
"Ting..tong..,cowok itu menekan bel rumah berapa kali .Dia sudah bertekad untuk bertemu sekarang dengan cewek itu.Tidak habis pikir,kenapa cewek itu berani menipu nya.Sampai terdampar berminggu- minggu dirinya di rumah cewek yang di benci konconya.
Nancy yang akan merebahkan tubuh sexy nya itu di ranjang tidurnya.Dia melihat banyak miscall dari no baru ,salah satu nya beri pesan mengancam.
Dia tebak yang sedang berada di depan rumah nya itu pasti Gerry.
"Gerry ? ", suara Nancy seakan di tekan untuk menyapa cowok itu udah lama menghilang.Sekarang muncul tiba -tiba di hadapannya.
"Here you come with me! " kata Gerry menarik cewek itu dengan cara paksa .Mau tidak mau Nancy pun ikut.Di dalam mobil mereka tidak bercakap banyak .Sampailah mereka di sebuah resto tempat biasa mereka nongkrong.
"Please explain why you tricked me?"
Gerry memulai membuka bicaranya.Sekarang dia mau dengar dari mulut Nancy langsung kenapa dia tega sekali menipu dirinya.
"Gerry, let's pretend we don't know each other, don't bother me again", sahut Nanncy memilih pergi meninggalkan tempat itu.
"Why ? Don't you still love that *******? ", timpal Gerry dengan kesal melihat Nancy yang tidak konsisten dengan rencana mereka.
"You yourself said you wouldn't give up on getting that guy's love. But why are you giving up now?"
Gerry makin penasaran berubahnya sifat cewek bule itu.
__ADS_1
Jujur sebenarnya Nancy memang masih cinta sama Jacq,tapi melihat ketulusan rasa pertemanan Belia selama ini.Membuat dia menyerah ,biarlah Jacq bisa bahagia dengan orang tepat .Yaitu Belia bukan dirinya.
"Jacq has the right to be happy with anyone even if not with me. So let's just forget about this revenge."
Nancy bergegas pergi meninggalkan Gerry dalam kemarahan besar nya itu.Dia tidak habis pikir ,kenapa Nancy seakan lemah dan seperti ada yang di sembunyikannya dari dirinya.
"Even though you've retreated, let me continue this plan myself".
Geram cowok itu dan tidak berapa menit meninggalkan tempat itu juga.
Syla merapikan ranjang yang di tempati cowok itu kemaren.Mata nya tiba-tiba melirik sebuah benda bulat,dan setelah di lihat adalah kalung.Dengan inisial G & B.
"Siapa dia ?"
Dan menurut Syla ini kalung pasti ada hubungannya dengan sosok cowok itu.
"Ya Syl,ada apa ? " tanya Belia dari seberang sana.Dia baru saja selesai makan siang bersama Neneknya.
"Berapa minggu yang lalu ,aku habis nolongin cowok kena rampok .Dan sempat juga sih dia dirawat di sini.Barang miliknya ada yang ketinggalan .Dan orangnya sudah pergi begitu saja tanpa pamit Kepadaku",jelas Syla menceritakan kronologi nya.
"Emang barang apaan sih sampai begitu paniknya kamu ?, tanya Belia tampak kepo dengan cerita Syla.
__ADS_1
"Kalung couple kayaknya ,tapi aku nggak tau pasti juga ini punya dia",
Syla di timpa ragu dan kebingungan juga di buatnya.
"Couple,hayoo ntar milik kamu sendiri lagi Syl.Diam-diam sudah punya couple aja ni", goda Belia dengan nada mengejek temannya itu.
"Bukan lah Syl,tapi ini benaran punya orang itu ada hurufnya lho "
"Tunggu aku juga ada kalung couple ini masih ku simpan ,B & G ", jelas Belia lagi seraya mengambil kalung itu di dalam laci meja belajar nya.Seraya memandangi dan seakan dia merindukan sosok orang itu.
"Tepat sekali ini kalung kembaran nya sama aku ,G& B ", sahut Syla berteriak histeris untung saja gendang telinga Belia tidak rusak di buat nya.
"Jangan-jangan haa....dia dirampok kenapa Syl ,ada yang parah ?", tanya Belia sebenarnya tidak tega juga cowok itu terkena perampokkan.
"Gerry ya ,pantasan dah kabur duluan .Ingatkan dia gengsi mungkin karena aku yang tolong bukan bebeb nya sendiri".
"Idiih Syl,apaa sih .Tapi dia dah sembuh kan? ", tanya Belia sekali lagi dengan nada khawatir .
"Gih temui dia kerumah nya ya untuk memastikann keadaan si yayang".
Syla tersenyum cekikikan mengingatkan Belia akan sifatnya si Gerry.Tapi,Belia seakan gengsi untuk mengakui sebenarnya.
__ADS_1