
Setelah sekian lama pertengkaran itu terjadi akhirnya tanpa memperdulikan apapun.
Vino menarik tangan istrinya sambil memaksanya untuk pergi dari Cafe. Raut mukanya yang memerah karena marah dan keringat yang telah membasah, turut serta sebagai saksi nyata kejadian perselingkuhan istri nya yang sudah secara langsung dilihatnya.
Langkah kaki 2 manusia itu dari pintu Cafe menuju jalan Raya untuk mencoba mencari Taxi.
Panji yang melihat Salsa di tarik oleh suaminya itu mencoba mengejar namun sudah tidak keburu. sebab Vino sudah melambaikan Tangannya di seberang jalan untuk memberhentikan Taxi.
Salsa yang masih meronta ronta untuk melepaskan genggaman tangan Vino yang kuat memegangi nya. Ia sudah berusaha sekuat tenaga untuk bisa melepaskan Tangannya dari Vino. namun usahanya Gagal.
Dia hanya bisa pasrah dengan mulut yang masih mengomel omel dan melontarkan perkataan yang buruk terhadap Suaminya itu.
Setelah Taxi itu menepi, Vino sesegera mungkin memasukkan Tubuh salsa menuju Taxi dengan paksa dan tergesa-gesa karena takut jika Panji masih mencoba mengejarnya untuk merebut Salsa kembali.
Alhasil setelah mereka berdua Masuk Taxi.
Vino menunjukkan Jalan kemana mereka akan Pergi.
"Pak,, Cepat Bawa Kami Ke Jalan Delima nomor 5 Kota Tangerang."
Cepat ya Pak .....! Vino sedikit memaksa supaya Sopir taksi itu tidak mengemudi lambat.
"Ok mas". sahut Sopir Taksi.
Mobil Itupun berjalan pergi meninggalkan Jalanan Area Cafe. Namun tampak dari kejauhan Salsa melihat kekasihnya itu berteriak teriak berusaha untuk memintanya berhenti dan turun.
Salsa langsung mencoba membuka Pintu Taxi namun tidak bisa dibuka.
Itu karena sopir sudah mengatur pintu anti buka manual agar para penumpang lebih aman saat berada di dalam mobil.
Vino yang melihat Istrinya kebingungan dan seperti sudah akan berputus asa itupun menertawainya dengan tawa an puas..
"Mau coba Kabur kemana lagi???
Aku nggak akan biarin kamu kembali lagi ke Panji. Pokoknya nggak akan!! Ucap Vino.
__ADS_1
"Cihhh,,, dasar Cowok setres nggak ada otak lu. lepasin Gueee!!! biarin gue turun pokoknya gua mau turun.! Salsa sambil memberontak.
Vino yang melihat kejadian memalukan itu hanya menganggap nya tong kosong yang nyaring. Dia pun tidak memperdulikan apapun dan hanya diam sesekali tertawa Licik.
30 menit berlalu. akhirnya Sampailah di halaman Sebuah rumah minimalis yang lumayan bagus dengan cat modern.
Rumah itu adalah Rumah Vino dan Salsa.
Sopir Taxi membukakan Pintu agar Mereka berdua bisa turun. Vino membayar Uang Tumpangannya dan masih menggenggam Tangan Salsa Erat erat langsung menyeret tubuh istrinya keluar dari Taxi dan membawanya menuju Rumah.
Sopir Taksi yang menyaksikan itu turut merasa bingung dengan apa yang barusan terjadi antara Sepasang Suami istri tersebut.
Namun karena tidak ingin lancang. Dia hanya menyaksikan kejadian itu dan beranjak pergi meninggalkan area rumah Vino dan Salsa yang tadi menjadi penumpangnya itu .
DIDALAM RUMAH.
Vino sudah membanting istrinya di Sofa Ruang Tamu. Dia membentaknya, Memakinya dan sesekali main Kasar Terhadap Salsa.
Semua yang tadi tak sempat ia lakukan saat berada di Cafe akan dia lakukan sekarang dirumah.
Salsa yang tak ingin tinggal diam dan mengaku kalah dari suaminya itu pun menjawab segala bentakan suaminya.
Para Ibu ibu,bapak bapak bahkan anak anak sampai terkejut karena suara berisik yang ditumbulkan oleh Vino dan Salsa..
Dari Rumah masing masing mereka bisa mendengar secara jelas apa yang di debatkan oleh pasangan suami istri tersebut.
"Eh lu Vino. udah deh ngacaaaaa jadi suami nggak becus bahagia in istri...! udah hidup gini gini aja miskin. Aku sengsara hidup sama kamu,,,, seharusnya kita dulu nggak usah nikah!!" Bentak Salsa .
"Dasar Wanita nggak tau untung!! dulu kalau tau bakal kaya gini gua juga ogah nikah sama lo wanita jalan*!!!"
Tetangga semua berhamburan keluar dari rumah mereka dan berbondong bondong menuju ke sumber suara itu agar dapat mendengar lebih jelas lagi.
Pak RT yang melihat para warga ingin menguping urusan rumah tangga orang itupun langsung memperingatkan agar segera pulang ke rumah masing-masing.
"Bapak Ibu... semuanya Ayo Pulang ke Rumah Masing-masing! nggak baik kalau mau nguping masalah pribadi orang lain!!!
__ADS_1
Karena Mendengar Pak RT sudah marah. Akhirnya para warga itupun cepat cepat pergi meninggalkan Rumah Vino dan Salsa.
Pak RT pun ikut pulang bersama warga.
Sebenarnya Pak RT ingin menanyai Dan megetuk pintu untuk berkunjung. Namun ia mengurungkan niatnya.
Pertengkaran itu masih terjadi dan entahlah sampai kapan akan berhenti . malam pun makin menjadi jadi hingga pagi.
**Pagi Pun Tiba Vino yang sudah bangun dari Tadi sebelum Salsa itupun langsung menatap instrinya dengan tatapan kesal.
Dia pun berkata bahwa ingin mengajukan Gugatan Cerai lantaran sudah tak ingin lagi hidup dan tinggal bersama orang yang telah menyelingkuhi nya itu ...
Namun salsa masih belum bangun juga...
Itu semakin membuat dirinya marah**.
"Salsa Bangun kamu !!! Woi salsaaaaa dasar wanita Jalan* …!!!!!"
Karena salsa nggak bangun2 Vino pun mulai prustasi.
Tak menunggu waktu lama Vino langsung menyiramkan air Dingin ke Wajah salsa.
Alhasil Salsa pun bangun dengan Mata kemarahan bagai berapi api..
"Dasar Cowok Berengse* .... Lu nyiram gue sama Air ?? Bajing** udah Gila nggak ada otak Lo.!!!!!"
ucap Salsa Marah
"Udah deh Salsa gue udah Muak dengan caci maki mulut Lo yang kotor ! mulai sekarang
Lu Gue Talak 3… kita Pisah Sekarang!!!"
Suara Talak yang di katakan oleh Vino itu terdengar sangat keras sekali hingga para tetangga kaget kembali dan tidak menyangka jika Vino akan cepat sekali menjatuhkan Talak 3 kepada Salsaaa.
Keadaan Sekitar Perumahan itu semakin Heboh dan Memanas.
__ADS_1
#Bagaimana Kelanjutan Ceitanya?? Tunggu Update nya di Bab 16.
#AkhirKisahPerselingkuhan