seseorang tapi bukan si Gerry .ingat jangan kepo lagi.Ntar kamu tau sendiri",


Belia menuju ke bangku duduknya , meninggalkan Syla yang masih bengong di kursi depan kelas .Cewek itu terlihat sedang jatuh cinta itu menurut pemikiran Syla sekarang.


"Jatuh cinta ini anak lagi kasmaran sama pemberi buket bunga ", gumam Syla dengan lirih.

__ADS_1


__ADS_2